23 Orang Mantan PMI Asal Malaysia di Kepri Positif COVID-19

- Publisher

Senin, 19 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist)

(ist)

INIKEPRI.COM – Sebanyak 23 orang mantan tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Malaysia terinfeksi positif COVID-19. Hal itu dikatakan oleh Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri), Teguh Ahmad Syafari.

“Beberapa hari lalu, jumlah pasien COVID-19 di Tanjungpinang bertambah 53 orang. Sebenarnya, mereka tidak seluruhnya warga Tanjungpinang, melainkan 23 orang di antara mereka merupakan mantan TKI yang dipulangkan ke Indonesia melalui Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang,” katanya dilansir dari Antara.

BACA JUGA:  Dinkes Tanjungpinang Targetkan 1.450 Akseptor dalam Pelayanan KB Gratis

Ia mengatakan TKI tersebut diketahui terinfeksi COVID-19 setelah dilakukan tes usap, diperiksa dengan metode PCR. Hasil pemeriksaan diketahui beberapa hari kemudian.

“Yang kami khawatirkan itu proses pengangkutan mantan TKI tersebut ke lokasi penampungan sebelum dipulangkan ke daerah asal. Mereka menggunakan angkot. Bagaimana dengan sopir angkot, yang kemudian juga potensial kontak dengan penumpang lainnya,” kata Teguh, yang juga Sekda Tanjungpinang.

BACA JUGA:  Pemprov Kepri Apresiasi AP II Bangun Rumah Singgah Bagi Korban KDRT

Ia telah memerintahkan petugas kesehatan untuk melakukan penelusuran secara mendalam untuk menekan penyebaran virus corona jenis baru penyebab COVID-19 tersebut.

Seluruh eks TKI asal Malaysia yang tertular COVID-19 itu sudah diisolasi di Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Kepri di Kabupaten Bintan. Mereka tidak dirawat lantaran tidak memiliki gejala.

“Kami berharap jumlah pasien COVID-19 yang saat ini menunjukkan tren meningkat, tidak bertambah lagi,” katanya.

BACA JUGA:  Batam dan Bintan Zona Kuning COVID-19

Saat ini, kata dia jumlah kasus aktif COVID-19 mencapai 247 orang, drastis meningkat dalam satu bulan terakhir. Warga yang tertular COVID-19 tersebut terdiri dari 28 orang dirawat di rumah sakit, 59 orang menjalani karantina terpadu di LPMP Kepri, dan 160 orang menjalani isolasi mandiri.

“Hari ini, tim laboratorium tidak mengeluarkan rilis terkait kondisi terkini hasil pemeriksaan tes usap,” demikian Teguh Ahmad Syafari. (ET)

Berita Terkait

Reuni Akbar PGAN Tanjungpinang Jadi Ajang Pererat Silaturahmi, Ansar Soroti Peran Guru Agama
Relokasi Pedagang Taman Gurindam 12 Dimulai, Satpol PP dan Pemko Tanjungpinang Bantu Proses Pemindahan
Delegasi Sosek Malindo Johor Kagum dengan Pulau Penyengat, Sebut Warisan Melayu yang Perlu Dijaga
Dinilai Belum Efektif, Kebijakan WFA ASN di Tanjungpinang Resmi Dihentikan Mulai Juli 2026
Orang Tua Murid Tak Perlu Khawatir, SPMB 2026 Tanjungpinang Tak Wajibkan KK Ber-Barcode
Lis Darmansyah Resmikan Gerai Perdana Indomaret di Tanjungpinang pada 19 Juni
Mustava Resmi Pimpin KADIN Kepri 2026-2031, Anindya Bakrie: Kepri Tepat Kembangkan Perdagangan dan Industrialisasi
23 Gerai Koperasi Merah Putih di Kepri Rampung, Operasional Ditargetkan Mulai Agustus 2026

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 08:11 WIB

Reuni Akbar PGAN Tanjungpinang Jadi Ajang Pererat Silaturahmi, Ansar Soroti Peran Guru Agama

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:02 WIB

Relokasi Pedagang Taman Gurindam 12 Dimulai, Satpol PP dan Pemko Tanjungpinang Bantu Proses Pemindahan

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:36 WIB

Delegasi Sosek Malindo Johor Kagum dengan Pulau Penyengat, Sebut Warisan Melayu yang Perlu Dijaga

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:00 WIB

Dinilai Belum Efektif, Kebijakan WFA ASN di Tanjungpinang Resmi Dihentikan Mulai Juli 2026

Minggu, 21 Juni 2026 - 08:00 WIB

Orang Tua Murid Tak Perlu Khawatir, SPMB 2026 Tanjungpinang Tak Wajibkan KK Ber-Barcode

Berita Terbaru