Negara Rogoh Rp6,9 Triliun Untuk Obati Pasien COVID-19

- Publisher

Jumat, 23 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Dok. Sindonews)

(Dok. Sindonews)

INIKEPRI.COM – Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebut pemerintah banting setir dalam penggunaan APBN untuk penanganan pandemi Covid-19. Untuk mengobati 99 ribu pasien covid-19 saja, negara merogoh kocek Rp6,9 triliun hingga Maret 2021.

“Ini manfaat kepada masyarakat sampai Maret 2021, sangat besar anggaran untuk perawatan covid-19,” tutur Ani, sapaan akrabnya dalam konferensi pers APBN KiTa, Kamis (22/4/2021) dilansir dari CNNIndonesia.

BACA JUGA:  Mbah Kamtin Usia 100 Tahun Sembuh dari Covid-19, Vaksinnya Sederhana!

Jumlah itu, sambung Ani, belum termasuk realisasi pengadaan obat atau vaksin. Diketahui, jumlah vaksinasi covid-19 sebanyak 17,2 juta dosis per April 2021.

BACA JUGA:  Tiga Tahun OSS Berbasis Risiko, 10 Juta NIB telah Diterbitkan

“Masyarakat yang mendapat suntikan vaksin 1 8,1 juta dan vaksin 2 sebanyak 2,7 juta, dengan total anggaran Rp5,8 triliun,” imbuh dia.

Seluruh anggaran tersebut di atas masuk dalam anggaran Kementerian Kesehatan. Secara keseluruhan, anggaran belanja barang Kementerian Kesehatan meroket 534,1 persen, yaitu dari Rp2,4 triliun pada 2020 menjadi 15,1 triliun pada 2021.

BACA JUGA:  Mampu Jaga Pertumbuhan Bisnis,  Direksi bank bjb Raih Best CMO Award 2023

“Jadi terlihat disini memang covid-19 luar biasa besar mengambil APBN kita. Namun, ini semua untuk melindungi rakyat,” terang Ani. (RM)

Berita Terkait

Volume Peti Kemas Tumbuh, Jumlah Penumpang Melonjak, BP Batam Buka 2026 dengan Kinerja Optimis
Penggunaan QRIS di Kepulauan Riau Terus Tumbuh, Transaksi Digital Makin Meluas
AS Jadi Pasar Terbesar, Ekspor Batam Tumbuh Signifikan di Awal 2026
BP Batam – Pengusaha Kompak Rumuskan Akselerasi Ekonomi 2026
Isu Kenaikan BBM Dibantah, Pemerintah Pastikan Harga Tetap
Menkeu: Perekonomian Indonesia tidak Suram
Kabar Baik! Batas Lapor SPT Diperpanjang hingga 30 April 2026
Ekspor Listrik Bersih ke Singapura, Batam–Bintan–Karimun Jadi Basis Industri
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 13:13 WIB

Volume Peti Kemas Tumbuh, Jumlah Penumpang Melonjak, BP Batam Buka 2026 dengan Kinerja Optimis

Kamis, 16 April 2026 - 07:24 WIB

Penggunaan QRIS di Kepulauan Riau Terus Tumbuh, Transaksi Digital Makin Meluas

Rabu, 8 April 2026 - 16:10 WIB

AS Jadi Pasar Terbesar, Ekspor Batam Tumbuh Signifikan di Awal 2026

Kamis, 2 April 2026 - 20:40 WIB

BP Batam – Pengusaha Kompak Rumuskan Akselerasi Ekonomi 2026

Selasa, 31 Maret 2026 - 12:23 WIB

Isu Kenaikan BBM Dibantah, Pemerintah Pastikan Harga Tetap

Berita Terbaru