Kemenhub Siapkan Kapal Antar PMI ke Daerah

- Publisher

Minggu, 2 Mei 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Antara)

(Antara)

INIKEPRI.COM – Kementerian Perhubungan menyatakan pihaknya akan menyiapkan kapal bersubsidi untuk mengantarkan pekerja migran Indonesia yang baru tiba dari Malaysia dan Singapura dan menjalani karantina di Batam, untuk kembali ke daerah asalnya.

“Yang secara umum ingin menggunakan kapal laut dan belum berkemampuan melakukan pergerakan, kami menugaskan kapal yang bersubsidi akan ada di Batam,” kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi usai meninjau Pelabuhan Internasional Batam Centre, di Kota Batam Kepulauan Riau, Sabtu 1 Mei 2021

BACA JUGA:  Buka Puasa di HARRIS Resort Barelang, Dapatkan Kesempatan Menang iPhone 12

Pihaknya baru akan mengumumkan nama kapal dan kapasitasnya pada Minggu (2/5/2021).

Sedangkan untuk PMI yang hendak kembali ke daerah asalnya usai menjalani karantina di Batam menggunakan pesawat, ia mengatakan dipersilahkan untuk mengecek jadwal penerbangan.

“Kemenhub sepakat menyediakan konektivitas bagi mereka yang memiliki kemampuan dimungkinkan menggunakan pesawat dengan tujuan terjadwal dengan waktu dan tempat yang sudah ditentukan,” kata dia.

BACA JUGA:  Walikota Batam Motivasi Warga Binaan Agar Semakin Baik

Kunjungannya ke Pelabuhan Batam Centre untuk memantau suasana kepulangan PMI yang pulang ke Tanah Air.

Menteri menyatakan, ke depannya pekerjaan pemulangan PMI akan semakin berat, karena jumlahnya terus bertambah.

Di tempat yang sama, Ketua Satgas Pemulangan PMI Kepri yang juga Danrem 033/ WP Brigjen TNI Jimmy Ramoz Manalu mengatakan, rencananya Kemenhub akan menugaskan Kapal Pelni untuk membantu pemulangan PMI.

BACA JUGA:  PMI yang Dirawat di RSKI Galang Tersisa 35 Orang

“Dalam waktu beberapa hari akan disiapkan Kapal Pelni, yang hari pelaksanaannya akan ditentukan. Kami hanya menyiapkan kapan pulang, ke mana tujuannya,” kata dia.

Pihaknya mencatat saat ini masih terdapat sekitar 700 orang PMI yang menjalani karantina di Batam, sebagai upaya memutus mata rantai penularan COVID-19.

“Kalau PMI, yang terdata ada 69 orang yang positif COVID-19,” kata dia. (RWH/Antara)

Berita Terkait

Dari Pasar Jodoh hingga Reklamasi, Amsakar Hadapi Langsung Sorotan Mahasiswa
Amsakar Tanamkan “Rasa Ber-Kita”, Pemko dan BP Batam Diminta Bergerak sebagai Satu Kesatuan
Batam Pacu Penataan Infrastruktur Dasar dan Estetika Kota
Firmansyah Dorong Anak Muda Batam Jadi Pencipta Inovasi, Bukan Sekadar Pengguna Teknologi
Amsakar–Li Claudia Tegaskan Pemulihan Air Jadi Prioritas, Tim Teknis SPAM Bekerja Sampai Tuntas
Harumkan Nama Indonesia, Dua Siswa MAN 1 Batam Sabet Prestasi di Kompetisi Tilawah Internasional
MAN 2 Batam Borong Medali di KOMET Nasional 2026, Emas dan Dua Perak Dibawa Pulang
Jangan Terlewat! Pendaftaran Perlinsos Batam Berakhir Hari Ini, 97.997 KK Sudah Terdaftar

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 06:49 WIB

Dari Pasar Jodoh hingga Reklamasi, Amsakar Hadapi Langsung Sorotan Mahasiswa

Rabu, 2 September 2026 - 09:01 WIB

Amsakar Tanamkan “Rasa Ber-Kita”, Pemko dan BP Batam Diminta Bergerak sebagai Satu Kesatuan

Rabu, 2 September 2026 - 08:39 WIB

Batam Pacu Penataan Infrastruktur Dasar dan Estetika Kota

Selasa, 1 September 2026 - 07:12 WIB

Firmansyah Dorong Anak Muda Batam Jadi Pencipta Inovasi, Bukan Sekadar Pengguna Teknologi

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:24 WIB

Amsakar–Li Claudia Tegaskan Pemulihan Air Jadi Prioritas, Tim Teknis SPAM Bekerja Sampai Tuntas

Berita Terbaru