Lanal Batam Gagalkan Penyeludupan Benih Lobster Senilai Rp 4 Miliar

- Publisher

Minggu, 23 Mei 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(IS/inikepri.com)

(IS/inikepri.com)

INIKEPRI.COM – Tim Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Batam, menggagalkan penyelundupan benih baby lobster jenis Mutiara dan Pasir yang ditaksir mencapai Rp4 miliar tujuan Singapura.

Upaya penyelundupan benih baby lobster tersebut digagalkan pada Jumat (14/5/2021) malam, sekira pukul 21.30 WIB. Dari hasil pengembangan, tim Lanal Batam berhasil menangkap dua orang tersangka yang masing-masing nama sama berinisial A.

Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Batam, Kolonel Laut (P) Sumantri, mengungkapkan kronologi kejadian bermula saat pihaknya Perwira Seksi Intelijen (Pasi Intel) Lanal Batam mendapat laporan dari Pos Pengamat (Posmat) Sagulung Lanal Batam bahwa, melihat adanya gerak-gerik yang mencurigakan di luar kegiatan biasanya disalah satu pelantar.

Mendengar laporan tersebut, lanjut Kolonel Laut (P) Sumantri, selanjutnya memerintahkan unsur Operasi (Ops) dan Tim Intel di Posmat TNI-AL Sagulung Batam untuk memantau pergerakan perkembangan situasi tersebut.

BACA JUGA:  Bea Cukai Batam Bongkar Sindikat Penyelundupan Benih Lobster di Bandara, Potensi Kerugian Negara Capai Rp48 Miliar

“Secara visual, terpantau oleh tim Lanal Batam ada boat melintas mengarah ke Pulau Lima atau perairan Pulau Serapat. Kemudian Tim melakukan pengejaran, dan pada saat proses pengejaran, terlihat salah satu anak buah kapal (ABK) speedboat membuang box viber ke laut selanjutnya melarikan speedboatnya ke arah kelong dan tempat yang dipenuhi dengan karang, sehingga tim kesulitan untuk mengejar di karenakan jarak pandang terbatas,” kata Kolonel Laut (P) Sumantri, Sabtu (22/5/2021).

Selanjutnya, tim memutuskan kembali ke lokasi awal tempat dimana ABK membuang box viber di atas boat (speedboat tanpa nama) guna melakukan penyisiran lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Hasilnya, tim Lanal Batam berhasil menemukan box viber (yang dibuang pelaku) dan setelah dilakukan pengecekan, isi di dalam box tersebut di antaranya 55 kantong plastik yang berisi bibit benih lobster jenis Mutiara dan Pasir yang dicampur dengan es batu.

BACA JUGA:  Kunker di Dua Titik di Batam, Gubernur Ansar Disambut Antusias Masyarakat

“Berdasarkan hasil temuan tersebut, Lanal Batam selanjutnya berkodinasi dengan pihak Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk dilakukan pengecekan dan penanganan awal terhadap barang bukti (BB) guna pengembangan lebih lanjut,” ungkapnya.

Dijelasakan Danlanal Batam bahwa, penyelundupan tersebut adalah merupakan modus baru, dimana para pelaku sudah tidak lagi menggunakan Styrofoam untuk membawa benih lobster. Akan tetapi menggunakan box viber yang biasa untuk membawa ikan.

“Ini modus baru pelaku untuk menyelundupkan benih-benih baby lobster itu. Pengemasannya juga berbeda dengan biasanya, kali ini pelaku mengemasnya dengan kantong plastik tanpa air atau biasa di sebut packing kering. Benih baby lobster cukup diletak diatas kapas yang lembab sebelum dimasukan ke dalam kantok plastik,” jelasnya.

BACA JUGA:  SPBE Pemerintah Kota Batam Masuk Kategori Baik

Informasi yang diterima, tim KKP yang dipimpin Dwi selanjutnya membawa seluruh barang bukti benih baby lobster untuk dilakukan penyegaran kembali ke Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL) di Jembatan 3 Barelang, P Setoko, Batam, Kepulauan Riau (Kepri).

Adapun total keseluruhan jumlah benih baby lobster setelah di cacah oleh tim dari BPBL sebagai berikut: 

• Benih lobster jenis Pasir 54 kantong x 750 ekor = 40.500 ekor x Rp100.000,- dengan nilai Rp4.050.000.000,- atau empat miliar lima puluh juta rupiah.

• Jenis Mutiara 1 kantong = 178 ekor x Rp150.000,- = Rp26.700.000,- atau dua puluh enam juta tujuh ratus ribu rupiah.

“Dari jumlah tersebut, ditaksir kerugian negara diperkirakan sekitar Rp4.076.700.000 miliar,” ujarnya mengakhiri. (IS)

Berita Terkait

Dari Pasar Jodoh hingga Reklamasi, Amsakar Hadapi Langsung Sorotan Mahasiswa
Amsakar Tanamkan “Rasa Ber-Kita”, Pemko dan BP Batam Diminta Bergerak sebagai Satu Kesatuan
Batam Pacu Penataan Infrastruktur Dasar dan Estetika Kota
Firmansyah Dorong Anak Muda Batam Jadi Pencipta Inovasi, Bukan Sekadar Pengguna Teknologi
Amsakar–Li Claudia Tegaskan Pemulihan Air Jadi Prioritas, Tim Teknis SPAM Bekerja Sampai Tuntas
Harumkan Nama Indonesia, Dua Siswa MAN 1 Batam Sabet Prestasi di Kompetisi Tilawah Internasional
MAN 2 Batam Borong Medali di KOMET Nasional 2026, Emas dan Dua Perak Dibawa Pulang
Jangan Terlewat! Pendaftaran Perlinsos Batam Berakhir Hari Ini, 97.997 KK Sudah Terdaftar

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 06:49 WIB

Dari Pasar Jodoh hingga Reklamasi, Amsakar Hadapi Langsung Sorotan Mahasiswa

Rabu, 2 September 2026 - 09:01 WIB

Amsakar Tanamkan “Rasa Ber-Kita”, Pemko dan BP Batam Diminta Bergerak sebagai Satu Kesatuan

Rabu, 2 September 2026 - 08:39 WIB

Batam Pacu Penataan Infrastruktur Dasar dan Estetika Kota

Selasa, 1 September 2026 - 07:12 WIB

Firmansyah Dorong Anak Muda Batam Jadi Pencipta Inovasi, Bukan Sekadar Pengguna Teknologi

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:24 WIB

Amsakar–Li Claudia Tegaskan Pemulihan Air Jadi Prioritas, Tim Teknis SPAM Bekerja Sampai Tuntas

Berita Terbaru