INIKEPRI.COM – Disharmonisasi hubungan antara Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, Ansar Ahmad dan Marlin Agustina semakin memanas.
Teranyar, saat pelantikan dua kepala dinas di lingkup pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau.
Pasangan ini “berseteru” padahal keduanya belum lama dilantik menjadi kepala daerah. Tarik menarik kepentingan mengganggu kondusifitas politik di Kepri.
Mengusung jargon AMAN pada Pilkada 2020 silam, Ansar- Marlin kini tak lagi AMAN.

(RED)

















