Tingkat Kematian Akibat COVID-19 di Batam 2,614 Persen

- Publisher

Jumat, 30 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto/ist)

(Foto/ist)

INIKEPRI.COM – Tingkat kematian akibat COVID-19 di Kota Batam mencapai 2,614 persen.

Hal itu dikatakan oleh Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 Kota Batam, Jumat 30 Juli 2021.

Dilansir dari ANTARA, tingkat kematian di Batam terus meningkat selama beberapa hari terakhir. Dibandingkan pada Jumat (23/7), angka kematian hanya 2,383 persen.

Hari Jumat (26/7) saja, Satgas menginformasikan tambahan 19 orang meninggal, sehingga totalnya mencapai 603 orang wafat.

BACA JUGA:  Apresiasi Peran Kolektif Semua Pihak, Amsakar Ungkap Sejumlah Capaian Pembangunan

Berdasarkan data Satgas COVID-19 yang dibagikan Kepala Dinas Kominfo Batam Azril Apriansyah, tingkat kesembuhan juga terus meningkat, dan mencapai 86,778 persen.

“Tambahan sembuh hari ini 408 orang, kumulatif menjadi 20.018,” kata laporan dari Satgas.

Seiring dengan meningkatnya warga yang pulih, maka kasus aktif menurun menjadi 10,608 persen, atau 2.447 orang.

BACA JUGA:  Pengukuhan Pengurus LAM Kota Batam Berlangsung Khidmat, Amsakar Perkuat Sinergi LAM dan Pemerintah

Masih berdasarkan data Satgas, dari 2.447 warga Batam yang aktif COVID-19, sebanyak 1.774 di antaranya menjalani isolasi mandiri, 137 orang di asrama haji, dan lainnya dalam perawatan di 15 rumah sakit rujukan.

Sementara total COVID-19 di Batam mencapai 23.068 kasus, dengan tambahan 234 orang terkonfirmasi positif hari ini.

BACA JUGA:  Kunjungi Spot Paralayang Batam, Begini Kata Aspotdirga TNI AU
Laporan harian COVID-19 Kota Batam (Foto/lawancorona.batam.go.id)

Virus Corona telah tersebar hingga wilayah pulau-pulau penyangga. Dari tiga kecamatan hinterland, dua di antaranya zona merah muda yaitu Belakangpadang dan Galang zona merah muda dengan masing-masing 15 dan 18 orang dalam perawatan.

Satu kecamatan penyangga lainnya, Bulang, masuk zona kuning dengan tiga orang masih dalam perawatan.

Sedangkan di pulau utama, seluruh kecamatannya merupakan zona merah. (ER/ANTARA)

Berita Terkait

Kepala BP Batam Apresiasi Konsolidasi Kadin Batam, Dorong Percepatan Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi
Disnakertrans Kepri Lepas 25 Peserta Magang ke Jepang dari Credible College
Akselerasi Kinerja Layanan dan Tata Kelola, RSBP Batam Serap Praktik Terbaik dari RS Tk. II dr. Soepraoen Malang
Hari Posyandu 2026, Erlita Amsakar Dorong Kader Tingkatkan Layanan Berbasis 6 SPM
PLN Batam Ingatkan Risiko Fatal Listrik Ilegal, dari Korsleting hingga Korban Jiwa
Amsakar Ajukan Ranperda Persampahan, Targetkan Sampah Jadi Sumber Ekonomi
Kolam Sukajadi Fatmawati Jadi Arena Seleksi POPDA, Akuatik Batam Bidik Medali
Li Claudia Tegaskan Tidak Ada Toleransi untuk Pelaku Perusakan Lingkungan
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 21:55 WIB

Kepala BP Batam Apresiasi Konsolidasi Kadin Batam, Dorong Percepatan Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi

Kamis, 30 April 2026 - 17:51 WIB

Disnakertrans Kepri Lepas 25 Peserta Magang ke Jepang dari Credible College

Kamis, 30 April 2026 - 16:43 WIB

Akselerasi Kinerja Layanan dan Tata Kelola, RSBP Batam Serap Praktik Terbaik dari RS Tk. II dr. Soepraoen Malang

Kamis, 30 April 2026 - 09:17 WIB

Hari Posyandu 2026, Erlita Amsakar Dorong Kader Tingkatkan Layanan Berbasis 6 SPM

Kamis, 30 April 2026 - 08:46 WIB

PLN Batam Ingatkan Risiko Fatal Listrik Ilegal, dari Korsleting hingga Korban Jiwa

Berita Terbaru