INIKEPRI.COM – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam menyiapkan bantuan subsidi biaya pendidikan bagi siswa dari keluarga kurang mampu yang tidak tertampung di sekolah negeri dan melanjutkan pendidikan ke sekolah swasta.
Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Disdik Kota Batam, Yusal, dilansir dari ANTARA, mengatakan bantuan tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Batam.
“Untuk siswa SD bantuan yang diberikan sebesar Rp300 ribu per bulan, sedangkan siswa SMP sebesar Rp400 ribu per bulan. Anggarannya sudah kami siapkan untuk mengantisipasi kebutuhan masyarakat yang tidak tertampung di sekolah negeri,” kata Yusal, Minggu (14/6/2026).
Menurutnya, terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi agar bantuan tersebut tepat sasaran. Salah satunya, calon penerima harus terlebih dahulu mengikuti Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di sekolah negeri namun tidak berhasil mendapatkan kursi.
“Pertama, calon penerima harus sudah mendaftar ke sekolah negeri pada SPMB (Sistem Penerimaan Murid Baru) namun tidak tertampung. Kemudian siswa tersebut diarahkan ke sekolah swasta, ini mereka berhak diusulkan sebagai penerima subsidi,” katanya.
Selain itu, bantuan hanya diperuntukkan bagi siswa dari keluarga kurang mampu yang tercatat dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) pada desil 1 hingga desil 5.
“Kami fokus membantu masyarakat yang kurang mampu. Karena itu, penerima bantuan harus masuk dalam kategori desil 1 sampai desil 5. Data tersebut menjadi dasar penyaluran bantuan,” ujarnya.
Yusal menjelaskan status penerima bantuan dapat berubah mengikuti pembaruan data DTSEN. Siswa yang keluar dari kategori desil 1 sampai desil 5 tidak lagi berhak menerima bantuan, sedangkan siswa yang sebelumnya belum memenuhi syarat dapat diusulkan apabila masuk dalam kategori tersebut.
“Kalau sebelumnya desil 5 lalu berubah menjadi desil 6 setelah pembaruan data, maka tidak berhak lagi menerima bantuan. Namun jika ada yang sebelumnya desil 6 kemudian masuk desil 5, sekolah bisa mengusulkan untuk menerima bantuan. Pihak sekolah yang bisa mengusulkan kepada Disdik,” katanya.
Usulan penerima bantuan diajukan oleh pihak sekolah dan selanjutnya diverifikasi oleh Disdik Batam sebelum ditetapkan sebagai penerima manfaat.
Program subsidi pendidikan tersebut telah berjalan sejak tahun ajaran sebelumnya dan kini memasuki tahun kedua pelaksanaan. Jumlah penerima manfaat juga terus mengalami peningkatan.
“Dari sisi jumlah penerima terus meningkat. Saat ini sudah lebih dari 500 siswa SD dan sekitar 200 siswa SMP yang menerima bantuan subsidi SPP. Nominal bantuannya tetap Rp300 ribu untuk SD dan Rp400 ribu untuk SMP per bulan,” ujar Yusal.
Selain subsidi biaya pendidikan, Disdik Batam juga tengah mempersiapkan program seragam sekolah gratis bagi peserta didik baru kelas 1 SD dan kelas 7 SMP, baik yang bersekolah di sekolah negeri maupun swasta.
“Program seragam gratis masih berproses. Penerimanya adalah murid baru kelas 1 SD dan kelas 7 SMP, baik di sekolah negeri maupun swasta. Saat ini kami masih menunggu data hasil SPMB untuk proses pengadaannya,” kata Yusal.
Penulis : RP
Editor : IZ

















