4 Mahasiswi UNRIKA Bully 2 Orang Wanita, Videonya Disebarkan Pelaku ke Instagram

- Publisher

Minggu, 5 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Instagram/@sorayararaa)

(Foto: Instagram/@sorayararaa)

INIKEPRI.COM – Aksi perundungan atau bullying yang dilakukan oleh empat orang Mahasiswi Universitas Riau Kepulauan (UNRIKA) kepada dua orang perempuan viral di media sosial.

Dari video yang INIKEPRI.COM terima, Minggu 5 September 2021, terlihat kedua korban yang bernama Rara Tri Kencana dan Yasmin Anjani, sedang menerima perlakuan yang kurang pantas dari keempat pelaku, berupa makian kata-kata kotor, penyiraman air kepada korban, serta kekerasan fisik.

BACA JUGA:  Marlin Bangun Kekuatan Baru Pusat Pertumbuhan Kepri melalui Ekonomi Kreatif

Adapun nama keempat pelaku tersebut adalah Shella Tasya, Nurhayati Yunita, Putri Chaniago, dan Ferren Regita, keempatnya diketahui mahasiswi dari UNRIKA.

Tangkapan layar dari akun Instagram @sorayararaa (Foto:INIKEPRI.COM)

Video ini dibagikan oleh akun Instagram @sorayararaa lewat story-nya, kerabat dari kedua korban perundungan tersebut.

Dari video itu juga, terlihat aksi perundungan ini sengaja direkam dan disebarkan oleh para pelaku melalui Instagram @shellatasyaaa.

BACA JUGA:  Pertama Kali! Paralayang Mengudara di Batam, Terobosan Lanud Hang Nadim

“Senggol dong, senggol dong. Anak Btm ini,” ujar salah seorang pelaku perempuan dalam video itu.

Terlihat juga kedua korban yang sudah terduduk di jalan, mendapat bentuk penganiayaan lainnya oleh pelaku. Dalam video itu, tertulis keterangan “sirara pakek baju putih 🤣🤣”.

Dalam video itu salah seorang korban juga memohon untuk tidak memvideokan perundungan yang mereka terima.

“Gak usah divideokan lah kak,” ucap korban.

BACA JUGA:  Jaga Keamanan Infrastuktur Kelistrikan, PLN Batam dan Ditpamobvit Polda Kepri Tandatangani Pedoman Kerja Teknis

“Kenapa emang?,” bentak si perekam video.

Diketahui, lokasi perundungan ini di Komplek Hafindo, Tiban 3, Kota Batam, pada Kamis 2 September 2021.

Kerabat korban melalui story Instagram @sorayararaa, menuliskan kejadian ini dan mengatakan pihak keluarga korban tidak menerima atas kejadian yang menimpa keluarganya.

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Inikepri.com (@inikepriofficial)

(IZ)

Berita Terkait

Rp3,77 Miliar Digelontorkan, 210 Nelayan Kecil Batam Bakal Dapat Mesin hingga Alat Tangkap
Yayasan Asma Husnul Khatimah Rajut Ukhuwah di Pulau Penawar Rindu, Belakang Padang Bershalawat II Menggema
Amsakar Tantang 1.600 Mahasiswa Baru UIS Batam: Jangan Jadi Penonton di Tengah Perubahan
Erupsi Anak Krakatau Berdampak ke Hang Nadim, Lima Penerbangan Batam-Jakarta Dibatalkan
Belakang Padang Bershalawat Jilid 2, Amsakar Ajak Warga Meneladani Akhlak Rasulullah
Kepala BP Batam Kunjungi Warga Sei Lekop, Tambahkan Armada Tangki dan Penguatan Jaringan Dikebut hingga Akhir 2026
Batam-Singapura Makin Erat, Amsakar Dorong Investasi hingga Pariwisata
Bidik Investasi Jepang, BP Batam Jalin Sinergi dengan KBRI, IIPC dan BNI Tokyo

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 08:21 WIB

Rp3,77 Miliar Digelontorkan, 210 Nelayan Kecil Batam Bakal Dapat Mesin hingga Alat Tangkap

Senin, 7 September 2026 - 12:30 WIB

Yayasan Asma Husnul Khatimah Rajut Ukhuwah di Pulau Penawar Rindu, Belakang Padang Bershalawat II Menggema

Senin, 7 September 2026 - 06:53 WIB

Amsakar Tantang 1.600 Mahasiswa Baru UIS Batam: Jangan Jadi Penonton di Tengah Perubahan

Minggu, 6 September 2026 - 09:08 WIB

Erupsi Anak Krakatau Berdampak ke Hang Nadim, Lima Penerbangan Batam-Jakarta Dibatalkan

Minggu, 6 September 2026 - 08:47 WIB

Belakang Padang Bershalawat Jilid 2, Amsakar Ajak Warga Meneladani Akhlak Rasulullah

Berita Terbaru

Ekonomi

Ekonomi Batam Tumbuh 7,28%, Melampaui Kepri dan Nasional

Selasa, 8 Sep 2026 - 07:15 WIB