WIKA Targetkan Badan Pelaksana Bisnis Bandara Hang Nadim Rampung November

- Publisher

Kamis, 9 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Istimewa)

(Foto: Istimewa)

INIKEPRI.COM – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA tengah menyiapkan badan usaha pelaksana atau BUP untuk kegiatan usaha baru yakni penyelenggaraan kebandarudaraan dengan target pembentukannya rampung pada November 2021.

Direktur Human Capital dan Pengembangan WIKA Mursyid dilansir dari ANTARA mengatakan, perseroan akan masuk bisnis bandara bersama PT Angkasa Pura I (Persero) dan Incheon International Airport Corporation dengan komposisi kerja sama operasinya adalah sebagai lead yakni AP I dengan kepemilikan saham 51 persen, kemudian Incheon 30 persen, dan WIKA 19 persen.

“Saat ini, kami sedang menyiapkan pembentukan badan usaha pelaksana atau BUP yang dijadwalkan bisa terbentuk pada akhir November tahun ini,” katanya dalam public expo secara daring di Jakarta, Rabu 8 September 2021.

BACA JUGA:  Ansar Bilang Sudah Telepon Wali Kota, Rudi Sebut Tak Terima Undangan

Dia juga berharap hal tersebut sudah bisa berlaku efektif pada April tahun depan.

“Total capex yang akan digunakan sebesar Rp6,9 triliun. Untuk WIKA dengan porsi 19 persen, maka nilai untuk ekuitasnya sekitar Rp170 miliar, yang kita jadwalkan Rp110 miliar pada 2022 dan sisanya pada 2023 serta 2024,” ujar Mursyid.

Menurut dia, bisnis baru ini adalah pengelolaan bandara, termasuk melakukan renovasi terminal yang sudah ada, kemudian pengembangan terminal sekaligus bagaimana WIKA mengelola kargo di Bandara Hang Nadim dengan sistem profit sharing.

BACA JUGA:  Danramil 02 Batam Barat Apresiasi Kesiapsiagaan Tim SAR Brimob Polda Kepri

Untuk yang aero dan non-aero itu 30 persen kepada pemilik Bandara Hang Nadim dalam hal ini BP Batam dan untuk kargonya adalah 60 persen.

Sebelumnya, WIKA merencanakan untuk menjalankan kegiatan usaha penyelenggaraan kebandarudaraan termasuk investasi di Bandara Hang Nadim dengan masa pengelolaan 25 tahun.

Selain itu, WIKA telah memperoleh penunjukan dari Panitia Pengadaan Proyek KPBU Bandara Hang Nadim di bawah Badan Pengusahaan Kawasan Batam (BP Batam), dengan perseroan akan melaksanakan kegiatan manajemen infrastruktur bandara dan penunjangnya.

BACA JUGA:  Bandara Hang Nadim Siapkan Pelayanan Pemeriksaan Rapid Antigen

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Tahun Buku 2021 WIKA juga membahas mengenai persetujuan untuk penambahan kegiatan usaha utama perseroan yang tertera dalam anggaran dasar sehingga tidak mengubah pasal 3 anggaran dasar perseroan, sesuai dengan Ketentuan POJK No. 17/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha.

Bandara Hang Nadim memiliki sejumlah keunggulan kompetitif yaitu landas pacu terpanjang di Indonesia, dan terletak di kawasan perdagangan bebas di regional Asia Tenggara, berdampingan dengan pelabuhan kargo dan kawasan industri. (ER/ANTARA)

Berita Terkait

Kepala BP Batam Apresiasi Konsolidasi Kadin Batam, Dorong Percepatan Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi
Disnakertrans Kepri Lepas 25 Peserta Magang ke Jepang dari Credible College
Akselerasi Kinerja Layanan dan Tata Kelola, RSBP Batam Serap Praktik Terbaik dari RS Tk. II dr. Soepraoen Malang
Hari Posyandu 2026, Erlita Amsakar Dorong Kader Tingkatkan Layanan Berbasis 6 SPM
PLN Batam Ingatkan Risiko Fatal Listrik Ilegal, dari Korsleting hingga Korban Jiwa
Amsakar Ajukan Ranperda Persampahan, Targetkan Sampah Jadi Sumber Ekonomi
Kolam Sukajadi Fatmawati Jadi Arena Seleksi POPDA, Akuatik Batam Bidik Medali
Li Claudia Tegaskan Tidak Ada Toleransi untuk Pelaku Perusakan Lingkungan

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 21:55 WIB

Kepala BP Batam Apresiasi Konsolidasi Kadin Batam, Dorong Percepatan Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi

Kamis, 30 April 2026 - 17:51 WIB

Disnakertrans Kepri Lepas 25 Peserta Magang ke Jepang dari Credible College

Kamis, 30 April 2026 - 16:43 WIB

Akselerasi Kinerja Layanan dan Tata Kelola, RSBP Batam Serap Praktik Terbaik dari RS Tk. II dr. Soepraoen Malang

Kamis, 30 April 2026 - 09:17 WIB

Hari Posyandu 2026, Erlita Amsakar Dorong Kader Tingkatkan Layanan Berbasis 6 SPM

Kamis, 30 April 2026 - 08:46 WIB

PLN Batam Ingatkan Risiko Fatal Listrik Ilegal, dari Korsleting hingga Korban Jiwa

Berita Terbaru