Batam dan Lagoi Siap Terima Turis Singapura Pada Oktober

- Publisher

Senin, 13 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Istimewa)

(Foto: Istimewa)

INIKEPRI.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau (Kepri) berencana mulai membuka pintu masuk bagi wisatawan mancanegara (wisman) dari Singapura pada Oktober 2021, terutama di Kawasan Wisata Lagoi Bintan dan Batam Nongsa Point yang sudah siap menerima tamu dari luar negeri.

“Ada rencana besar, travel bubble yang harus kita pastikan jalan. Kalau boleh Oktober sudah bisa diberlakukan, tapi dengan syarat vaksinasi dua dosis baik tamu-tamu Singapura yang ke Bintan, maupun ke Batam Nongsa Point,” kata Gubernur Kepri Ansar Ahmad, dilansir dari ANTARA, Minggu 12 September 2021.

BACA JUGA:  Negara Rugi Besar, Rokok Ilegal Marak di Kepri

Sebagai langkah awal, lanjut dia, Kepri akan menerima wisatawan mancanegara dalam bentuk travel bubble. Wisatawan hanya dapat beraktivitas di sekitar lokasi yang ditentukan.

Pada tahap awal, telah ditetapkan Kawasan Lagoi dan Batam Nongsa Point. Sedangkan kawasan wisata lainnya akan dibuka secara bertahap.

BACA JUGA:  Promosi Investasi BBK Murah ke USA, Kadin Kepri Hasilkan 4 Kesepakatan Bisnis Dagang dan Investasi

“Untuk di Bintan, Lagoi dulu secara one way. Jadi hanya wisatawan Singapura yang bisa datang, sedangkan kita belum bisa ke Singapura,” jelas Ansar.

Nantinya para wisatawan di Lagoi akan dipantau pergerakannya dan tidak boleh keluar dari lokasi yang ditentukan. Wisatawan dilengkapi dengan alat yang dapat mendeteksi keberadaan dan aktivitas mereka.

“Nanti bisa diketahui wisman itu kemana saja dan bertemu siapa, jadi mereka tidak boleh keluar dari kawasan yang sudah ditentukan. Untuk kawasan Lagoi sudah siap menerima wisman,” ujarnya.

BACA JUGA:  Wujudkan Pilkada Sehat, Syamsul Teken Edaran Perihal Gerakan Sejuta Masker

Sementara bagi pekerja wisata di kawasan Lagoi, juga diterapkan sistem asrama. Mereka akan menetap di kawasan Lagoi dan baru dapat keluar setiap dua pekan sekali.

“Nantinya sebelum keluar dan masuk kawasan Lagoi, para pekerja akan dites COVID-19,” kata Gubernur Ansar. (ER/ANTARA)

Berita Terkait

Investasi Batam Tembus Rp44,01 Triliun, Amsakar Paparkan Strategi Dongkrak Daya Saing Kawasan
Pasokan Listrik Batam Bertambah 300 MW, Pemko Optimistis Investasi Kian Bergairah
Prakiraan Cuaca Kepri 17 Juli 2026: Batam hingga Natuna Berpotensi Diguyur Hujan Ringan
BP Batam Kawal Pembangunan Sekolah Rakyat Merah Putih, Dorong Peningkatan Kualitas SDM Unggul
Erlita Amsakar Ajak Kader PKK Perkuat Gerakan Eliminasi Tuberkulosis di Batam
Peremajaan Underpass Pelita Masuki Tahap Penyelesaian, BP Batam Targetkan Rampung Akhir Juli 2026
Program Makan Bergizi Gratis di Batam Kembali Bergulir 20 Juli, 139 Dapur Siap Beroperasi
BP Batam Dukung Pembangunan SMKN 13 Batam, Perkuat SDM Vokasi untuk Industri Masa Depan

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 10:30 WIB

Investasi Batam Tembus Rp44,01 Triliun, Amsakar Paparkan Strategi Dongkrak Daya Saing Kawasan

Jumat, 17 Juli 2026 - 06:48 WIB

Prakiraan Cuaca Kepri 17 Juli 2026: Batam hingga Natuna Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:27 WIB

BP Batam Kawal Pembangunan Sekolah Rakyat Merah Putih, Dorong Peningkatan Kualitas SDM Unggul

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:12 WIB

Erlita Amsakar Ajak Kader PKK Perkuat Gerakan Eliminasi Tuberkulosis di Batam

Kamis, 16 Juli 2026 - 08:53 WIB

Peremajaan Underpass Pelita Masuki Tahap Penyelesaian, BP Batam Targetkan Rampung Akhir Juli 2026

Berita Terbaru