LBP Apresiasi Kinerja Ansar Ahmad Tangani Pekerja Migran Indonesia

- Admin

Senin, 20 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: ANTARA)

(Foto: ANTARA)

INIKEPRI.COM – Menko Maritim dan Investasi (Marvest) Luhut Binsar Panjaitan memberikan apresiasi terhadap kinerja Gubernur Provinsi Kepri Ansar Ahmad dan jajaran terkait masuknya pekerja migran Indonesia (PMI) melalui Kepri.

“Kami ucapkan terimakasih kepada Pak Gubernur dan jajaran, karena bekerja keras membantu pemerintah pusat menangani PMI,” kata Luhut melalui Video Conference rapat koordinasi terkait penanganan karantina PMI, dilansir dari ANTARA Minggu 19 September 2021.

Dalam rapat itu, Luhut menekankan prosedur kesehatan terhadap kedatangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) harus diperketat agar tidak menimbulkan klaster baru penyebaran COVID-19 di Indonesia, khususnya Kepri.

Baca Juga :  Ansar Ahmad Kembali Raih Penghargaan TOP Pembina BUMD 2024

Kepri sendiri yang merupakan bagian dari Pos Lintas Batas Negara (PLBN) dan menjadi pintu keluar-masuk PMI dari dan ke Malaysia hingga Singapura.

Luhut menilai penanganan PMI yang masuk ke Kepri sudah sangat bagus. Mulai dari tes usap PCR, penanganan PMI yang terkonfirmasi COVID-19 dan yang tidak. Semua dilakukan sesuai prosedur yang sudah ditetapkan.

Luhut juga mendukung sekaligus mengapresiasi para petugas karantina di lapangan yang sudah menjalankan tugasnya dengan baik.

Baca Juga :  Gubernur Ansar Tutup Turnamen Bola Voli Masyarakat Tajur Biru

Petugas di lapangan adalah garda terdepan dalam menjaga agar penyebaran COVID-19 di Kepri bisa dihentikan.

“Penanganan yang serius harus dilakukan agar kasus COVID-19 di Kepri yang terus menurun tetap terjaga dan para PMI terkonfirmasi tidak menimbulkan kasus baru,” sebutnya.

Sementara Gubernur Ansar Ahmad berharap agar pemulangan PMI melalui pelabuhan laut dilakukan tidak hanya di Kota Batam, melainkan juga Kota Tanjungpinang.

“Kami memohon pemerintah pusat agar pemulangan PMI nanti tetap dua pintu seperti sebelumnya, yakni lewat Batam dan Tanjungpinang. Tidak dipusatkan di Batam saja,” kata Ansar Ahmad.

Baca Juga :  Pesta Demokrasi: Suara Hati Nurani, Harapan untuk Masa Depan

Ia meminta pemerintah pusat mempertimbangkan kembali keputusan untuk hanya membuka pintu masuk PMI ke tanah air melalui laut, lewat Batam.

Apabila pintu masuk PMI hanya melalui Batam, maka dikhawatirkan akan timbul masalah baru, juga biaya dan fasilitas.

Menurut Gubernur, Kota Tanjungpinang lebih siap menangani penerimaan PMI, karena ibu kota provinsi itu memiliki fasilitas yang memadai dan ditangani Kementerian Sosial secara langsung.

“Sedangkan di Batam, relatif tidak ada ada penanganan dari Kemensos,” ucap Ansar. (ET/ANTARA)

Berita Terkait

Lis Buka Turnamen Domino, Dorong Interaksi Sosial dan Kebersamaan Masyarakat
Cek Jadwal Kapal PELNI Batam Januari–Februari 2026, Rute Belawan dan Tanjung Priok
Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis
Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali
11 Perusahaan Gelar Konsultasi Publik Pengelolaan Sedimentasi Laut di Bintan Pesisir
Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 09:25 WIB

Lis Buka Turnamen Domino, Dorong Interaksi Sosial dan Kebersamaan Masyarakat

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:50 WIB

Cek Jadwal Kapal PELNI Batam Januari–Februari 2026, Rute Belawan dan Tanjung Priok

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:14 WIB

Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:16 WIB

Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:29 WIB

11 Perusahaan Gelar Konsultasi Publik Pengelolaan Sedimentasi Laut di Bintan Pesisir

Berita Terbaru