Daripada Malu, Prabowo Mending Stop Nekat Maju Pilpres 2024, Lebih Baik Usung Sandiaga

- Admin

Senin, 11 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno pada pengambilan nomor urut pada Pilpres 2019 silam / Foto: Istimewa

Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno pada pengambilan nomor urut pada Pilpres 2019 silam / Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto digadang-gadang bakal kembali maju dan ikut meramaikan kancah pesta politik dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

Direktur Pusat Riset Politik Hukum dan Kebijakan Indonesia, Saiful Anam menilai, rencana Partai Gerindra kembali mengusung Prabowo dalam Pilpres 2024 disarankan untuk ditimbang ulang.

Hal itu lantaran, daripada membuat malu Partai Gerindra jika kembali kalah untuk ketiga kalinya sebagai capres, Prabowo lebih baik istirahat dan mengusung Sandiaga Uno.

Baca Juga :  Dokumen C1 Pilpres dari 64,8 Persen TPS telah Masuk ke Sirekap

Anam menilai, peluang kekalahan Prabowo jika kembali maju sebagai calon presiden di Pilpres 2024 sangat besar, apabila tidak mendapatkan dukungan rakyat.

“Prabowo saya kira lebih baik istirahat sajalah, karena yang bersangkutan bisa jadi tiga kali berturut turut kalah dalam Pilpres 2024 apabila tidak mendapatkan dukungan rakyat,” ujar Saiful, mengutip RMOL pada Senin, 11 Oktober 2021.

Untuk itu, Saiful menyarankan agar Prabowo menyerahkan tiket capres kepada kader muda Gerindra seperti Sandiaga Salahuddin Uno yang lebih diterima masyarakat.

Baca Juga :  Kemenko Polhukam Kawal Pemilu Tetap Kondusif dan Berkualitas hingga 20 Maret 2024

Hal tersebut juga didukung oleh elektabilitas Sandiaga Uno dari sejumlah lembaga survei terkait Pilpres 2024.

“Apalagi dalam beberapa survei angka kenaikan elektabilitas dan kapabilitas Sandi sangat signifikan. Bahkan yang bersangkutan bisa jadi memenangkan Pilpres dan Gerindra kalau saja Prabowo mau mengalah,” papar Saiful.

Terlebih, Menteri Pertahanan ini memiliki kelemahan tersendiri yang jadi kendala untuk memenangkan Pilpres.

Baca Juga :  Wapres Gibran: Pertemuan dengan DPR Hal Biasa untuk Awasi Program Pemerintah

Apalagi, melihat hasil survei, selalu terdapat angka minus beberapa persen dalam perolehan Prabowo.

“Angka itulah yang menyebabkan Prabowo selalu sulit sebagai pemenang, terbukti head to head selalu kalah selisih beberapa suara dengan Jokowi. Angka itulah yang tidak dapat dilepaskan bagi Prabowo,” jelasnya.

“Sehingga, menurut saya, sebaiknya Prabowo merelakan demi kejayaan Gerindra, yakni memberikan kesempatan kepada Sandi untuk maju sebagai capres 2024 mendatang,” pungkas Saiful. (ER/HOPS)

Berita Terkait

DPW NasDem Kepri Kumpulkan DPD se-Kepri: Soliditas Kader Jadi Fokus Utama
Dukungan untuk Rocky Marciano Bawole Pimpin Kembali DPW PKB Kepri Terus Mengalir
Kuda Hitam dari Dalam Rumah: Muhammad Nur dan Arah Baru NasDem Batam
KPU Siapkan Usulan Desain Baru Pemilu Terpisah
Raja Hery Mokhrizal Kembali Nahkodai Hanura Batam, Janji Bangun Kekuatan dari Akar Rumput
Survei Poltracking: Kepercayaan Publik terhadap Pemerintahan Prabowo–Gibran Capai 81 Persen
Pemerintah Persilakan DPR Bahas Draf RUU Perampasan Aset
Ini Alasan Revisi UU Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaran Ibadah Haji dan Umrah

Berita Terkait

Sabtu, 6 Desember 2025 - 15:39 WIB

DPW NasDem Kepri Kumpulkan DPD se-Kepri: Soliditas Kader Jadi Fokus Utama

Kamis, 20 November 2025 - 12:39 WIB

Dukungan untuk Rocky Marciano Bawole Pimpin Kembali DPW PKB Kepri Terus Mengalir

Kamis, 13 November 2025 - 10:49 WIB

Kuda Hitam dari Dalam Rumah: Muhammad Nur dan Arah Baru NasDem Batam

Senin, 10 November 2025 - 07:04 WIB

KPU Siapkan Usulan Desain Baru Pemilu Terpisah

Jumat, 31 Oktober 2025 - 08:28 WIB

Raja Hery Mokhrizal Kembali Nahkodai Hanura Batam, Janji Bangun Kekuatan dari Akar Rumput

Berita Terbaru