Sebelum Perbatasan Dibuka, Pemko Batam Ingin 100 Persen Warga Tervaksin

- Admin

Selasa, 12 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Landmark welcome to Batam / Foto: Google

Landmark welcome to Batam / Foto: Google

INIKEPRI.COM – Pemerintah Kota (Pemko) Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), menginginkan seluruh warga sasaran telah menerima vaksinasi COVID-19 sebelum perbatasan Singapura-Batam dibuka, demi melindungi warga sekaligus meyakinkan pelancong yang akan datang.

Wali Kota Batam Muhammad Rudi menyebut ia tidak keberatan pada rencana penundaan pembukaan perbatasan dengan Singapura karena yang terpenting adalah seluruh warganya tervaksin.

“Artinya, kalau ini (vaksinasi) tidak selesai, (pembukaan perbatasan) agak ditunda. Kalau saya tidak masalah ditunda, yang penting warga saya tervaksin 100 persen,” kata Wali Kota dilansir dari ANTARA, Senin 11 Oktober 2021.

Baca Juga :  Subden KBR Brimob Polda Kepri Kembali Menyemprotkan Disenfektan ke Pemukiman Warga

Ia menyampaikan, pihak Singapura meminta seluruh warga Nongsa menerima vaksin COVID-19, dan itu bisa dilakukan. Namun, untuk satu Kota Batam, masih membutuhkan waktu.

Menurut dia, tidak mudah untuk membuka kunjungan wisatawan dari luar negeri ke Batam. Bila pun Nongsa dijadikan contoh pembukaan perbatasan secara terbatas dengan Singapura, maka tidak menjamin daerah itu bisa menjadi gelembung seperti yang diharapkan dalam “travel bubble”.

Baca Juga :  Kapolresta Barelang Tinjau Langsung Kebakaran Lahan di Mediterania

Nongsa bertetangga daratan dengan delapan kecamatan di pulau utama, sehingga kunjungan antarwarga tidak mungkin bisa dibatasi.

“Satu daratan tidak bisa saya sekat. ‘Hei kamu orang Batam Centre tidak boleh ke Nongsa’, tidak bisa begitu,” kata dia.

Ia mengingatkan keputusan pembukaan perbatasan harus dilakukan dengan seksama. Karena apabila sudah dibuka dan ternyata ada satu orang luar yang dinyatakan positif COVID-19, maka Singapura akan menutup pintu, dan sulit untuk membukanya kembali.

Baca Juga :  GPR Gelar Aksi di Bright PLN Batam

“Lebih bagus susah sekarang, tapi kita selesaikan dulu, supaya alasan dari sana tidak ada lagi. Kenapa, karena warga saya sudah vaksin 100 persen,” kata dia.

Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan pihaknya menargetkan 100 persen warga sasaran menerima suntikan vaksin COVID-19 dosis pertama pada November 2021.

“Sekarang vaksinasi baru 84 persen. Masih 16 persen lagi. Maka saya tugaskan Pak Asisten, minta sampai November, 100 persen kita kejar,” kata dia. (RM/ANTARA)

Berita Terkait

Cek Jadwal Kapal PELNI Batam Januari–Februari 2026, Rute Belawan dan Tanjung Priok
Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis
Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali
Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal
BP Batam Serahkan SK Pegawai Tetap, Dorong Penguatan SDM Unggul
Amsakar Dorong Usulan Musrenbang yang Berdampak Langsung bagi Warga

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:50 WIB

Cek Jadwal Kapal PELNI Batam Januari–Februari 2026, Rute Belawan dan Tanjung Priok

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:14 WIB

Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:16 WIB

Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:27 WIB

Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

Senin, 12 Januari 2026 - 21:10 WIB

LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal

Berita Terbaru