Kapal Ikan Vietnam Melaut di Pulau Laut Natuna

- Publisher

Jumat, 22 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapal Ikan Asing (KIA) berbendera Vietnam yang dipergoki beroperasi di Pulau Laut Natuna / Foto: ANTARA

Kapal Ikan Asing (KIA) berbendera Vietnam yang dipergoki beroperasi di Pulau Laut Natuna / Foto: ANTARA

INIKEPRI.COM – Nelayan Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, menemukan sejumlah kapal ikan asing (KIA) berbendera Vietnam kembali beroperasi di titik koordinat 5’40’170 N – 108’29’360 E Bagian Utara Timur Laut, Kepulauan Pulau Laut.

“Ada sekitar delapan KIA Vietnam melakukan penangkapan ikan tanpa izin di wilayah laut Natuna,” kata Ketua Rukun Nelayan Lubuk Lumbang, Kelurahan Bandarsyah, Natuna, Herman, Kamis 21 Oktober 2021.

Herman menyatakan informasi ini diperoleh dari nelayan lokal usai pulang melaut, Selasa 19 Oktober 2021.

BACA JUGA:  Natuna Minta di Pulau Laut Dibangun Armada Induk

Kapal-kapal ikan asing tersebut dilaporkan sudah berada di Pulau Laut sejak Kamis 14 Oktober 2021.

Bahkan keberadaan KIA Vietnam itu diabadikan dalam bentuk foto dan video melalui telepon seluler milik nelayan.

“Cuma saat sedang di laut, nelayan kita tak bisa melapor ke darat karena tak ada sinyal. Melapor kalau sudah kembali ke darat, setelah beberapa hari melaut,” ungkap Herman.

Herman memastikan nelayan setempat sudah sangat mengenal ciri-ciri KIA Vietnam, sebab kapal-kapal ikan asing tersebut berulang kali menangkap ikan secara ilegal di laut Natuna.

BACA JUGA:  Sinergi TNI AU dan Pemkab Natuna: Danlanud RSA Lakukan Courtesy Call ke Bupati Cen Sui Lan

“Jadi, nelayan kita tak mungkin salah soal KIA Vietnam itu,” ujarnya.

Lebih lanjut dia menyampaikan kehadiran kapal ikan asing itu sangat merugikan nelayan lokal, karena dapat mengurangi hasil tangkapan ikan.

Apalagi KIA Vietnam dibekali peralatan tangkap yang sangat memadai, misalnya kapasitas kapal mereka sudah 50 GT ditambah media tangkap yang digunakan ialah pukat harimau, yang dilarang dalam aturan hukum Indonesia.

“Fasilitas alat tangkap nelayan lokal tak mampu bersaing dengan KIA Vietnam, karena masih tradisional dengan kapasitas kapal rata-rata 5 GT,” ujar Herman.

BACA JUGA:  Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Natuna Kunjungi Masyarakat Kelarik dan Segeram

Herman menambahkan sudah berkoordinasi dengan Pemkab Natuna, Pemprov Kepri, dan pihak pengawasan kapal ikan asing terkait keberadaan KIA Vietnam tersebut.

Dia yakin pihak-pihak berwenang dapat mengatasi permasalahan penangkapan ikan secara ilegal yang dilakukan KIA Vietnam di wilayah perairan Indonesia, khususnya Natuna.

“Mudah-mudahan dapat segera ditindaklanjuti, agar nelayan lokal aman dan nyaman menangkap ikan di laut Natuna,” demikian Herman. (ET/ANTARA)

Berita Terkait

Pemkab Natuna Siapkan Lahan 12 Hektare untuk Rumah Layak Huni Masyarakat Berpenghasilan Rendah
KPDN Turun ke Perkebunan, Berburu Hama Tupai Sekaligus Pererat Silaturahmi dengan Warga Batu Gajah
Sekolah Rakyat Natuna Buka Pendaftaran 90 Siswa Baru, Cen Sui Lan Ajak Anak Putus Sekolah Segera Mendaftar
Bupati Natuna Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Berikan Data yang Jujur
Pemkab Natuna Sediakan Rumah Tunggu Kelahiran, Permudah Akses Persalinan bagi Warga Kepulauan
Lanjutkan Kunjungan Kerja, Bupati Natuna Hadirkan Pasar Murah dan Layanan Publik di Pulau Tiga Barat
Blusukan ke Pulau Tiga, Cen Sui Lan Bawa Pasar Murah, Bantuan Sosial, hingga Layanan Kesehatan
Cen Sui Lan Pimpin High Level Meeting TP2DD, Natuna Matangkan Roadmap Digitalisasi Transaksi Daerah

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 07:03 WIB

Pemkab Natuna Siapkan Lahan 12 Hektare untuk Rumah Layak Huni Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Senin, 29 Juni 2026 - 12:00 WIB

Sekolah Rakyat Natuna Buka Pendaftaran 90 Siswa Baru, Cen Sui Lan Ajak Anak Putus Sekolah Segera Mendaftar

Senin, 29 Juni 2026 - 11:42 WIB

Bupati Natuna Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Berikan Data yang Jujur

Senin, 29 Juni 2026 - 08:50 WIB

Pemkab Natuna Sediakan Rumah Tunggu Kelahiran, Permudah Akses Persalinan bagi Warga Kepulauan

Minggu, 28 Juni 2026 - 09:13 WIB

Lanjutkan Kunjungan Kerja, Bupati Natuna Hadirkan Pasar Murah dan Layanan Publik di Pulau Tiga Barat

Berita Terbaru