Demi Memutus Penyebaran COVID-19, Pemko Batam Larang Isolasi Mandiri

- Admin

Kamis, 3 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Ilustrasi. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Demi memutus potensi penyebaran virus corona, Pemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau, melarang warga yang terkonfirmasi positif COVID-19 menjalani isolasi mandiri di kediaman masing-masing.

“Isolasi mandiri, meski dibolehkan oleh regulasi, tapi berpotensi mendistribusikan virus dengan cepat ke sanak famili yang lain,” kata Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad di Batam, dilansir dari ANTARA Rabu 2 Februari 2022.

Apalagi, varian yang kini tengah berkembang di masyarakat adalah Omicron yang memiliki tingkat penyebaran relatif lebih cepat.

Berdasarkan catatan Pemkot Batam, lebih dari 50 persen warga terkonfirmasi positif COVID-19 di daerah setempat adalah varian Omicron.

Baca Juga :  Forkompimda Batam Sepakati Penegakan Disiplin Prokes Ditingkatkan

“Karena tren sekarang Omicron yang tingkat penyebarannya sangat cepat maka kami perlu menghindari itu dengan cara memutus mata rantai sebaran,” kata Wakil Wali Kota.

Ia menyampaikan kebijakan itu diambil berdasarkan pengalaman pada Juni-Juli 2021, saat puncak penularan COVID-19 di Batam. Pada saat itu, banyak warga yang memilih menjalani isolasi mandiri.

Ketika pemerintah membuat kebijakan isolasi terpadu di Asrama Haji maka angka penularan relatif berkurang pada Agustus 2021.

“Dulu pada Juni-Juli 2021 ada ledakan penularan, antara lain disebabkan dengan isolasi mandiri. Grafik kurva terparah dalam sejarah COVID-19 di Batam ada di bulan Juni dan Juli 2021. Yang ingin saya katakan, kebijakan ini kami ambil, karena melihat tren Juni-Juli yang lalu, yang angka ledakannya besar saat itu,” kata dia.

Baca Juga :  Nakes di Tanjungpinang Mulai Diberi Vaksin Booster Dosis Kedua

Menurut Amsakar, isolasi mandiri tidak menjamin kontak warga terpapar virus dengan anggota keluarga lain terputus. Apalagi ibu dengan anak, suami dengan istri dan anggota keluarga yang lain.

Sedangkan dengan isolasi terpadu, warga terpapar harus menjalani isolasi terpisah dari keluarga dan kerabatnya yang negatif COVID-19.

Saat ini, seluruh warga yang positif COVID-19 menjalani isolasi di rumah sakit, termasuk RSKI Pulau Galang.

Ia mengatakan saat ini, jumlah pekerja migran Indonesia yang dirawat di RSKI Pulau Galang relatif sedikit, sehingga ruangannya bisa dimanfaatkan untuk warga Kota Batam.

Baca Juga :  Li Claudia Tegaskan Peran Sentral Camat Sebagai Gardan Terdepan Pelayanan Masyarakat dan Pembaruan Data Kependudukan

“Mengapa kami belum mengoptimalkan RSKI, karena saat itu banyak sekali pasiennya. Sekarang, di sana insya Allah. Gambarannya, dari 400-an kamar hanya terisi beberapa saja, masih banyak yang dapat dimanfaatkan,” kata dia.

Perawatan di RSKI Pulau Galang juga dipilih agar warga lekas pulih.

Namun, apabila jumlah warga terpapar virus corona terus bertambah, Pemkot Batam menyiagakan Asrama Haji sebagai lokasi isolasi terpadu.

“Kami tidak berharap seperti itu. Mudah-mudahan setelah dibawa ke RSKI, angka penularan kembali stabil,” kata Amasakar Achmad. (RBP/ANTARA)

Berita Terkait

Cek Jadwal Kapal PELNI Batam Januari–Februari 2026, Rute Belawan dan Tanjung Priok
Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis
Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali
Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal
BP Batam Serahkan SK Pegawai Tetap, Dorong Penguatan SDM Unggul
Amsakar Dorong Usulan Musrenbang yang Berdampak Langsung bagi Warga

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:50 WIB

Cek Jadwal Kapal PELNI Batam Januari–Februari 2026, Rute Belawan dan Tanjung Priok

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:08 WIB

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:14 WIB

Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:16 WIB

Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:27 WIB

Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB