Kasus COVID-19 Melonjak, Pemprov Kepri Dorong Isolasi Mandiri

- Publisher

Rabu, 23 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi isolasi mandiri. Foto: Istimewa

Ilustrasi isolasi mandiri. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Seiring semakin bertambahnya kasus aktif terpapar Virus Corona, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau mendorong agar masyarakat terkonfirmasi COVID-19 menjalani isolasi mandiri.

“Karena sebagian besar OTG dan gejala sedang, cukup kita mendorong warga agar isolasi mandiri di rumah,” kata Gubernur Kepri Ansar Ahmad di Batam, Selasa 22 Februari 2022.

Namun, Gubernur mengingatkan agar warga menjalani isolasi mandiri dengan bersungguh-sungguh, menghindari kontak dengan dengan orang lain. Demi menghindari transmisi COVID-19 ke lingkungan sekitar.

BACA JUGA:  Ansar Ahmad Tetap Upayakan Sepeda Motor untuk RT/RW

Untuk warga yang mengalami gejala berat, maka diminta untuk menjalani isolasi terpusat, atau perawatan di rumah sakit.

“Untuk yang berat, itu baru kita tangani di pusat isolasi kita, di RSKI Pulau Galang dan di rumah sakit lainnya,” kata dia.

Pihaknya menyatakan terus mengontrol ketersediaan ruang perawatan COVID-19 di rumah sakit, demi memastikan pelayanan maksimum kepada mereka yang membutuhkan tindakan lanjutan.

BACA JUGA:  Satu Pasien Covid-19 di Tanjungpinang Meninggal Dunia

Dalam kesempatan itu, Gubernur menyatakan pihaknya terus mendorong warga menerapkan protokol kesehatan dan menerima suntikan vaksinasi.

“Maka vaksinasi penguat (booster) dikebut, kalau sudah waktu 6 bulan, maka diberikan vaksin,” kata Gubernur.

Gubernur juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati menghadapi penyebaran virus.

“Tetap harus waspada dan berhati-hati. Meski fatalitas rendah, BOR rendah, tetap harus menjalankan protokol kesehatan dengan baik,” kata Gubernur.

BACA JUGA:  Hati-hati, Varian Baru Virus Corona Dekati Indonesia

Sementara itu, berdasarkan laporan Satgas COVID-19 Batam, pada Selasa terdapat 1.594 kasus aktif COVID-19, sebanyak 571 orang di antaranya menjalani isolasi terpadu di Asrama Haji, 385 orang dalam proses evakuasi, 325 orang isolasi mandiri dan lainnya dirawat di 15 rumah sakit rujukan. (DI/ANTARA)

Berita Terkait

Bright By PLN Batam Segera Diluncurkan, Urusan Listrik Makin Mudah dari Genggaman Lewat Digital
Batam Masuk 10 Besar Pelabuhan dengan Pertumbuhan Konektivitas Tertinggi Dunia
Kualitas Udara Batam Tidak Sehat, DPRD Dukung Siswa TK hingga SMP Belajar dari Rumah
Mooncake Festival Meriah, Amsakar Bicara Potensi Budaya untuk Gerakkan Ekonomi Batam
18 Koperasi Desa Merah Putih Batam Diverifikasi, Tinggal Menunggu Tahap Serah Terima
Cegah Banjir, Batam Rutin Normalisasi Drainase hingga Siapkan Kolam Retensi 2027
Amsakar Dorong Guru Al-Qur’an Lebih Kreatif, Tak Hanya Kuasai Materi tapi Juga Teknologi
Amsakar – Li Claudia Siapkan SWRO untuk Penuhi Kebutuhan Air Data Center, Waduk Tetap untuk Masyarakat

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 07:00 WIB

Bright By PLN Batam Segera Diluncurkan, Urusan Listrik Makin Mudah dari Genggaman Lewat Digital

Rabu, 30 September 2026 - 06:30 WIB

Batam Masuk 10 Besar Pelabuhan dengan Pertumbuhan Konektivitas Tertinggi Dunia

Selasa, 29 September 2026 - 11:09 WIB

Kualitas Udara Batam Tidak Sehat, DPRD Dukung Siswa TK hingga SMP Belajar dari Rumah

Senin, 28 September 2026 - 10:57 WIB

Mooncake Festival Meriah, Amsakar Bicara Potensi Budaya untuk Gerakkan Ekonomi Batam

Senin, 28 September 2026 - 07:22 WIB

18 Koperasi Desa Merah Putih Batam Diverifikasi, Tinggal Menunggu Tahap Serah Terima

Berita Terbaru