Tiktok, Instrumen Media Sosial Baru dalam Politik

- Publisher

Kamis, 4 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Oleh: Irwansyah

Penulis adalah Kepala Litbang Media Indonesia Dosen Pascasarjana Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Indonesia

INIKEPRI.COM – Tiktok ialah gudangnya video viral yang cocok untuk masyarakat yang berjiwa muda. Tiktok berusaha untuk memberdayakan lebih banyak pembuat konten kreatif dan berkualitas untuk menjadi bagian dari revolusi konten.

Tiktok memiliki tiga keunggulan. Pertama, kualitas konten yang tajam dan nyata sebagai kolaborasi sempurna antara kecerdasan buatan dan jepretan gambar. Kedua, Tiktok memiliki kemampuan menyempurnakan keunggulan produk melalui sinkronisasi musik, efek spesial, dan teknologi canggih sehingga menjadi studio video kreatif yang menakjubkan di genggaman setiap penggunanya. Ketiga, daftar musik kekinian yang sangat lengkap. Tiktok membawa imajinasi dan kreativitas penggunanya ke tingkat yang lebih tinggi dan memasuki dunia baru yang tak terbatas.

BACA JUGA:  Menempa Generasi Muda Untuk Melahirkan Negarawan

Tiktok yang berpusat di Beijing dikenal Bytedance, telah tumbuh secara dramatis di sebagian besar negara Asia, termasuk Indonesia. Per 26 Februari 2021, Google Play Indonesia mencatat terdapat 9.031.265 pengunduh, sedangkan pada akun resmi Tiktok tiktokofficialindonesia memiliki 3 juta pengikut. Menurut Selular.id, dengan total unduhan 8,5% pada Juli 2020, Indonesia memperkuat posisi sebagai negara pengguna Tiktok terbesar keempat di dunia dengan sekitar 30,7 juta pengguna.

BACA JUGA:  Hati-hati! Lewat Challenge TikTok, Hacker Bisa Curi Data Pribadimu

Sekitar 49% remaja mengaku menggunakan platform Tiktok. Tiktok digunakan 2 juta lebih banyak perempuan (8,2 juta) usia 18-24 tahun (diadopsi 14,9%) jika dibandingkan dengan pria (6,1 juta) di Amerika Serikat. Tiktok menjadi sangat populer di antara Gen Z dan milenial.

Berita Terkait

Catatan Jelang Setahun Kepemimpinan ASLI: Melangkah Bertakar, Memimpin Bertuah
Green Sukuk Semakin Populer, Tapi Kenapa Lingkungan Kita Masih Rusak?
Asap, Asa dan Amsakar Achmad
Refleksi Kartini: Emansipasi, Iman, dan Tantangan Perempuan Muslim Hari Ini
Strategi Delegitimasi Aktor Kebijakan dalam Pemerintahan Prabowo – Studi Kasus Tuduhan terhadap Sufmi Dasco Ahmad
Menerobos Rutinitas Birokrasi dengan Adab dan Etika
Kemerosotan Otak dan Pembatasan Media Sosial pada Anak
Haruskah Menderita Atas Nama Indonesia?!
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:56 WIB

Catatan Jelang Setahun Kepemimpinan ASLI: Melangkah Bertakar, Memimpin Bertuah

Sabtu, 5 Juli 2025 - 10:52 WIB

Green Sukuk Semakin Populer, Tapi Kenapa Lingkungan Kita Masih Rusak?

Kamis, 29 Mei 2025 - 10:28 WIB

Asap, Asa dan Amsakar Achmad

Senin, 21 April 2025 - 11:02 WIB

Refleksi Kartini: Emansipasi, Iman, dan Tantangan Perempuan Muslim Hari Ini

Selasa, 8 April 2025 - 15:25 WIB

Strategi Delegitimasi Aktor Kebijakan dalam Pemerintahan Prabowo – Studi Kasus Tuduhan terhadap Sufmi Dasco Ahmad

Berita Terbaru