INIKEPRI.COM – Ketua Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Endang Dwi Socowati menyatakan, dapat memahami keputusan pemerintah yang melakukan penyesuaian harga BBM pada awal September 2022.
Hal itu senada dengan sikap DPP KNPI yang disampaikan ketua umum Haris Pertama beberapa waktu yang lalu.
“Kita harus pahami bersama, anggaran subsidi BBM membengkak mencapai Rp502 T. KNPI memaklumi keadaan ini,” kata Dewi, dalam siaran persnya yang diterima INIKEPRI.COM pada Selasa 13 September 2022.
Saat ini, kata dia, seharusnya bukan lagi membahas soal kenaikan harga BBM, namun yang terpenting adalah mengawal dan menjaga secara ketat penyaluran BLT BBM.
“Terkait dengan bantalan sosial sebagai bentuk pengalihan subsidi BBM yang dijanjikan oleh Pemerintah, itu yang harus kita kawal bersama bagaimana distribusinya, sebab keterbatasan data penerima BLT yang saat ini saja sebagian masih belum tepat sasaran. Ini akan menjadi persoalan baru” lanjut Dewi.
Selain itu, KNPI Kepri juga meminta pemerintah harus segera mengambil langkah untuk menjamin stabilitas harga-harga pangan.
“Ini perlahan kita ketahui bersama, pelan-pelan bahan pangan mulai merangkak naik. Pemerintah harus secepatnya menangani ini. Jangan sampai menciptakan kekacauan ekonomi ,” tutup dia. (MIZ)

















