Ketua KADIN Kepri: Jangan Jadikan Penetapan UMK untuk Kepentingan Politik

- Publisher

Jumat, 9 Desember 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua KADIN Kepri Akhmad Ma’ruf Maulana. Foto: Istimewa

Ketua KADIN Kepri Akhmad Ma’ruf Maulana. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Ketua KADIN Kepri Akhmad Ma’ruf Maulana mengingatkan dengan tegas kepada pemerintah Kota/Kabupaten yang ada di Provinsi Kepulauan Riau untuk tidak menjadikan penetapan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) sebagai ajang mencari popularitas di tahun politik.

“Yang membayar para buruh bukanlah Kepala Daerah, karena mereka itu hanya regulator. Buruh itu dibayar oleh pengusaha. Jadi saya tegaskan, mau itu Walikota, Wakil Walikota, Bupati, Wakil Bupati dan Gubernur serta Wakil Gubernur, jangan jadikan kapitalisasi UMK untuk kepentingan politik 2024,” sebut Ma’ruf saat acara ramah tamah dengan Consulate General of Republic Singapure Bynes Liau, di Grand I Hotel Nagoya, Rabu 7 Desember 2022.

BACA JUGA:  Video Viral Menghilang, Warga Perumahan Bukit Indah Piayu Mengaku Diintimidasi, Ancaman Longsor Membayangi Proyek Mahkota Property Group

BACA JUGA :

Maruf: Pemilu 2024, Golkar di Kepri Tidak Akan Menjadi Penonton Lagi

Para pengusaha, jelas Ma’ruf, tidak mempermasalahkan penyampaian pendapat dan usulan oleh para buruh lewat aksi demonstrasi mereka.

Akan tetapi, sekiranya semua pihak dan pemangku kepentingan juga harus melihat kemampuan pengusaha.

“Pemerintah juga harusnya lebih mempertimbangkan kemampuan membayar perusahaan. jangan sampai keputusan yang diambil itu membuat para pengusaha down,” ujarnya.

Lanjut Ma’ruf, pihaknya juga tidak mempermasalahkan kenaikan UMK bila itu sesuai aturan dan kondisi perekonomian.

BACA JUGA:  Peresmian PLTD Sabang sebagai Partisipasi PLN Batam dalam Penguatan Sistem Kelistrikan PT PLN (Persero) UID Aceh

Namun ia mengingatkan, kompetensi para pekerja atau buruh juga harus lebih ditingkatkan.

“Maksud saya jangan sampai ada pihak-pihak yang memainkan ini, terlebih mau masuk tahun politik. Aturan pemerintah juga lucu, sudah ada PP 36, malah ada lagi muncul Permenaker, masa Peraturan Pemerintah (PP) kalah sama Permenaker,” sebut dia..

Lanjut Ma’ruf, Pasca pandemi COVID-19, kondisi perekonomian baru mulai bangkit. Para pengusaha kembali dibebankan dengan kenaikan BBM, kenaikan pajak, dan baru-baru ini pengusaha harus bersiap menghadapi ancaman resesi global. Hal ini kata dia, lambat laun banyak perusahaan yang akan gulung tikar bila ini tidak disikapi dengan baik.

BACA JUGA:  Pemprov Kepri Dukung Kesiapan Keamanan Pilkada 2024 melalui Simulasi Sispam Kota

BACA JUGA :

Mantan Atlet Taekwondo Ryan Jimmy Siburian Daftarkan Diri Jadi Caleg Golkar

Ma’ruf menyarankan untuk para pemangku kepentingan dan para stakeholder untuk rembuk bersama mencari solusi.

Jangan sampai gejolak kenaikan UMK tahun ini menjadi alat kepentingan politik tertentu. “Sekali lagi saya tegaskan, UMK jangan dikapitalisasi, baik Rudi, Amsakar maupun Ansar Ahmad,” sebut Ma’ruf. (DI)

Berita Terkait

Pasokan Listrik Batam Bertambah 300 MW, Pemko Optimistis Investasi Kian Bergairah
Prakiraan Cuaca Kepri 17 Juli 2026: Batam hingga Natuna Berpotensi Diguyur Hujan Ringan
BP Batam Kawal Pembangunan Sekolah Rakyat Merah Putih, Dorong Peningkatan Kualitas SDM Unggul
Erlita Amsakar Ajak Kader PKK Perkuat Gerakan Eliminasi Tuberkulosis di Batam
Peremajaan Underpass Pelita Masuki Tahap Penyelesaian, BP Batam Targetkan Rampung Akhir Juli 2026
Program Makan Bergizi Gratis di Batam Kembali Bergulir 20 Juli, 139 Dapur Siap Beroperasi
BP Batam Dukung Pembangunan SMKN 13 Batam, Perkuat SDM Vokasi untuk Industri Masa Depan
Warga Lubukbaja Apresiasi Program Amsakar-Li Claudia, Air Bersih hingga Seragam Gratis Jadi Bukti Nyata

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:18 WIB

Pasokan Listrik Batam Bertambah 300 MW, Pemko Optimistis Investasi Kian Bergairah

Jumat, 17 Juli 2026 - 06:48 WIB

Prakiraan Cuaca Kepri 17 Juli 2026: Batam hingga Natuna Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:27 WIB

BP Batam Kawal Pembangunan Sekolah Rakyat Merah Putih, Dorong Peningkatan Kualitas SDM Unggul

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:12 WIB

Erlita Amsakar Ajak Kader PKK Perkuat Gerakan Eliminasi Tuberkulosis di Batam

Kamis, 16 Juli 2026 - 08:53 WIB

Peremajaan Underpass Pelita Masuki Tahap Penyelesaian, BP Batam Targetkan Rampung Akhir Juli 2026

Berita Terbaru