BMKG: Monsun Asia Picu Gelombang Laut Tinggi di Kepri

- Publisher

Senin, 27 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi gelombang tinggi. Foto: PEXELS

Ilustrasi gelombang tinggi. Foto: PEXELS

INIKEPRI.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan angin Monsun Asia memicu gelombang laut tinggi di Kepulauan Riau (Kepri).

Prakirawan BMKG Tanjungpinang Diana Siregar, dilansir dari ANTARA, Minggu 26 Februari 2023, menyebutkan Monsun Asia diprediksi aktif hingga pertengahan Maret 2023.

Monsun Asia adalah angin yang bergerak dari arah barat membawa massa udara yang lebih banyak.

BACA JUGA :

Warga Pulau Terung Naik Pitam Gegara Gelombang Speedboat Batam-Karimun Hantam Rumah

Monsun Asia tidak hanya menyebabkan gelombang tinggi, melainkan juga angin kencang dan hujan deras.

BACA JUGA:  Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini, 11 Juni 2025: Cerah Berawan dan Hujan Ringan di Beberapa Wilayah

Oleh karena itu, hari ini terjadi hujan lebat di beberapa kawasan di Kepri setelah beberapa pekan tidak terjadi hujan.

“Kecepatan angin saat ini mencapai 35 kilometer per jam,” katanya.

Dalam sepekan terakhir, kata dia, kecepatan angin, gelombang tinggi, dan pasang air laut maksimum disebabkan fenomena “Super New Moon”, namun sekarang disebabkan Monsun Asia.

Diana mengemukakan gelombang laut yang tinggi terjadi di Perairan Bintan dan Tanjungpinang mencapai 3 meter, meningkat dibanding sehari yang lalu 2,5 meter. Cuaca yang lebih ekstrem terjadi di sejumlah kawasan pesisir di Kepulauan Anambas dan Natuna. Tinggi gelombang laut di Anambas dan Natuna mencapai 6 meter.

BACA JUGA:  BMKG Natuna: Waspada Gelombang 1,25–2,5 Meter di Sejumlah Perairan Kepri 5–8 Oktober 2025

“Cuaca buruk juga dipicu oleh pertumbuhan awan kumulonimbus, awan tebal yang menjulang tinggi. Awan ini menyebabkan hujan deras yang disertai petir, angin kencang, dan gelombang tinggi,” katanya.

Diana mengimbau masyarakat pesisir agar mewaspadai cuaca ekstrem yang potensial terjadi hingga pertengahan Maret 2023 tersebut. Masyarakat sebaiknya tidak berenang di laut saat gelombang laut tinggi yang disertai angin kencang.

BACA JUGA:  Cuaca Kepri Didominasi Awan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Beberapa Wilayah

BACA JUGA :

BMKG Ingatkan Warga Pulau Bintan Waspadai Banjir Rob Pada 15-25 Februari 2023

Pengguna alat transportasi laut juga harus mewaspadai gelombang laut yang tinggi, angin kencang dan hujan deras di Perairan Bintan, Tanjungpinang, Natuna, dan Anambas.

Ia juga mengimbau nelayan, terutama yang menggunakan perahu kecil untuk tidak melaut saat cuaca buruk.

“Warga yang tinggal di pesisir Bintan, Tanjungpinang, Natuna, dan Anambas agar mewaspadai cuaca buruk tersebut, terutama saat muncul awan kumulonimbus,” katanya. (RBP/ANTARA)

Berita Terkait

Tanjungpinang Bersiap Jadi Tuan Rumah MTQ XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau 2026, 375 Peserta Akan Bertanding
MIN Tanjungpinang Cetak Siswi Berani dan Kreatif, Nuraela Islami Tampil Memesona di Lomba Bertutur
Ansar Ahmad Siapkan 100 Kampung Nelayan Merah Putih, Kepri Dinilai Paling Ideal di Indonesia
Warga Tanjungpinang Wajib Tahu! Buku Nikah Hilang atau Rusak? Kemenag Tanjungpinang Pastikan Penggantian Gratis, Ini Syaratnya
Ngeri! Warga Tanjungpinang Diterkam Buaya Saat Mencari Gonggong, Korban Jalani Operasi di RSUP Raja Ahmad Tabib
Lis Darmansyah Pangkas OPD Tanjungpinang dari 32 Jadi 26, Efisiensi Anggaran Tembus Rp8 Miliar
Tanjungpinang Tak Mau Cuma Kebagian ‘Debu’, Wisman dari Batam Dibidik Menginap dan Belanja
MAN Insan Cendekia Batam Juara Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Tingkat Kepri

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:00 WIB

Tanjungpinang Bersiap Jadi Tuan Rumah MTQ XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau 2026, 375 Peserta Akan Bertanding

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:11 WIB

MIN Tanjungpinang Cetak Siswi Berani dan Kreatif, Nuraela Islami Tampil Memesona di Lomba Bertutur

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:53 WIB

Ansar Ahmad Siapkan 100 Kampung Nelayan Merah Putih, Kepri Dinilai Paling Ideal di Indonesia

Minggu, 17 Mei 2026 - 07:46 WIB

Warga Tanjungpinang Wajib Tahu! Buku Nikah Hilang atau Rusak? Kemenag Tanjungpinang Pastikan Penggantian Gratis, Ini Syaratnya

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:12 WIB

Ngeri! Warga Tanjungpinang Diterkam Buaya Saat Mencari Gonggong, Korban Jalani Operasi di RSUP Raja Ahmad Tabib

Berita Terbaru