INIKEPRI.COM – Kasus kecelakaan kerja yang menimpa dua pekerja saat membersihkan kapal milik Pertamina bernama Abherka di galangan kapal Pax Ocean, Tanjung Uncang, Kota Batam, pada Selasa 7 Maret 2023 malam, disesali oleh sejumlah pihak.
Salah satunya Edo Andrean, Ketua umum Forum Kepemimpinan Mahasiswa Kota Batam.
Kepada INIKEPRI.COM, Rabu 8 Maret 2023, Edo mengutuk keras peristiwa yang mengakibatkan hilangnya dua nyawa tersebut.
Edo menjelaskan, para pekerja itu adalah karyawan subkon dari PT Ganda Samudra. Ia menyebut, pihak perusahaan subkon lalai.
“Kami mengutuk keras lalainya pengawasan K3 oleh pihak PT Ganda Samudra. Hingga dua pekerja harus meregang nyawa karena teledornya perusahaan tersebut,” kecam Edo.
Dugaan Edo, dua pekerja malang tersebut menghirup gas yang masih tinggi di dalam tangki.

“Jelas, sekali lagi kami menilai, pengawasan K3 dari PT Ganda Samudra yang lalai. Itu berarti gas di dalam tangki masih tinggi,” terang Edo.
“Harusnya, perusahaan subkon dalam hal ini PT Ganda Samudra terlebih dahulu mengecek kondisi dalam tangki dengan alat gas detektor apakah sudah bebas dari gas berbahaya,” tambah dia.
Edo menjelaskan kembali, seandainya gas masih ada dan tinggi, harusnya alat untuk pekerjaan diletakkan di atas dek.
Edo kemudian mendesak Polda Kepri untuk mengusut tuntas atas peristiwa yang menghilangkan dua nyawa pekerja ini.
“Forum Kepemimpinan Mahasiswa Kota Batam meminta Dirkrimsus Polda Kepri untuk menangkap kepala pengawasan K3 dari PT Ganda Samudra dan periksa juga direkturnya terkait hal ini,” sebut Edo.
Edo menilai, hal itu didasarkan bukan pertama kali peristiwa serupa terjadi di Kota Batam.
“Ini bukan kasus pertama. Biar ada efek jera agar tidak teledor di kemudian hari oleh PT Ganda Samudra atau lainnya, kedua orang itu harus segera diperiksa. Perusahaan jangan semata cari untung saja, tapi abaikan nyawa orang lain,” ucap Edo.
Penutup, Edo mengatakan, akan melakukan advokasi ke keluarga korban agar mendapatkan keadilan.
“Apabila pengawas dan direktur PT Ganda Samudra bebas dan lepas tangan, Forum Kepemimpinan Mahasiswa Kota Batam akan menggelar unjuk rasa agar korban dapat keadilan,” tutup Edo menegaskan. (MIZ)

















