Ansar Ahmad Harap Karimun dan Bintan Diatur Sebagai Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas

- Admin

Jumat, 14 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

konferensi pers Peluncuran Program Pengembangan Kawasan Rempang. Foto: ANTARA

konferensi pers Peluncuran Program Pengembangan Kawasan Rempang. Foto: ANTARA

INIKEPRI.COM – Gubernur Provinsi Kepulauan Riau Ansar Ahmad berharap agar wilayah Karimun dan Bintan untuk dapat segera diatur sebagai Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPB PB) menyeluruh sebagaimana Batam oleh pemerintah pusat.

Dengan menjadi KPB PB secara menyeluruh, pemerintah daerah dapat memberikan kepastian hukum bagi investor yang tertarik untuk berinvestasi di kedua wilayah tersebut.

BACA JUGA :

Akan Diresmikan Mei Mendatang, Gubernur Ansar Cek Progres Pengerjaan Rumah Singgah Jakarta

“Kadangkala ketika investor melakukan investasi di batas antara KPB PB dan non KPB PB di Bintan dan Karimun, kita juga sulit memberikan jawaban karena perlakuannya berbeda, sebagian di kawasan pabean sebagian non pabean,” kata Ansar dalam konferensi pers Peluncuran Program Pengembangan Kawasan Rempang dilansir dari ANTARA, Rabu 12 April 2023.

Baca Juga :  Ansar Tekankan Pentingnya Pengelolaan dana Haji yang Aman, Produktif dan Bermanfaat bagi Umat

Menurut Ansar, beberapa waktu yang lalu, pihaknya sudah mengusulkan kepada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian agar Bintan dan Karimun dapat ditetapkan sebagai KPB PB secara menyeluruh.

Baca Juga :  Kasus COVID-19 Melonjak, Pemprov Kepri Dorong Isolasi Mandiri

Ketiga kawasan di Kepulauan Riau tersebut, yakni Batam, Bintan, dan Karimun diharapkan dapat terus menjadi penarik investasi yang masuk ke Kepulauan Riau dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di kepulauan yang dilewati 86 ribu kapal perdagangan di 2022.

Untuk itu, pemerintah daerah juga terus melakukan berbagai usaha melalui insentif guna mempercepat pengembangan ketiga wilayah tersebut.

“Ini tentu tidak hanya bicara insentif dalam bentuk fiskal tapi juga non fiskal, seperti pelayanan perizinan investasi yang baik yang cepat, dan efisien, sehingga kepastian hukum seperti itu melahirkan animo bagi para pelaku investasi untuk berinvestasi di Kepulauan Riau,” katanya.

Baca Juga :  Kunjungan Wisatawan ke Kepri Naik 11 Persen, Target 1,7 Juta Wisman 2025 Dibidik

Ia juga mengatakan wilayah lain di Kepulauan Riau akan terus dikembangkan karena memiliki potensi besar untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kami akan terus mendukung semua potensi di kabupaten dan kota di Kepri ini yang sesungguhnya punya potensi besar, bisa menghasilkan kontribusi ekonomi yang kita yakini bisa lebih besar,” ucapnya. (RBP/ANTARA)

Berita Terkait

Lis Buka Turnamen Domino, Dorong Interaksi Sosial dan Kebersamaan Masyarakat
Cek Jadwal Kapal PELNI Batam Januari–Februari 2026, Rute Belawan dan Tanjung Priok
Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis
Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali
11 Perusahaan Gelar Konsultasi Publik Pengelolaan Sedimentasi Laut di Bintan Pesisir
Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 09:25 WIB

Lis Buka Turnamen Domino, Dorong Interaksi Sosial dan Kebersamaan Masyarakat

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:50 WIB

Cek Jadwal Kapal PELNI Batam Januari–Februari 2026, Rute Belawan dan Tanjung Priok

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:14 WIB

Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:16 WIB

Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:29 WIB

11 Perusahaan Gelar Konsultasi Publik Pengelolaan Sedimentasi Laut di Bintan Pesisir

Berita Terbaru