Orang Kaya di Batam Disarankan Tidak Masukkan Anaknya di Sekolah Negeri

- Publisher

Jumat, 2 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu sekolah dasar negeri di Batam. Foto: INIKEPRI.COM

Salah satu sekolah dasar negeri di Batam. Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam, menyarankan agar keluarga yang berkecukupan atau orang kaya, untuk tidak mendaftarkan anaknya ke sekolah negeri.

Melansir laman KOMPAS.COM, Kepala Disdik Batam Tri Wahyu Rubianto menyebutkan, hal ini dilakukan guna mengatasi keterbatasan kursi dari jumlah kelulusan Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang tidak sebanding saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2023.

BACA JUGA:  Kenduri KI-Ekraf Batam Diserbu 800 Pendaftar, Swara 2025–2030 Dilantik, Amsakar Ajak Pelaku Kreatif Perkuat Legalitas dan Semangat Kolektif

BACA JUGA :

Dibuka 3 Juni, Ini Link Pendaftaran PPDB Batam 2023 untuk SD Negeri

“Kami khawatirkan akan berdampak pada keterbatasan kursi. Makanya kami sarankan untuk orangtua mampu bisa mendaftarkan anaknya ke sekolah swasta agar kuota penerimaan lulusan SD dan SMP bisa terakomodasi semua,” kata Wahyu, Jumat (2/6/2023).

BACA JUGA:  249 Pekerja Migran dari Singapura-Malaysia Positif COVID-19

Untuk tahun ini, kata Wahyu, jumlah siswa SD yang lulus sebanyak 21.603 orang dan SMP 18.965 orang.

“Jika semuanya ke negeri, tentunya akan tidak tertampung. Makanya kami sangat berharap sekali untuk orangtua mampu bisa mengarahkan anaknya ke swasta, karena sekolah swasta di Batam kualitasnya sudah sangat-sangat baik,” terang Wahyu.

BACA JUGA:  Marlin: Pandemi Semakin Memperkuat Persaudaraan dan Kebersamaan

Dinas Pendidikan Batam juga telah menginformasikan kepada sejumlah sekolah swsata untuk lebih dulu membuka pendaftaran.

“Agar jumlah siswa yang akan masuk ke sekolah negeri akan berkurang. Baik dari jalur zonasi, afirmasi, prestasi, maupun perpindahan orangtua,” tambah Wahyu. (RBP/KOMPAS)

Berita Terkait

BP Batam Upayakan Hujan Turun di Waduk Lewat Operasi Modifikasi Cuaca
Amsakar Achmad Raih Penghargaan Wali Kota Pendukung Zakat Terbaik 2026
Kaveling Laut Batam Dikembalikan ke BP Batam, Amsakar Tegaskan Tata Ruang Terintegrasi
Soroti Konten TikTok @human.activity yang Dinilai Provokatif, Relawan ASLI Datangi Tim Siber Polda Kepri
Dinilai Lampaui Batas Kritik, Relawan ASLI Siapkan Laporan terhadap Akun TikTok @human.activity
Perkuat Kepedulian terhadap Sesama, BP Batam Gelar Donor Darah dalam Rangkaian Hari Bakti ke-55
Hari Santri Nasional 2026, Sekda Batam Dorong Santri Kuasai Teknologi
DPRD Batam Setujui Ranperda Pengelolaan Sampah, Fokus pada Sistem Terpadu

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:45 WIB

BP Batam Upayakan Hujan Turun di Waduk Lewat Operasi Modifikasi Cuaca

Minggu, 25 Oktober 2026 - 07:29 WIB

Amsakar Achmad Raih Penghargaan Wali Kota Pendukung Zakat Terbaik 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:34 WIB

Kaveling Laut Batam Dikembalikan ke BP Batam, Amsakar Tegaskan Tata Ruang Terintegrasi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:40 WIB

Soroti Konten TikTok @human.activity yang Dinilai Provokatif, Relawan ASLI Datangi Tim Siber Polda Kepri

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:30 WIB

Dinilai Lampaui Batas Kritik, Relawan ASLI Siapkan Laporan terhadap Akun TikTok @human.activity

Berita Terbaru