Dianggap Lalai, PAMPI Desak Kepala Imigrasi Batam Segera Dicopot

- Admin

Senin, 4 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Badri Wardana ketua PAMPI (Persatuan Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Indonesia) Kota Batam. Foto: INIKEPRI.COM

Badri Wardana ketua PAMPI (Persatuan Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Indonesia) Kota Batam. Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – PAMPI (Persatuan Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Indonesia) Kota Batam, mendesak Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Subki Miuldi S.Kom M.H, untuk segera dicopot menyusul terungkapnya sindikat love scamming yang melibatkan sebanyak 88 warga negara asing (WNA) China di Kawasan Industrial Kara, Batam Center, pada Selasa (30/8/2023) lalu.

“Kami dari PAMPI Kota Batam meminta Dirjen Imigrasi untuk mencopot Kepala Imigrasi Batam dari jabatannya karena dianggap lalai atas masuknya TKA China yang terlibat love scamming,” tegas Badri Wardana, Ketua PAMPI Kota Batam, Senin (4/9/2023).

BACA JUGA :

88 Pelaku ‘Love Scamming’ Asal China Ditangkap di Batam

Kominfo akan Panggil Ditjen Imigrasi Terkait Dugaan Kebocoran Data Paspor WNI

Sepanjang 2022, 90 Ribu Paspor Diterbitkan Imigrasi Batam

Baca Juga :  KNPI Kepri Ajak Pemuda Ikuti Lomba Orasi 'Andai Aku Jadi Calon Kepala Daerah'

Menurut PAMPI, kata Badri, masuknya para TKA asal China itu adalah bukti kelalaian dari pihak Imigrasi Kota Batam, oleh karena itu pencopotan Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam harus segera dilakukan.

“Karena kami anggap, yang bersangkutan yang harus bertanggung jawab atas kecolongan ini,” jelas dia.

Tak hanya itu, lanjut Badri, PAMPI juga meminta Dirjen Imigrasi juga untuk mengevaluasi pegawai Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam.

“Pegawai dan pejabat terkait yang ada di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam juga kami minta untuk dievaluasi karena kasus ini. Termasuk diantaranya masih banyaknya temuan kami calo dokumen keimigrasian,” kata dia lagi.

Sementara itu, melansir laman Batampos.co.id (31/8/2023), Humas Informasi, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kota Batam, Ritus Ramadhana mengatakan pihaknya masih berkoordinasi dan komunikasi dengan pihak kepolisian terkait WNA yang diamankan.

Baca Juga :  Zona Merah Hampir di Seluruh Kota Batam

Ritus menyampaikan untuk dokumen WNA seperti nama dan paspornya juga belum diketahui. Sehingga belum memberikan informasi terkait keimigrasian 88 WNA China yang tertangkap dalam love scamming tersebut.

“Masih tahap pemeriksaan. Jadi belum diketahui status WNA China ini,” sebutnya.

Ritus menjelaskan pihaknya selama ini sudah berupaya menjalankan pemeriksaan terhadap WNA sesuai dengan prosedur. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir adanya penyalahgunaan keimigrasian.

Imigrasi Batam tentunya sudah melakukan pengawasan terhadap keberadaan dan kegiatan orang asing di Kota Batam. Baik secara administratif melalui permohonan Visa dan Izin Tinggal, perlintasan masuk keluar wilayah Indonesia serta kegiatan dan keberadaan Orang Asing tersebut.

Baca Juga :  Deputi VII BP Batam Komitmen Atasi Persoalan Banjir di Batam

Fungsi pengawasan ini juga dijalankan oleh instansi-instansi lain dalam lingkup Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora). Koordinasi dengan semua pihak diperlukan, agar tidak ada yang menyalahi keimigrasian terkait keberadaan WNA di Kota Batam ini.

“Khusus untuk kasus terbaru ini, akan segera kami follow up,” tutupnya.

Sebelumnya, Polda Kepulauan Riau bersama Kepolisian Rakyat Tiongkok pada 29 Agustus 2023, berhasil menggerebek dan menangkap 88 tersangka. Uniknya, semua korban dari kejahatan ini adalah WNA, tidak ada warga Indonesia yang menjadi korban. Total kerugian yang dialami oleh para korban mencapai 10 ribu Yuan atau setara dengan Rp20 miliar. (MIZ)

Berita Terkait

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis
Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali
Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal
BP Batam Serahkan SK Pegawai Tetap, Dorong Penguatan SDM Unggul
Amsakar Dorong Usulan Musrenbang yang Berdampak Langsung bagi Warga
Dapur SPPG di Kepri Bertambah, Dorong Percepatan Program MBG di Kawasan Pulau Terdepan

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:08 WIB

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:14 WIB

Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:16 WIB

Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:27 WIB

Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

Senin, 12 Januari 2026 - 21:10 WIB

LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB