Bayi Badak Sumatera Lahir dari Induk Bernama Ratu di TN Way Kambas

- Publisher

Minggu, 1 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anak Badak Sumatera (Dicerorhinus Sumatrensis) berjenis kelamin betina dan induknya bernama Ratu di Suaka Rhino Sumatera, Taman Nasional Way Kambas (SRS TNWK), Provinsi Lampung pada Sabtu (30/9/2023). Foto:Biro Humas KLHK

Anak Badak Sumatera (Dicerorhinus Sumatrensis) berjenis kelamin betina dan induknya bernama Ratu di Suaka Rhino Sumatera, Taman Nasional Way Kambas (SRS TNWK), Provinsi Lampung pada Sabtu (30/9/2023). Foto:Biro Humas KLHK

INIKEPRI.COM – Satu ekor anak Badak Sumatera (Dicerorhinus Sumatrensis) berjenis kelamin betina kembali lahir dari induk bernama Ratu di Suaka Rhino Sumatera, Taman Nasional Way Kambas (SRS TNWK), Provinsi Lampung, pada Sabtu, 30 September 2023, pukul 01.44 WIB.

“Kabar ini tentu menjadi berita bahagia, tidak hanya untuk masyarakat Indonesia tetapi juga dunia. Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pihak-pihak yang terlibat dalam kelahiran badak sumatera ini. Harapannya, kita dapat terus mendapat kabar bahagia dari kelahiran-kelahiran badak sumatera dan satwa dilindungi lainnya di masa depan,” kata Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Menteri LHK), Siti Nurbaya, dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (30/9/2023).

BACA JUGA:  Herry Wirawan Guru yang Cabuli Santriwati Hingga Hamil Dituntut Hukuman Mati dan Kebiri Kimia!

BACA JUGA :

Kaum Adam Paling Suka! Maria Vania Unggah Foto Berbikini di Kolam Renang

Tante ‘Pemersatu Bangsa’ Ernie Umbar Bagian Terindah, Warganet: Nyut-nyutan

Menurut Menteri Siti, Bayi Badak yang bellum diberi nama tersebut merupakan kelahiran ketiga Badak Sumatera betina berumur 23 tahun ini selama menjadi penghuni SRS TNWK, setelah sebelumnya melahirkan Andatu pada 2012 dan Delilah pada 2016.

Ketiga individu badak yang dilahirkan badak Ratu merupakan hasil perkawinannya dengan badak jantan bernama Andalas berusia 22 tahun.

Kelahiran anak badak Ratu ini menambah jumlah badak di SRS TNWK menjadi sembilan ekor, yang terdiri atas lima badak betina bernama Ratu, Bina, Rosa, Delilah, dan Sedah Mirah serta tiga ekor badak Jantan bernama Andalas, Harapan, dan Andatu.

BACA JUGA:  Suaminya Menolak Diajak 'Enak-Enak', Wanita Ini Nekat Gantung Diri

“Dari upaya pengembangbiakan semi alami yang dilakukan, saat ini SRS TNWK telah berhasil menghasilkan empat individu badak sumatera yang lahir, yaitu Andatu (2012), Delilah (2016), Sedah Mirah (2022), dan anak ketiga dari Ratu-Andalas (2023),” tuturnya.

Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (Dirjen KSDAE) KLHK, Satyawan Pudyatmoko, menambahkan, saat ini SRS TNWK adalah satu-satunya tempat pengembangbiakan semi in-situ yang dikelola oleh Balai TNWK dan Yayasan Badak Indonesia (YABI).

BACA JUGA:  Peringati Hari Anak Nasional, OJK dan bank bjb Gelar Kampanye Ayo Menabung di Bogor

Tujuan utamanya pengembangbiakan ini adalah menghasilkan anak badak sumatera untuk mempertahankan keberlangsungan hidup spesies badak sumatera yang kini terancam punah.

“Anak-anak Badak Sumatera hasil program pengembangbiakan di SRS TNWK ke depannya dapat dilepasliarkan kembali ke habitat alaminya,” katanya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif YABI, Jansen Manansang, mengtatakan, proses pengembangbiakan Badak Sumatera tidak hanya melalui upaya reproduksi alami, melainkan juga menggunakan teknologi untuk mengoptimalkan upaya ini.

“SRS TNWK berencana untuk mengintegrasikan metode Assisted Reproductive Technology (ART) atau Teknologi Reproduksi Berbantu untuk pengembangbiakan badak sumatera,” tandas Jansen. (RBP)

Berita Terkait

29 Mahasiswa Batam Kuliah di ITB Lewat Beasiswa Pemko, Firmansyah Terima Apresiasi
Natuna Siapkan Kolam Renang Rp11,8 Miliar untuk POPDA Kepri 2028
Menteri Pangan dan Kepala BP Batam Dorong Kompetensi Jurnalis, Ajak Pers Kawal Kemajuan Daerah dan Agenda Pembangunan Nasional
Bupati Cen Sui Lan Libatkan Kejari dalam Pembenahan Tata Kelola Aset Natuna
Li Claudia Tinjau Kesiapan 512 Titik PJU dan Serah Terima ROW 30 Melcem, BP Batam Perkuat Infrastruktur Jalan
Pansus DPRD Batam Mulai Bahas Revisi Perda Ketertiban Umum, Anwar Anas Buka Ruang Aspirasi Publik
Bupati Cen Sui Lan Sambut Pangdam XXV/SMR di Natuna, Kesiapan Batalyon Gardapati Jadi Perhatian
Dukung Kebutuhan Data Centre, Citramas Group Investasi Rp 600 Miliar Bangun SWRO Kabil

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 07:29 WIB

29 Mahasiswa Batam Kuliah di ITB Lewat Beasiswa Pemko, Firmansyah Terima Apresiasi

Jumat, 6 November 2026 - 07:07 WIB

Natuna Siapkan Kolam Renang Rp11,8 Miliar untuk POPDA Kepri 2028

Kamis, 5 November 2026 - 13:10 WIB

Bupati Cen Sui Lan Libatkan Kejari dalam Pembenahan Tata Kelola Aset Natuna

Kamis, 5 November 2026 - 12:44 WIB

Li Claudia Tinjau Kesiapan 512 Titik PJU dan Serah Terima ROW 30 Melcem, BP Batam Perkuat Infrastruktur Jalan

Kamis, 5 November 2026 - 12:22 WIB

Pansus DPRD Batam Mulai Bahas Revisi Perda Ketertiban Umum, Anwar Anas Buka Ruang Aspirasi Publik

Berita Terbaru