Kawasan Street Food Kuliner Bintan Center Ditempati 36 Pedagang UMKM

- Admin

Senin, 22 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Street Food Kuliner Bintan Center telah diresmikan penggunaannya oleh pedagang UMKM dan kini dikelola pihak BUMD Tanjungpinang. Foto: Diskominfo Tanjungpinang

Street Food Kuliner Bintan Center telah diresmikan penggunaannya oleh pedagang UMKM dan kini dikelola pihak BUMD Tanjungpinang. Foto: Diskominfo Tanjungpinang

INIKEPRI.COM – Street Food Kuliner Bintan Center telah diresmikan penggunaannya oleh pedagang UMKM dan kini dikelola pihak BUMD Tanjungpinang.  

Pada kawasan Street Food Kuliner Bintan Center ini terdapat 36 gerobak pedagang kuliner UMKM beraneka ragam di sepanjang kawasan tersebut. 

Direktur BUMD Tanjungpinang Windrasto Dwi Guntoro mengatakan dengan diresmikan Street Food Kuliner Bintan Center sebagai pengelola adalah pihak BUMD Tanjungpinang. 

“Kita baru launching ini dengan ada 36 gerobak. Jadi yang jelas kebersihan kita jaga, kuliner kalau bisa bermacam ragam,” jelas Guntoro. 

Baca Juga :  Ansar Resmi Menutup Gelaran KURMA 2024

BACA JUGA:

Street Food Kuliner Bintan Center Diresmikan, Salah Satu Ikon Kuliner Tanjungpinang

Dirinya melanjutkan dikarenakan first time pelaku UMKM berjualan di kawasan Street Food Kuliner Bintan Center, pihaknya mengatur sedemikian rupa dengan mengikuti aturan sehingga bisa menjadi tempat seperti di Malioboro Jogyakarta.
 
“Terutama kita  bersinergi dengan pemilik ruko biar sama sama mendapatkan hasilnya, dan dampak dari Street Food Kuliner ini supaya mereka juga bisa berkolaborasi untuk mendapatkan keuntungan,” ujarnya. 

Baca Juga :  Hadiri Pelantikan DPD GAMKI Kepri, Ansar Ajak Jaga Keutuhan NKRI

Untuk saat ini, Guntoro mengungkapkan baru 31 gerobak yang terisi namun ada beberapa masih kosong. 

Untuk biaya sewa lapak, Guntoro menuturkan per hari Rp15 – 20 ribu plus pajak diperkirakan pedagang membayar sewa dalam satu bulan Rp555 ribu.

Baca Juga :  Disbudpar Tanjungpinang Gelar Pameran Temporer Siklus Kehidupan Orang Melayu

“Rp555 ribu ini untuk kebersihan, air, keamanan, biaya listrik supaya semuanya terjaga,” ucapnya. 
Sementara terkait keuntungan yang didapatkan pada kawasan Street Food Kuliner Bintan Center sangat kecil dibandingkan pendapatan Akau Potong Lembu. 

“Kalau pendapatan karena hanya 36 pedagang itu pasti keuntungan lebih kecil, berbeda sama Akau. Akau itu 85 pedagang, tapi di sini 36 pedagang paling untungnya sebulan Rp7 jutaan,” pungkasnya. (RP)

Berita Terkait

Lis Buka Turnamen Domino, Dorong Interaksi Sosial dan Kebersamaan Masyarakat
Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam
BMKG Prakirakan Cuaca Tanjungpinang Relatif Stabil, Warga Tetap Diimbau Waspada Hujan Lokal
Wali Kota Lis Siapkan Program Pembenahan Pariwisata 2026
BTN Kepri Moonrun 2025: Strategi Olahraga untuk Menggerakkan Ekonomi Daerah
Posyandu 6 SPM Mulai Diterapkan di Senggarang, Wali Kota Lis: Layanan Harus Lebih Dekat dan Tepat
Bersama HIMNI, Wali Kota Lis Hadiri Syukuran Natal dan Tahun Baru
291 Personel Gabungan Disiagakan Amankan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Tanjungpinang

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 09:25 WIB

Lis Buka Turnamen Domino, Dorong Interaksi Sosial dan Kebersamaan Masyarakat

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:25 WIB

Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam

Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:24 WIB

BMKG Prakirakan Cuaca Tanjungpinang Relatif Stabil, Warga Tetap Diimbau Waspada Hujan Lokal

Jumat, 2 Januari 2026 - 10:04 WIB

Wali Kota Lis Siapkan Program Pembenahan Pariwisata 2026

Minggu, 28 Desember 2025 - 10:00 WIB

BTN Kepri Moonrun 2025: Strategi Olahraga untuk Menggerakkan Ekonomi Daerah

Berita Terbaru