Disbudpar Tanjungpinang Gelar Pameran Temporer Siklus Kehidupan Orang Melayu

- Publisher

Rabu, 11 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tanjungpinang gelar pameran temporer dengan mengusung tema Siklus Kehidupan Orang Melayu di Museum Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah, Selasa (10/10/2023). Foto: Diskominfo Kepri

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tanjungpinang gelar pameran temporer dengan mengusung tema Siklus Kehidupan Orang Melayu di Museum Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah, Selasa (10/10/2023). Foto: Diskominfo Kepri

INIKEPRI.COM – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tanjungpinang gelar pameran temporer dengan mengusung tema Siklus Kehidupan Orang Melayu di Museum Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah, Selasa (10/10/2023).

Pameran temporer dibuka langsung oleh Asisten III Administrasi Umum Pemko Tanjungpinang Augus Raja Unggul. Pameran ini akan berlangsung selama lima hari sampai 15 Oktober mendatang.

Augus Raja Unggul mengatakan, melalui pameran temporer ini diharapkan dapat memberikan berbagai informasi terutama mengenai siklus kehidupan orang Melayu, sehingga generasi muda dapat mengetahui bagaimana kebiasaan atau tradisi orang Melayu dari mulai kelahiran hingga kematian.

“Artinya cukup banyak nilai-nilai kearifan lokal mungkin bisa kita aplikasikan kembali dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

BACA JUGA:  Buka Festival Tahunan MAN Tanjungpinang, Kakanwil Kemenag Kepri Dorong Siswa Berprestasi Hingga Level Dunia

Menurut Augus, sangat penting bagi masyarakat untuk memahami asal muasal tradisi dan kebudayaan di Kota Tanjungpinang yang berasaskan budaya Melayu.

BACA JUGA :

Tingkatkan Kualitas SDM Pelaku Ekraf, Disbudpar Tanjungpinang Adakan Pelatihan Digital Branding dan Kuliner

Disbudpar Umumkan Empat Karya Terbaik Lomba Foto Story 2023, Ini Pemenangnya
“Sebagai masyarakat yang berbudaya dan beradab, sudah menjadi tugas kita untuk selalu memastikan nilai-nilai adat dan tradisi lokal, supaya tidak tergerus oleh arus globalisasi” tuturnya.

Ia menyampaikan, salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menjaga kelestarian budaya kita dengan melaksanakan kegiatan bersifat edukatif seperti pameran temporer ini.

“Saya menyampaikan apresiasi, penghargaan dan terimakasih setinggi-tingginya kepada semua pihak, kita harapkan kegiatan ini bisa berjalan dengan lancar dan sukses,” imbuhnya.

BACA JUGA:  Tingkatkan Layanan Pariwisata, Disbudpar Tanjungpinang Latih 80 Pengelola Homestay dan Pemandu Wisata

Sementara itu, Kepala Disbudpar Kota Tanjungpinang Muhammad Nazri mengatakan, kegiatan pameran temporer ini telah berkolaborasidengan Badan Pelestarian Budaya Wilayah 4 Kepri, Pusat Lembaga Bahasa Kepri, Dinas Kebudayaan Provinsi Kepri, Dinas Perpustakaan dan Arsip Kepri dan Tanjungpinang, serta Museum Bahari Bintan.

Menurutnya, tujuan diadakan kegiatan ini adalah untuk menggambarkan bagaimana siklus kehidupan orang Melayu dimulai dari kelahiran sampai kematian, dimana dalam pameran ini akan menggambarkan detail kebiasaan, adat dan tradisi kehidupan orang Melayu.

“Pameran ini juga bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan khususnya bagi generasi muda akan budaya Melayu,” ucapnya.

BACA JUGA:  Kolaborasi dengan LAM, Disbudpar Tanjungpinang Gelar Festival Silat Serumpun 2023

Kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kecintaan untuk melestarikan, mengembangkan kebudayaan Melayu yang merupakan cerminan budaya kota Tanjungpinang.

Disamping itu kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan minat terutama pelajar dan mahasiswa untuk berkunjung sambil menggali informasi di Museum Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah mulai dari sejarah hingga adat dan tradisi yang ada di Tanjungpinang

“Kami mengucapkan terimakasih kepada pihak-pihak yang telah membantu serta memberikan dan meminjamkan koleksi, sehingga pameran ini dapat terlaksana.Dengan kebersamaan yang terjalin dengan baik, diharapkan dapat memberikan dampak yang positif bagi pengembangan Museum Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah,” imbuhnya. (DI)

Berita Terkait

Pemko Tanjungpinang Siapkan Seragam, Tas, dan Sepatu Gratis bagi Siswa TK hingga SMP
Lis Darmansyah Tawarkan Tanjungpinang Jadi Basis Industri Gula Organik dan VCO, Sasar Pasar Ekspor Dunia
Semester I 2026, Investasi Tanjungpinang Naik Jadi Rp470 Miliar, Pulau Basing Disiapkan Jadi Magnet Baru
Budaya Qurani Terus Tumbuh, Santri Asrama MTsN Tanjungpinang Konsisten Murojaah dan Setoran Tahfidz
Pemko Tanjungpinang Gandeng BTN Perkuat Transformasi Digital dan Layanan Publik
Tanjungpinang Terima Bantuan Rehabilitasi 589 Rumah Tidak Layak Huni dari Pemerintah Pusat
Wali Kota Tanjungpinang Terbitkan Edaran GAMAS, ASN Boleh Terlambat Demi Antar Anak ke Sekolah
Lomba Gerak Jalan Proklamasi Tanjungpinang 2026 Dibuka, Pendaftaran Kini Sepenuhnya Online

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:26 WIB

Pemko Tanjungpinang Siapkan Seragam, Tas, dan Sepatu Gratis bagi Siswa TK hingga SMP

Kamis, 30 Juli 2026 - 06:42 WIB

Lis Darmansyah Tawarkan Tanjungpinang Jadi Basis Industri Gula Organik dan VCO, Sasar Pasar Ekspor Dunia

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:59 WIB

Semester I 2026, Investasi Tanjungpinang Naik Jadi Rp470 Miliar, Pulau Basing Disiapkan Jadi Magnet Baru

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:24 WIB

Budaya Qurani Terus Tumbuh, Santri Asrama MTsN Tanjungpinang Konsisten Murojaah dan Setoran Tahfidz

Rabu, 22 Juli 2026 - 07:19 WIB

Pemko Tanjungpinang Gandeng BTN Perkuat Transformasi Digital dan Layanan Publik

Berita Terbaru

100 santri Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) dari berbagai desa di Kecamatan Kundur berkumpul mengikuti Tabligh Akbar bertajuk

Tg. Balai Karimun

100 Santri TPQ Ikuti Tabligh Akbar “Kundur Menghafal Al-Qur’an”

Senin, 3 Agu 2026 - 08:45 WIB