Ada Lima Target yang Harus Dicapai Menuju Indonesia Emas 2045

- Publisher

Selasa, 23 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy saat agenda konferensi yang diselenggarakan oleh Universitas Muhammadiyah Bengkulu secara daring, pada Senin (22/1/2024). Foto: Kemenko PMK

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy saat agenda konferensi yang diselenggarakan oleh Universitas Muhammadiyah Bengkulu secara daring, pada Senin (22/1/2024). Foto: Kemenko PMK

INIKEPRI.COM – Sedikitnya ada lima target yang harus dicapai agar Indonesia menjadi bangsa maju dengan kekuatan ekonomi ke lima di dunia dalam konferensi internasional tentang hukum, kebijakan, dan politik.

Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy saat agenda konferensi yang diselenggarakan oleh Universitas Muhammadiyah Bengkulu secara daring, pada Senin (22/1/2024).

“Ada lima parameter yang harus dicapai dan perlu menjadi perhatian bersama agar Indonesia menjadi negara maju dengan SDM yang unggul, profesional, produktif, berdaya saing, serta berkepribadian Indonesia,” kata Menko Muhadjir.

Kelima parameter tersebut diantara pendapatan per kapita tinggi, setara negara maju dengan Gross National Income per kapita sebesar US$30.300, tingkat kemiskinan menuju nol persen.

BACA JUGA:  Menko PMK: Angka Kemiskinan dan Kemiskinan Ekstrem Turun Signifikan di Semester I 2024

Kemudian tingkat pengangguran terbuka empat persen, angka kematian bayi di bawah delapan kematian per 1.000 kelahiran, serta angka melek huruf tinggi.

BACA JUGA:

Menko PMK Inginkan Pemprov Kepri Miliki Kebijakan Atur Beras

Sebagai upaya untuk menciptakan SDM yang kompeten dan berdaya saing, pemerintah telah menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 68 Tahun 2022 tentang Revitalisasi Pendidikan Vokasi dan Pelatihan Vokasi yang ditetapkan pada 27 April 2022.

Menko Muhadjir menyebut revitalisasi itu diperlukan untuk menyiapkan tenaga kerja yang unggul, berdaya saing, terampil, bermutu, dan kompeten sesuai dengan kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang.

BACA JUGA:  Gara-Gara Covid-19, Plt Bupati ini Meninggal Dunia

“Untuk menjadi negara maju dan mewujudkan visi Indonesia Emas 2045, maka kita harus mampu menyiapkan SDM yang kompeten, produktif dan berdaya saing di semua sektor industri dan bidang pekerjaan. Dan yang tidak kalah penting adalah kita juga harus menciptakan banyak wirausahawan,” kata Menko Muhadjir.

Seperti diketahui, saat ini Indonesia tengah menghadapi tantangan besar dalam upaya peningkatan kompetensi sumber daya manusia di era globalisasi dan teknologi digital.

Tantangan tersebut sekaligus menjadi peluang besar dari sisi demografi, dimana penduduk Indonesia didominasi oleh generasi Z dengan jumlah mencapai 75,49 juta jiwa atau 27,94 persen, dan milenial mencapai 69,90 juta jiwa atau 25,87 persen.

BACA JUGA:  AKBP Andri Kurniawan, “Macan Barelang” Resmi Jabat Kapolres Pangandaran

Menko Muhadjir menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan konferensi internasional tersebut. Ia berharap agenda itu dapat menghasilkan solusi dan rekomendasi konstruktif yang dapat menjadi landasan dalam menghasilkan kebijakan yang bermutu.

“Semoga silaturahmi ini menghasilkan solusi dan rekomendasi  permasalahan hukum yang ada di Indonesia dan dapat membekali para mahasiswa. Mari bekerjasama dan berkolaborasi untuk memajukan Indonesia Emas 2045,” kata Menko Muhadjir. (DI)

Berita Terkait

Cen Sui Lan Tekankan Uang Desa Harus Kembali kepada Masyarakat
Amsakar Tanamkan “Rasa Ber-Kita”, Pemko dan BP Batam Diminta Bergerak sebagai Satu Kesatuan
Duel Ekshibisi di Natuna: Dua Kades Takluk, Rekor Apollo Raja Mustakim Berlanjut
Batam Pacu Penataan Infrastruktur Dasar dan Estetika Kota
10 Siswa MTs Aqidatunnajin Daik Terima Beasiswa BAZNAS Lingga
September Meriah, Pemprov Kepri Siapkan Empat Agenda Budaya di Bintan, Batam dan Tanjungpinang
BP Batam Siapkan Program Pembangunan, Anggaran Rp2,44 Triliun untuk Dorong Investasi Inklusif dan Infrastruktur Modern pada 2027
Enam ASN BPBD Natuna Sandang Jabatan Analis Kebencanaan, Cen Sui Lan: Hadirlah Saat Masyarakat Membutuhkan

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 13:34 WIB

Cen Sui Lan Tekankan Uang Desa Harus Kembali kepada Masyarakat

Rabu, 2 September 2026 - 09:01 WIB

Amsakar Tanamkan “Rasa Ber-Kita”, Pemko dan BP Batam Diminta Bergerak sebagai Satu Kesatuan

Rabu, 2 September 2026 - 08:49 WIB

Duel Ekshibisi di Natuna: Dua Kades Takluk, Rekor Apollo Raja Mustakim Berlanjut

Rabu, 2 September 2026 - 08:39 WIB

Batam Pacu Penataan Infrastruktur Dasar dan Estetika Kota

Rabu, 2 September 2026 - 08:09 WIB

10 Siswa MTs Aqidatunnajin Daik Terima Beasiswa BAZNAS Lingga

Berita Terbaru