Menko PMK Inginkan Pemprov Kepri Miliki Kebijakan Atur Beras

- Publisher

Sabtu, 14 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: ANTARA/Ogen)

(Foto: ANTARA/Ogen)

INIKEPRI.COM – Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menginginkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri memiliki kebijakan sendiri dalam mengatur stok beras sebagai upaya menekan impor.

“Kebijakan untuk mengatur beras yang dibagikan sebagai bantuan sosial harus beras lokal. Walaupun Kepri bukan penghasil beras, setidaknya dapat ikut berpartisipasi membantu daerah-daerah yang mengalami surplus beras, sehingga dapat terserap,” kata Muhadjir Effendy dilansir dari ANTARA, Jumat 13 Agustus 2021.

BACA JUGA:  Dugaan 'Kongkalikong' Pada Proyek Pemotongan Jalan Sp. Polsek Batu Aji - Pemprov Kepri

Ia mengatakan bukan berarti beras harus diproduksi di Kepri, tetapi memanfaatkan beras lokal dari provinsi lain, terutama yang memiliki surplus beras, seperti Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Selatan.

BACA JUGA:  Rahma Hadiri Malam Hiburan RT RW Kecamatan Bukit Bestari

Dalam kunjungan kerjanya itu Muhadjir melihat langsung perkembangan penyaluran beras, ketersediaan stok dan kelayakan beras untuk bantuan sosial di Gudang Bulog Tanjungpinang.

“Untuk kemasan dan ketersediaan stok sudah baik dan dikemas dalam plastik 5 kilogram, sehingga aman dari kemungkinan rusak terkena hujan, karena beras sangat sensitif terhadap air,” ujar mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

BACA JUGA:  Wali Kota Rahma Ajak Mahasiswa Tangkal Penyebaran Informasi Hoaks

Menko Muhadjir juga berpesan agar Bulog berhati-hati, jangan sampai beras bantuan sosial yang disalurkan tidak layak dikonsumsi oleh masyarakat.

“Jika ada masyarakat yang komplain terhadap beras bansos, harus direspons sesegera mungkin oleh Bulog sebagai penyedia dan Pos Indonesia sebagai penyalur,” pungkasnya. (ET/ANTARA)

Berita Terkait

Sepuluh Gerai Alfamart Direncanakan Hadir di Tanjungpinang, Pemko Prioritaskan Warga Tempatan
Kerja Sama Pemko Tanjungpinang-BTN Diperluas, Digitalisasi hingga Perumahan Jadi Sorotan
Malam Apresiasi 5 Tahun AMSI Kepri, Amsakar Achmad hingga Ansar Ahmad Terima Penghargaan
Bawa Nama MTsN Tanjungpinang, Lima Murid Berlaga di Olimpiade IPS Tingkat Nasional
Lima Kawasan di Tanjungpinang Disiapkan Jadi Kampung Nelayan Merah Putih
AMSI Kepri dan LAM Kepri Sepakat Perkuat Kolaborasi, Program Adat hingga Layanan untuk Masyarakat
Rumah Warga Roboh di Tanjung Unggat, Lis Darmansyah Turun Langsung Bawa Bantuan
1.462 Warga Air Raja Terima Bantuan Beras Tiga Bulan, Lis Minta Warga Berani Laporkan Jika Rusak

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:48 WIB

Sepuluh Gerai Alfamart Direncanakan Hadir di Tanjungpinang, Pemko Prioritaskan Warga Tempatan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:39 WIB

Kerja Sama Pemko Tanjungpinang-BTN Diperluas, Digitalisasi hingga Perumahan Jadi Sorotan

Minggu, 27 September 2026 - 12:49 WIB

Malam Apresiasi 5 Tahun AMSI Kepri, Amsakar Achmad hingga Ansar Ahmad Terima Penghargaan

Selasa, 22 September 2026 - 06:36 WIB

Bawa Nama MTsN Tanjungpinang, Lima Murid Berlaga di Olimpiade IPS Tingkat Nasional

Minggu, 20 September 2026 - 11:44 WIB

Lima Kawasan di Tanjungpinang Disiapkan Jadi Kampung Nelayan Merah Putih

Berita Terbaru