INIKEPRI.COM – Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengajak kaum intelektual muda untuk berkontribusi dalam membangun negeri, khususnya di Kota Batam dan Provinsi Kepulauan Riau.
Hal itu Amsakar sampaikan saat menjadi pemateri pada pelantikan MPW Pemuda ICMI Kepri periode 2023-2027 dan seminar nasional pemuda dengan tema “Peran Strategis Pemuda ICMI dalam Pembangunan Daerah Provinsi Kepulauan Riau” di Asrama Haji Batam, Sabtu (3/2/2024).
Pada kesempatan ini, Amsakar menyinggung soal rancangan undang-undang kepulauan yang digagas oleh DPD RI sejak sekian lama itu dapat jebol menjadi undang-undang.
BACA JUGA:
Bikers Chapter Batko Batam & Bikers Subuhan Riding Bareng dan Salat Subuh Berjamaah
Amsakar Ungkap Peran Krusial Mahasiswa Sebagai Pewaris Peradaban
“Agar komposisi pembagian keuangan negara ini, tidak hanya dihitung berdasarkan darat saja. Juga dihitung dari potensi maritim yang ada,” tegas Amsakar.
“Nah berkontribusilah di jalur ini. Buatlah kajian ilmiah karena isu ini relevan dengan kaum intelektual muda,” sambung dia.
Di Provinsi Kepri ini, sebut Amsakar, ada disparitas yang tajam antara perkotaan dan pedesaan.
“Berikan kontribusi pemikiran kepada Pak Gubernur. Setidaknya sharing ide kepada stakeholder yang memiliki kompetensi dalam mengentaskan disparitas inj,” kata Amsakar.
Sebagai gerbang Indonesia di bagian barat, lanjut Amsakar, di sini banyak (Kepulauan Riau, red) persoalan seperti ilegal logging, ilegal fishing, ada persoalan narkotika, dan persoalan laut China Selatan.
“Selain itu, juga ada persoalan kemiskinan. Meski grafiknya terus menukik ke bawah. Karena Kota Batam yang memiliki 58 persen jumlah penduduk di Kepri juga persoalan kemiskinannya menukik turun. Tapi turunnya angka kemiskinan ini adalah kerja kolektif kita, bagaimana mereka lepas dari kompleksitas yang terjadi,” ucap dia.
Turut hadir dalam kegiatan ini mantan gubernur pertama Provinsi Kepulauan Riau yang saat ini maju sebagai caleg DPD RI Ismeth Abdullah. (DI)

















