Pemko Tanjungpinang Maksimalkan Peninjauan Komoditas Pangan Jelang Ramadhan

- Publisher

Minggu, 10 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua hari menjelang Ramadhan 2024, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin), Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DP3), Diskominfo dan Bagian Ekonomi Setdako Tanjungpinang kembali memantau stok dan harga komoditas pangan di Pasar Bintan Center, Minggu (10/3/2024). Foto: Diskominfo Tanjungpinang

Dua hari menjelang Ramadhan 2024, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin), Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DP3), Diskominfo dan Bagian Ekonomi Setdako Tanjungpinang kembali memantau stok dan harga komoditas pangan di Pasar Bintan Center, Minggu (10/3/2024). Foto: Diskominfo Tanjungpinang

INIKEPRI.COM – Dua hari menjelang Ramadhan 2024, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin), Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DP3), Diskominfo dan Bagian Ekonomi Setdako Tanjungpinang kembali memantau stok dan harga komoditas pangan di Pasar Bintan Center, Minggu (10/3/2024).

Di pasar tradisional ini rombongan mendatangi sejumlah pedagang cabai, ayam, daging sapi hingga pedagang telur.

Kepala Disdagin Kota Tanjungpinang, Riany, menyampaikan hasil peninjauan itu ditemukan komoditas cabai yang banyak dibeli masyarakat terjadi kenaikan.

Seperti cabai merah mengalami kenaikan dari harga Rp75 ribu pada Jum:at (8/3) menjadi Rp86-88 ribu per kg pada Minggu (10/3).

BACA JUGA:  Pemko Tanjungpinang Segera Buka Pendaftaran Pawai Takbir Idul Adha Tahun 2024

“Kenaikan ini karena pengambilan dari produsen stok di daerah penghasil mengalami gagal panen sehingga hasil dan kualitasnya kurang bagus,” kata Riany, Minggu (10/3).

Kemudian, lanjut Riany cabai lain yang mengalami kenaikan adalah cabai rawit dari Rp51 ribu menjadi Rp54 ribu per kg. Sementara cabai nano-nano malah mengalami penurunan.

BACA JUGA:

Kerja Maksimal Pemko Tanjungpinang Kendalikan Inflasi dan Turunkan Angka Stunting & Kemiskinan

“Penyebab lain kenaikan cabai itu karena ongkos transportasi yang menggunakan pesawat untuk mendatangkan cabai dari Mataram,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Dari Konser Artis Ibu Kota hingga Bazar UMKM, Pemko Ajak Masyarakat Meriahkan Tanjungpinang Fest 2024

Tidak hanya cabai, lanjut Riany, kenaikan juga terjadi pada daging ayam yang menyentuh harga Rp44-45 ribu per kg. Padahal dua hari sebelumnya masih Rp41.500 per kg.

Kemudian daging sapi segar menjelang Ramadhan sekarang dibandrol Rp150 ribu per kg dan stok masih aman.

“Tapi untuk stok hari raya Idul Fitri nanti daging sapi segar masih terbatas karena ada ketentuan dengan bebasnya BPM namun ada kebijakan wajib vaksin untuk hewan yang keluar dengan biaya ditanggung sendiri,” bebernya.

BACA JUGA:  Dukung Asta Cita, Pemko Tanjungpinang Persiapkan Pelaksanaan Pemeriksaan Kesehatan Gratis Hari Ulang Tahun

Terakhir Riany, menambahkan harga telur ayam sekarang juga naik sekitar Rp100 rupiah per butir karena masa ayam bertelur tidak merata sehingga stok terbatas.

“Untuk bumbu masak masih stabil walaupun harga cabai naik. Sementara harga sayur malah turun karena hasil panen maksimal, seperi bayam yang semula mencapai Rp21 ribu, sekarang hanya Rp8 ribu, termasuk kangkung dari Rp17 ribu sudah turun menjadi Rp6 ribu,” terangnya.

Riany menyebut kenaikan yang terjadi saat ini masih wajar dengan beberapa pertimbangan yang disampaikan oleh para pedagang yang dijumpainya. (RBP)

Berita Terkait

Mulai 2027, Siswa SMA/SMK di Kepri Dilarang Bawa HP ke Sekolah
23 Hafiz Lahir dari MIN Tanjungpinang, 104 Siswa Resmi Dilepas Menuju Jenjang Baru
Tanjungpinang Bersiap Jadi Tuan Rumah MTQ XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau 2026, 375 Peserta Akan Bertanding
MIN Tanjungpinang Cetak Siswi Berani dan Kreatif, Nuraela Islami Tampil Memesona di Lomba Bertutur
Ansar Ahmad Siapkan 100 Kampung Nelayan Merah Putih, Kepri Dinilai Paling Ideal di Indonesia
Warga Tanjungpinang Wajib Tahu! Buku Nikah Hilang atau Rusak? Kemenag Tanjungpinang Pastikan Penggantian Gratis, Ini Syaratnya
Ngeri! Warga Tanjungpinang Diterkam Buaya Saat Mencari Gonggong, Korban Jalani Operasi di RSUP Raja Ahmad Tabib
Lis Darmansyah Pangkas OPD Tanjungpinang dari 32 Jadi 26, Efisiensi Anggaran Tembus Rp8 Miliar

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 14:09 WIB

Mulai 2027, Siswa SMA/SMK di Kepri Dilarang Bawa HP ke Sekolah

Minggu, 31 Mei 2026 - 06:47 WIB

23 Hafiz Lahir dari MIN Tanjungpinang, 104 Siswa Resmi Dilepas Menuju Jenjang Baru

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:00 WIB

Tanjungpinang Bersiap Jadi Tuan Rumah MTQ XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau 2026, 375 Peserta Akan Bertanding

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:11 WIB

MIN Tanjungpinang Cetak Siswi Berani dan Kreatif, Nuraela Islami Tampil Memesona di Lomba Bertutur

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:53 WIB

Ansar Ahmad Siapkan 100 Kampung Nelayan Merah Putih, Kepri Dinilai Paling Ideal di Indonesia

Berita Terbaru