Pengembangan Pelabuhan Kuala Riau Segera Masuk Tahap Implementasi Penuh, CEO MCC Kunjungi Tanjungpinang

- Admin

Jumat, 26 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dalam rangka melihat langsung perkembangan persiapan dan pelaksanaan kegiatan Program Compact II, Chief Executive Officer Milllennium Challenge Corporation (CEO MCC), Ms. Alice Albright,  Direktur Eksekutif MCA-Indonesia II Maurin Sitorus, rombongan Bappenas RI, dan Pemprov Kepri meninjau Pelantar I, Pelantar II, Pelantar Kuning, dan Pasar, pada Kamis (25/7). Foto: Diskominfo Kepri

Dalam rangka melihat langsung perkembangan persiapan dan pelaksanaan kegiatan Program Compact II, Chief Executive Officer Milllennium Challenge Corporation (CEO MCC), Ms. Alice Albright, Direktur Eksekutif MCA-Indonesia II Maurin Sitorus, rombongan Bappenas RI, dan Pemprov Kepri meninjau Pelantar I, Pelantar II, Pelantar Kuning, dan Pasar, pada Kamis (25/7). Foto: Diskominfo Kepri

INIKEPRI.COM – Proyek Pengembangan Pelabuhan Kuala Riau (Pelantar I dan II) di Tanjungpinang yang didukung oleh Program Compact II Indonesia oleh Milllennium Challenge Corporation (MCC) asal Amerika Serikat akan memasuki tahap implementasi penuh yang ditandai dengan Entry into Force pada bulan September 2024 yang akan datang.

Dalam rangka melihat langsung perkembangan persiapan dan pelaksanaan kegiatan Program Compact II, Chief Executive Officer Milllennium Challenge Corporation (CEO MCC), Ms. Alice Albright,  Direktur Eksekutif MCA-Indonesia II Maurin Sitorus, rombongan Bappenas RI, dan Pemprov Kepri meninjau Pelantar I, Pelantar II, Pelantar Kuning, dan Pasar, pada Kamis (25/7).

Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat komitmen terhadap pelaksanaan program Compact II serta berdiskusi dengan pemangku kepentingan terkait. Sebagai informasi, Program dengan tema “Infrastructure and MSME Financing” ini telah ditandatangani pada 13 April 2023 yang lalu, dan saat ini memasuki tahap ketiga.

Baca Juga :  Gubernur Kepri Antisipasi Pemulangan PMI Melalui Pelabuhan Tidak Resmi

Selain mengunjungi Pelabuhan Kuala Riau sebagai lokasi proyek Advancing Transport and Logistics Accessibility Services (ATLAS), rombongan juga mengunjungi pasar sekitar pelabuhan untuk bertemu pelaku UMKM yang menjadi sasaran proyek Micro, Small and Medium Enterprises Finance (MSME Finance).

Direktur Eksekutif MCA-Indonesia II Maurin Sitorus mengatakan kehadiran CEO MCC, Ms. Alice Albright, bertujuan melihat secara nyata fisik perkembangan proyek MCC di Tanjungpinang dengan dua proyek besarnya tersebut.

Baca Juga :  Pemprov Kepri Tanggung BPJS Ketenagakerjaan 4.187 Nelayan Natuna

“Tadi kita sudah meninjau langsung pelantar I, II, dan Pelantar Kuning. Juga bertemu pelaku UMKM. Bentuk bantuan UMKM berupa pinjaman dengan bunga rendah dan pelatihan sehingga UMKM akan mampu membuat laporan keuangan standar perbankan dan bisa membuat bisnis plan” ujarnya.

Sementara itu, untuk pembangunan fisik pengembangan Pelabuhan Kuala Riau, Maurin mengatakan progresnya tidak seperti pembangunan konstruksi biasa.

“Tahapan entry force di September 2024 nanti dan kita sudah memasuki tahapan ketiga, yang paling sulit tahap pertama dan kedua sudah kita lewati. Dengan menggandeng private sector, butuh waktu sedikit lebih lama dari konstruksi biasanya” jelas Maurin.

Baca Juga :  Ansar Silaturahmi Dengan Masyarakat Merawang Sekaligus Meresmikan Semenisasi Jalan Masuk SMKN 2 Lingga

Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad pun menyambut kedatangan rombongan MCC, MCA Indonesia II, dan Bappenas dengan penuh suka cita. Ia pun mengatakan Pemda harus pula membuktikan keseriusan dalam implementasi proyek tersebut.

“Terima kasih kepada Pemerintah Pusat dalam hal ini Bappenas yang sejak awal telah memfasilitasi, kepada MCC, MCA Indonesia II, juga tim konsultan pendamping karena keterbatasan pengalaman di kepelabuhanan” ungkapnya.

Gubernur menyampaikan ini adalah program yang sangat bagus. Karena meringankan beban pemerintah dalam hal ini APBN maupun APBD.

Kita akan terus mendukung dan mengikuti prosesnya sampai selesai. Tidak menutup kemungkinan diperluas dengab proyek-proyek yang lain” pungkasnya.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam
BMKG Prakirakan Cuaca Tanjungpinang Relatif Stabil, Warga Tetap Diimbau Waspada Hujan Lokal
Wali Kota Lis Siapkan Program Pembenahan Pariwisata 2026
BTN Kepri Moonrun 2025: Strategi Olahraga untuk Menggerakkan Ekonomi Daerah
Posyandu 6 SPM Mulai Diterapkan di Senggarang, Wali Kota Lis: Layanan Harus Lebih Dekat dan Tepat
Bersama HIMNI, Wali Kota Lis Hadiri Syukuran Natal dan Tahun Baru
291 Personel Gabungan Disiagakan Amankan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Tanjungpinang
Aplikasi Pantunesia Resmi Diluncurkan, Perkuat Pelestarian Pantun Melayu Berbasis Teknologi

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:25 WIB

Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam

Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:24 WIB

BMKG Prakirakan Cuaca Tanjungpinang Relatif Stabil, Warga Tetap Diimbau Waspada Hujan Lokal

Jumat, 2 Januari 2026 - 10:04 WIB

Wali Kota Lis Siapkan Program Pembenahan Pariwisata 2026

Minggu, 28 Desember 2025 - 10:00 WIB

BTN Kepri Moonrun 2025: Strategi Olahraga untuk Menggerakkan Ekonomi Daerah

Rabu, 24 Desember 2025 - 08:06 WIB

Posyandu 6 SPM Mulai Diterapkan di Senggarang, Wali Kota Lis: Layanan Harus Lebih Dekat dan Tepat

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB