Warga Belakangpadang Kesal, Hampir Setahun Lampu Jalan Mati Total

- Publisher

Minggu, 5 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampu PJU di Belakangpadang yang mati hampir setahun belakangan ini. Foto: INIKEPRI.COM

Lampu PJU di Belakangpadang yang mati hampir setahun belakangan ini. Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Warga Belakangpadang kesal dan meradang lantaran banyaknya lampu penerangan jalan umum (PJU) yang mati total atau tidak berfungsi sebagaimana mestinya di “Pulau Penawar Rindu” tersebut.

Usop, pegiat media sosial yang bermukim di Belakangpadang, kepada INIKEPRI.COM, Minggu (5/1/2024) malam, menyebut, tidak berfungsinya lampu PJU ini sudah berlangsung cukup lama.

“Sudah hampir setahun ini tidak hidup itu lampu jalan. Dulu katanya karena tiangnya tidak bagus. Sekarang sudah bagus, tetapi tidak juga hidup lampu PJU itu,” sesal Usop.

BACA JUGA:  Amsakar Serap Harapan Masyarakat Belakangpadang Lewat Bincang Santai ASLI

Ia menyebut, di Belakangpadang ada puluhan tiang lampu PJU ini. “Namun, tidak ada satu pun yang hidup. Boleh kita survei bersama-sama soal hal ini,” ucap dia, didampingi sejumlah tokoh masyarakat Belakangpadang.

Yang membuat warga semakin murka, jelas dia, adalah setiap pengisian token pra bayar PLN, masyarakat sudah dibebankan oleh biaya penerangan lampu jalan.

BACA JUGA:  Ngopi Bareng di Belakangpadang, Amsakar Kenang Semasa Tinggal di 'Pulau Penawar Rindu'

“Nah, ini sudahlah dipotong tapi layanannya hau-hau. Tak ada kami nikmati sebagaimana mestinya,” kata dia dengan sedikit emosi.

Lampu PJU yang tidak berfungsi dengan sebagaimana mestinya di Belakangpadang. Foto: INIKEPRI.COM

Ia menilai, keberadaan lampu PJU ini sangat penting. Apalagi bagi masyarakat yang keluar saat malam hari.

“Ini untuk keamanan masyarakat dari hal-hal yang tidak diinginkan. Banyak warga yang merasa tidak nyaman dan was-was dengan ketidakbecusan pihak terkait yang mengurus dan bertanggungjawab dengan layanan lampu PJU ini,” kata dia lagi.

Ia pun mendesak pemerintah setempat untuk segera turun tangan menyelesaikan persoalan lampu PJU ini.

BACA JUGA:  Mengenal Amsakar Achmad: Dibekali Sajadah, hingga Menjadi Wakil Wali Kota Batam

“Kami atas nama warga Belakangpadang berharap pemerintah dapat mendengar derita kami ini dan segera mencari solusinya sesegera mungkin,” tutup dia dengan tegas.

Penulis : IZ

Berita Terkait

Volume Peti Kemas Direct Call Tembus 58 Ribu TEUs, TPK Batu Ampar Kian Kokoh sebagai Gerbang Logistik Internasional
Belum Punya KIA? Pemko Batam Pastikan Tetap Bisa Daftar SPMB 2026
Kunjungan Wisman ke Kepri Tembus 147 Ribu, Didominasi Turis Singapura dan Malaysia
Que Club Billiard Cemara Asri Kembali Buka, Main Mulai Rp20 Ribu per Jam Gratis Minuman
Batam Kembali Raih WTP, Li Claudia: Kepercayaan Ini Harus Dijaga dengan Kerja Nyata
Prakiraan Cuaca Batam 2 Juni 2026: Cerah Berawan pada Pagi Hari, Sore Berpotensi Diguyur Hujan Ringan
Peringati Hari Lahir Pancasila, Li Claudia Serukan Penguatan Persatuan di Tengah Keberagaman
STIT Internasional Muhammadiyah Batam Wisuda 53 Sarjana Pendidikan, Siap Cetak Guru Berkarakter di Era Digital

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:36 WIB

Volume Peti Kemas Direct Call Tembus 58 Ribu TEUs, TPK Batu Ampar Kian Kokoh sebagai Gerbang Logistik Internasional

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:32 WIB

Belum Punya KIA? Pemko Batam Pastikan Tetap Bisa Daftar SPMB 2026

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:00 WIB

Kunjungan Wisman ke Kepri Tembus 147 Ribu, Didominasi Turis Singapura dan Malaysia

Rabu, 3 Juni 2026 - 08:36 WIB

Que Club Billiard Cemara Asri Kembali Buka, Main Mulai Rp20 Ribu per Jam Gratis Minuman

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:52 WIB

Batam Kembali Raih WTP, Li Claudia: Kepercayaan Ini Harus Dijaga dengan Kerja Nyata

Berita Terbaru