Li Claudia Pimpin Rapat FPRD, Tegaskan Penataan Ruang Batam Harus Sesuai Ketentuan

- Admin

Senin, 17 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra untuk pertama kalinya memimpin Rapat Forum Penata Ruang Daerah (FPRD) Kota Batam yang membahas terkait kajian Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR), di Kantor Wali Kota Batam, Senin (17/3/2025). Foto: INIKEPRI.COM

Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra untuk pertama kalinya memimpin Rapat Forum Penata Ruang Daerah (FPRD) Kota Batam yang membahas terkait kajian Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR), di Kantor Wali Kota Batam, Senin (17/3/2025). Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra untuk pertama kalinya memimpin Rapat Forum Penata Ruang Daerah (FPRD) Kota Batam yang membahas terkait kajian Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR), di Kantor Wali Kota Batam, Senin (17/3/2025).

Rapat yang juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin, M.Pd. serta anggota FPRD Kota Batam ini,  membahas pengelolaan tata ruang yang baik demi menciptakan keseimbangan antara kebutuhan pembangunan dan kepentingan sosial masyarakat.

Baca Juga :  Amsakar dan Li Claudia Sambut Menteri Transmigrasi, Tinjau TPS dan Proyek Strategis

“Rapat ini merupakan bagian dari upaya kita untuk memastikan pemanfaatan ruang yang optimal, teratur, dan berkelanjutan. Tata ruang bukan hanya sebagai alat perencanaan, tetapi sebagai fondasi penting untuk mewujudkan pembangunan yang berkesinambungan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujar Li Claudia.

Ia juga menambahkan bahwa penataan ruang yang baik dapat meminimalkan potensi konflik sosial dan memastikan kegiatan pemanfaatan ruang sesuai dengan kebutuhan pembangunan daerah.

Baca Juga :  1300 Relawan Ahmad Surya Nyatakan Komitmen Menangkan Amsakar-Li Claudia di Pilkada Batam 2024

Lebih lanjut, Li Claudia mengungkapkan bahwa melalui langkah-langkah tegas dalam penataan ruang, Batam akan terus berkembang dengan cara yang terencana dan mengutamakan kepentingan masyarakat.

“Saya dan Wali Kota Batam, Bapak Amsakar Achmad, ingin menata kembali Kota Batam. Lahan di Batam adalah milik negara, dan kami memberikan hak pemanfaatannya kepada pengusaha selama 30 tahun. Jika tidak sesuai dengan ketentuan yang ada, permohonan tersebut tidak akan diakomodir. Saya tegas karena saya cinta Batam,” tambahnya.

Baca Juga :  Amsakar Achmad Hadiri Launching Koran Mimbar Mahasiswa

Rapat kali ini membahas sebanyak 41 permohonan dari berbagai sektor, termasuk dua permohonan non-usaha. Dengan harapan bahwa hasil rapat ini dapat mempercepat pembangunan di Batam.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

Cek Jadwal Kapal PELNI Batam Januari–Februari 2026, Rute Belawan dan Tanjung Priok
Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis
Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali
Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal
BP Batam Serahkan SK Pegawai Tetap, Dorong Penguatan SDM Unggul
Amsakar Dorong Usulan Musrenbang yang Berdampak Langsung bagi Warga

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:50 WIB

Cek Jadwal Kapal PELNI Batam Januari–Februari 2026, Rute Belawan dan Tanjung Priok

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:08 WIB

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:14 WIB

Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:16 WIB

Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:27 WIB

Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB