Musrenbang RKPD 2026 Selaraskan Visi Misi Amsakar-Li Claudia, Percepat Pembangunan Infrastruktur hingga Peningkatan SDM

- Admin

Rabu, 26 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kota (Pemko) Batam menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2026, Rabu (26/3/2025). Foto: INIKEPRI.COM/Media Center Batam

Pemerintah Kota (Pemko) Batam menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2026, Rabu (26/3/2025). Foto: INIKEPRI.COM/Media Center Batam

INIKEPRI.COM – Pemerintah Kota (Pemko) Batam menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2026, Rabu (26/3/2025).

Adapun, tema Musrenbang RKPD Kota Batam 2026 yakni Pemantapan Pelayanan Dasar Dalam Rangka Peningkatan Pembangunan Manusia yang Unggul dan Berdaya Saing.

Dengan tema itu, terdapat lima prioritas pembangunan yakni peningkatan kualitas SDM yang unggul dan berdaya saing. Kemudian, pembangunan infrastruktur perkotaan yang modern, merata, berkualitas dan berkelanjutan.

Selain itu, pemerataan kesejahteraan dan pembangunan ekonomi. Selanjutnya, reformasi birokrasi dalam rangka peningkatan pelayanan masyarakat, terakhir mendorong peningkatan daya saing daerah.

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menekankan bahwa seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diwajibkan menyelaraskan rencana kerja perangkat daerahnya dengan program prioritas juga visi misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam.

“Selain itu juga, perlu melakukan koordinasi, integrasi, sinkronisasi, dan konsolidasi dengan lintas perangkat daerah di Provinsi Kepri dan dengan kementerian/lembaga terkait. Tentunya dengan tetap mempedomani semangat efisiensi sesuai amanat dari instruksi Presiden RI no 1 tahun 2025,” ujarnya.

Selain itu, bagi OPD penghasil agar dapat melakukan optimalisasi penerimaan daerah melalui peningkatan penggalian sumber-sumber pendapatan daerah, peningkatan kerjasama dengan BP Batam dan pihak lainnya.

Baca Juga :  HUT ke-76 PGRI, Amsakar: Siapkan SDM Membangun Batam

“Kemudian, melakukan percepatan pembangunan infrastruktur dan peningkatan sumber daya manusia di Kota Batam dengan bersinergi bersama antara Pemko Batam, BP Batam, dunia usaha, akademisi, dan stakeholder terkait lainnya,” katanya.

Untuk diketahui, visi misi Wali Kota Batam dan Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad – Li Claudia Chandra yakni Batam Kota Madani yang Inovatif, Berkelanjutan dan Berbudaya sebagai Pusat Investasi dan Pariwisata Terdepan di Asia Tenggara.

Dalam mewujudkan itu, terdapat 15 program prioritas yakni optimalisasi pengembangan dan pelayanan air bersih, optimalisasi penanganan banjir, pengobatan gratis masyarakat ber-KTP Batam dan BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan.

“Selain itu, pinjaman modal tanpa bunga maksimal Rp20 juta untuk UMKM, seragam sekolah gratis bagi siswa baru SD dan SMP, bantuan lansia, peningkatan kualitas pelatihan tenaga kerja dan industri kreatif,” katanya.

Kemudian, beasiswa perguruan tinggi masyarakat hinterland dan siswa berprestasi tidak mampu, penataan sistem transportasi publik terintegrasi (pengembangan BRT dan
pembangunan LRT), percepatan pembangunan jalan lingkar, penyediaan pusat seni budaya panguyuban se-Kota Batam.

Baca Juga :  Seminggu Usai Instruksi, Amsakar Kembali Tinjau TPS Bengkong Pastikan Aksi Nyata di Lapangan

“Selanjutnya, pengelolaan pasokan dan stok kebutuhan pokok, pengelolaan sampah berbasis teknologi ramah lingkungan, pembangunan sekolah baru dan ruang kelas baru, peningkatan investasi dan destinasi MICE,” kata Amsakar.

Hadir dalam acara tersebut Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Candra, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Batam, sejumlah pejabat Pemko dan BP Batam, serta undangan lainnya.

Dalam kesempatan itu, Wawako Batam Li Claudia Chandra menyampaikan bahwa Musrenbang ini merupakan RKPD pertama di kepemerintahan Amsakar-Li Claudia.

“Kami ingin meletakkan pembangunan yang berpihak kepada masyarakat banyak yang selaras keasrian lingkungan dan beriringan dengan program pemerintah pusat,” tegas Li Claudia.

Pihaknya juga mengundang para pelaku usaha di Batam ikut berperan dalam menunjang pembangunan di Batam. Untuk itu, pihaknya meminta semua pihak berperan aktif dalam pembangunan daerah.

“Pagu anggaran yang ada tidak seutuhnya untuk pembangunan infrastruktur. Sebagian untuk pendidikan, sosial, hingga gaji pegawai. Untuk itu, butuh dukungan dari semua pihak termasuk para pengusaha, kami ingin menjadikan kota ini ramah dan menjadi tempat berinvestasi,” katanya.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Batam, Dahlina Nopilawati, menyampaikan bahwa Musrembang RKPD merupakan salah satu tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah yang bersifat partisipatif, transparan, dan akuntabel.

Baca Juga :  Amsakar : Pemko Batam Terus Optimalkan Pendapatan APBD

“Musrenbang ini dilaksanakan sebagai wadah bagi masyarakat, dunia usaha, dan pemangku kepentingan lainnya untuk menyampaikan aspirasi, kebutuhan, dan usulan program pembangunan, yang nantinya akan menjadi penyempurnaan rancangan akhir RKPD,” katanya.

Ia menambahkan, melalui Musrenbang tingkat kota, diharapkan terjadi si̇nergi antara hasil musrenbang di tingkat kecamatan, pokok-pokok pikiran DPRD, serta prioritas pembangunan daerah, guna mewujudkan pembangunan yang merata, berkeadilan, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Kegiatan ini sebagai forum musyawarah antar pemangku kepentingan untuk membahas dan menyepakati prioritas pembangunan daerah yang akan dituangkan dalam RKPD Kota Batam tahun 2026,” ujarnya.

Melalui musrenbang ini, lanjut Dahlina, diharapkan tercipta keselarasan antara perencanaan pembangunan dari bawah (bottom-up) dengan kebijakan pembangunan daerah, sehingga program dan kegiatan yang direncanakan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat secara adil, efektif, dan efisien.

“Untuk total usulan yang disaring melalui musrenabang kelurahan hingga kecamatan ada 2.105 usulan, selain itu terdapat 1.554 pokok-pokok pikiran DPRD Batam,” katanya.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Cek Jadwal Kapal PELNI Batam Januari–Februari 2026, Rute Belawan dan Tanjung Priok
Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis
Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali
Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal
BP Batam Serahkan SK Pegawai Tetap, Dorong Penguatan SDM Unggul
Amsakar Dorong Usulan Musrenbang yang Berdampak Langsung bagi Warga

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:50 WIB

Cek Jadwal Kapal PELNI Batam Januari–Februari 2026, Rute Belawan dan Tanjung Priok

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:08 WIB

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:14 WIB

Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:16 WIB

Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:27 WIB

Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB