Gubernur Ansar Lanjutkan Revitalisasi Pulau Penyengat, Infrastruktur dan Situs Bersejarah Jadi Fokus

- Publisher

Sabtu, 29 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad meninjau Pulau Penyengat pada Jumat terakhir bulan Ramadhan 1446 H (28 Ramadhan-28/3) untuk melihat area yang memerlukan revitalisasi lanjutan. Foto: INIKEPRI.COM/Diskominfo Kepri

Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad meninjau Pulau Penyengat pada Jumat terakhir bulan Ramadhan 1446 H (28 Ramadhan-28/3) untuk melihat area yang memerlukan revitalisasi lanjutan. Foto: INIKEPRI.COM/Diskominfo Kepri

INIKEPRI.COM – Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad meninjau Pulau Penyengat pada Jumat terakhir bulan Ramadhan 1446 H (28 Ramadhan-28/3) untuk melihat area yang memerlukan revitalisasi lanjutan.

Dalam kunjungannya, Gubernur Ansar mengunjungi beberapa lokasi bersejarah, termasuk Masjid Raya Sultan Riau, makam Engku Putri Hamidah dan makam Raja Haji Fisabilillah, serta Balai Adat Melayu Penyengat.

Kunjungan diawali di Masjid Raya Sultan Riau, di mana Gubernur Ansar menginstruksikan sejumlah perbaikan dan penambahan fasilitas. Di antara yang direncanakan adalah perbaikan kotak Al-Qur’an, penambahan kipas angin untuk meningkatkan kenyamanan jemaah, serta perbaikan area sekitar masjid yang mengalami kebocoran.

Selanjutnya, Gubernur meninjau makam Engku Putri Hamidah dan makam Raja Haji Fisabilillah, dua situs penting dalam sejarah Kesultanan Riau-Lingga. Di lokasi ini, Gubernur Ansar meminta Kadis PUPR Kepulauan Riau untuk memperbarui tulisan Gurindam 12 yang terdapat di area makam, membangun tempat wudhu bagi pengunjung, serta menyediakan lemari penyimpanan untuk buku Yasin yang digunakan dalam doa dan tahlil.

BACA JUGA:  Audiensi Bersama Menkeu Purbaya, Gubernur Ansar Berikan Masukan Terkait Dana Transfer ke Daerah

Kunjungan kemudian berlanjut ke Balai Adat Melayu Penyengat, tempat berbagai tradisi budaya Melayu terus dilestarikan. Di lokasi ini, Gubernur menginstruksikan perbaikan Sumur Tua yang berada di bawah balai adat agar tampak lebih indah dan layak dikunjungi. Selain itu, jika anggaran memungkinkan, halaman di kawasan balai adat juga akan direnovasi untuk mempercantik lingkungan sekitar.

Dalam kesempatan ini, Gubernur Ansar juga menyoroti kondisi infrastruktur jalan di Pulau Penyengat. Ia menegaskan bahwa jalan-jalan yang berlubang atau belum mengalami revitalisasi akan segera diperbaiki agar kenyamanan dan aksesibilitas bagi masyarakat dan wisatawan semakin meningkat.

BACA JUGA:  Gubernur dan Wagub Kepri Lanjutkan Misi Silaturahmi Idulfitri di Rempang

Sebelumnya, pada 26 Maret 2025, Gubernur Ansar telah mengadakan audiensi dengan Wakil Menteri Pekerjaan Umum RI Diana Kusumastuti di Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, Gubernur mengusulkan agar pengembangan Pulau Penyengat diprioritaskan, khususnya dalam penataan ruas jalan.

“Syaa berharap agar penataan jalan sepanjang 1,82 km di Pulau Penyengat dapat segera direalisasikan guna meningkatkan daya tarik wisata dan melestarikan nilai historis pulau Penyengat,” harap Gubernur Ansar.

Gubernur Ansar juga menegaskan bahwa revitalisasi Pulau Penyengat merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dalam menjaga dan mengembangkan warisan budaya serta sejarah Melayu. Menurutnya, Pulau Penyengat bukan hanya destinasi wisata religi dan sejarah, tetapi juga simbol kejayaan Kesultanan Riau-Lingga yang harus terus dilestarikan.

BACA JUGA:  Menteri Ekraf Dorong Kolaborasi Pusat-Daerah untuk Kembangkan Ekonomi Kreatif Berbasis Laut di Kepri

“Pulau Penyengat ini adalah aset berharga yang harus kita rawat dengan baik. Setiap perbaikan dan revitalisasi yang kita lakukan bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung, sekaligus menjaga keaslian dan nilai historis dari setiap bangunan yang ada,” ujar Gubernur Ansar.

Lebih lanjut, Gubernur Ansar berharap agar dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat, dapat mempercepat proses revitalisasi ini. Ia juga mengajak masyarakat untuk turut berperan dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan Pulau Penyengat.

“Saya berharap dengan adanya revitalisasi ini, Pulau Penyengat semakin menarik bagi wisatawan dan memberikan manfaat bagi masyarakat setempat. Mari kita bersama-sama menjaga warisan budaya ini agar tetap lestari dan dapat dinikmati oleh generasi mendatang,” tutupnya.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Bupati Cen Sui Lan Turun Layani Warga di Pasar Murah Natuna, Harga Sembako Lebih Terjangkau
Prakiraan Cuaca Kepri Sabtu 24 Oktober 2026: Sejumlah Wilayah Diprakirakan Hujan Ringan dan Udara Kabur
Cen Sui Lan Lepas 334 Kontingen Natuna ke Porprov VI Kepri 2026, 252 Atlet Siap Bertanding
Utang Warisan Pemkab Natuna Rp187 Miliar Segera Diselesaikan, Cen Sui Lan Pastikan Pembangunan Berlanjut
Kaveling Laut Batam Dikembalikan ke BP Batam, Amsakar Tegaskan Tata Ruang Terintegrasi
Soroti Konten TikTok @human.activity yang Dinilai Provokatif, Relawan ASLI Datangi Tim Siber Polda Kepri
Cuaca Kepri Jumat 23 Oktober: Batam Berpotensi Hujan, Kabut Asap Masih Menyelimuti
Dinilai Lampaui Batas Kritik, Relawan ASLI Siapkan Laporan terhadap Akun TikTok @human.activity

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:12 WIB

Bupati Cen Sui Lan Turun Layani Warga di Pasar Murah Natuna, Harga Sembako Lebih Terjangkau

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:29 WIB

Prakiraan Cuaca Kepri Sabtu 24 Oktober 2026: Sejumlah Wilayah Diprakirakan Hujan Ringan dan Udara Kabur

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:20 WIB

Cen Sui Lan Lepas 334 Kontingen Natuna ke Porprov VI Kepri 2026, 252 Atlet Siap Bertanding

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:03 WIB

Utang Warisan Pemkab Natuna Rp187 Miliar Segera Diselesaikan, Cen Sui Lan Pastikan Pembangunan Berlanjut

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:40 WIB

Soroti Konten TikTok @human.activity yang Dinilai Provokatif, Relawan ASLI Datangi Tim Siber Polda Kepri

Berita Terbaru