Kepri Dicanangkan Jadi Pelopor Kopdes Merah Putih Berbasis Agro Maritim

- Publisher

Kamis, 8 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koperasi Republik Indonesia Budi Arie Setiadi. Foto: Istimewa

Menteri Koperasi Republik Indonesia Budi Arie Setiadi. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menegaskan komitmen kuatnya dalam mendukung percepatan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) sebagai bagian dari upaya membangun ekonomi kerakyatan dari desa. Komitmen ini ditunjukkan lewat pelaksanaan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) yang berlangsung di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Kamis (8/5).

Rakorda ini menjadi ajang konsolidasi dan kolaborasi besar, dengan kehadiran lebih dari 1.100 peserta yang mengikuti secara daring dan luring. Menteri Koperasi RI, Budi Arie Setiadi, turut menyampaikan arahannya secara virtual, sementara Deputi Bidang Pengembangan Usaha Kemenkop RI, Panel Barus, hadir langsung sebagai narasumber.

Acara juga diwarnai dengan penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemprov Kepri dan Ikatan Notaris Indonesia Wilayah Kepri, serta kolaborasi dengan 15 perguruan tinggi. Ini adalah bentuk sinergi nyata dalam mendukung pendirian dan pemberdayaan Kopdes Merah Putih di Kepri.

BACA JUGA:  Cuaca Kepri Didominasi Berawan, Batam hingga Bintan Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

Pemprov Kepri secara masif telah mengupayakan percepatan pendirian Kopdes Merah Putih dan menjadi perhatian khusus Gubernur Ansar di mana Pemprov Kepri telah mengalokasikan anggaran awal Rp2,250 miliar untuk upaya percepatan.

Anggaran ini digunakan sebagai andil besar Pemprov Kepri dengan upaya antara lain: Penyediaan akta notaris secara gratis melalui dukungan 35 notaris yang tergabung dalam Ikatan Notaris Indonesia Provinsi Kepri; Pelatihan dan sertifikasi calon manajer koperasi (CEO); dan Insentif sebesar Rp200 juta bagi 5 koperasi desa pertama yang paling unggul dan potensial.

Dalam arahannya, Menteri Koperasi RI Budi Arie Setiadi menyampaikan harapan Presiden Prabowo agar Kopdes Merah Putih menjadi solusi nyata atas berbagai persoalan desa, mulai dari panjangnya rantai distribusi, keterbatasan permodalan, hingga dominasi tengkulak dan pinjol ilegal.

Ia mengapresiasi langkah cepat dan strategis Pemprov Kepri dalam mendukung pembentukan Kopdes Merah Putih, mulai dari pembiayaan akta notaris, pelatihan, hingga pemberian insentif.

BACA JUGA:  Tak Perlu Lagi Putar ke Tanjung Uban! RoRo Tanjungpinang–Batam Segera Dibuka, Pemprov Kepri Masih Lakukan Kajian

“Kami berharap Kepri menjadi pelopor dan lokomotif pengembangan Kopdes Merah Putih berbasis nelayan. Kita butuh percontohan pengelolaan koperasi agro-maritim di Kepulauan Riau untuk menjadi model nasional,” ujarnya.

Gubernur Kepulauan Riau, H. Ansar Ahmad, menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan implementasi konkret dari program prioritas Presiden dan Wakil Presiden RI melalui Asta Cita, khususnya dalam pembangunan ekonomi dari desa dan pinggiran.

“Ini adalah bentuk komitmen kita yang tegak lurus menjalankan arahan Presiden dan Wakil Presiden dalam membangun ekonomi kerakyatan dan demokrasi ekonomi. Eksistensi koperasi yang sempat pudar kini kita bangkitkan kembali dengan semangat kebangsaan, makanya disebut koperasi Merah Putih,” tegas Gubernur Ansar.

Sebagai provinsi kepulauan yang 96 persen wilayahnya terdiri dari lautan, Gubernur Ansar mendorong agar koperasi-koperasi yang dibentuk fokus pada sektor kelautan dan perikanan. Ini mencakup pengembangan pasca panen, penyediaan sarana pendingin, dan kebutuhan logistik lainnya bagi para nelayan.

BACA JUGA:  Pemprov Kepri dan BPH Migas Bahas Optimalisasi Penggunaan BBM

“Potensi besar Kepri harus menjadi core bisnis koperasi ke depan. Kita ingin koperasi tidak hanya sekadar terbentuk di atas kertas, tetapi tumbuh menjadi kekuatan ekonomi nyata masyarakat,” ujar Gubernur Ansar.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad di rakor koperasi desa Merah Putih. Foto: INIKEPRI.COM/Diskominfo Kepri

Rakorda ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan langkah awal menuju kebangkitan koperasi di tanah air. Pemprov Kepri telah memulai langkah dengan semangat kolaboratif. Tinggal bagaimana seluruh elemen—pemerintah, akademisi, notaris, dan masyarakat desa—bekerja keras menjadikan koperasi sebagai tulang punggung ekonomi desa yang mandiri dan berdaulat.

“Kita semua harus bekerja sama agar koperasi ini bukan hanya ramai saat dibentuk, tapi benar-benar berjalan dengan usaha yang kuat dan berkelanjutan,” pungkas Gubernur Ansar penuh semangat.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Aliran Air Kembali Lancar, Warga GMP Tahap 2 Sampaikan Apresiasi kepada BP Batam
96 Ribu Liter MinyaKita Tiba di Natuna, Cen Sui Lan Pastikan Harga Tak Melambung
Amsakar Luncurkan Tim Cakalang, Urus Administrasi BBM Nelayan Kini Jemput Bola
BMKG Gelar Sekolah Cuaca, Cen Sui Lan Dorong Nelayan Natuna Aman dan Mampu Bersaing
DAM Nongsa Alami Penurunan TMA, BP Batam Siapkan Langkah Antisipasi Jaga Pasokan Air
Bawa Nama MTsN Tanjungpinang, Lima Murid Berlaga di Olimpiade IPS Tingkat Nasional
Cen Sui Lan Salurkan Bantuan Pangan hingga Jaket Pelampung, Warga Natuna Diajak Tak Abaikan Cek Kesehatan
Tarif Parkir Berlangganan Batam Dipangkas 50 Persen, Amsakar–Li Claudia Beri Keringanan untuk Warga

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 06:30 WIB

Aliran Air Kembali Lancar, Warga GMP Tahap 2 Sampaikan Apresiasi kepada BP Batam

Kamis, 24 September 2026 - 06:13 WIB

96 Ribu Liter MinyaKita Tiba di Natuna, Cen Sui Lan Pastikan Harga Tak Melambung

Rabu, 23 September 2026 - 08:18 WIB

Amsakar Luncurkan Tim Cakalang, Urus Administrasi BBM Nelayan Kini Jemput Bola

Selasa, 22 September 2026 - 07:00 WIB

DAM Nongsa Alami Penurunan TMA, BP Batam Siapkan Langkah Antisipasi Jaga Pasokan Air

Selasa, 22 September 2026 - 06:36 WIB

Bawa Nama MTsN Tanjungpinang, Lima Murid Berlaga di Olimpiade IPS Tingkat Nasional

Berita Terbaru