Kota Kita, Tanggung Jawab Kita: Saatnya Batam Bangkit dari Banjir

- Publisher

Senin, 26 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra. Foto: INIKEPRI.COM

Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra. Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM — Banjir bukan sekadar soal genangan air. Ia adalah cermin dari cara kita mengelola kota, mencintai lingkungan, dan berperan dalam perubahan. Di Batam, permasalahan banjir kini mendapat perhatian serius.

Di bawah kepemimpinan Wali Kota Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra, penanganan banjir masuk dalam 15 program prioritas Pemerintah Kota Batam.

Banjir Tak Bisa Diatasi Sendiri

Langkah nyata telah dimulai. Pemerintah menggencarkan normalisasi dan pembersihan drainase di sepanjang 33 kilometer titik rawan banjir. Pengerukan dilakukan bertahap—mulai dari kawasan Tropicana Pasir Putih hingga belakang Hotel Sahid. Alat berat diturunkan, petugas bekerja siang dan malam. Namun, pekerjaan ini tak akan berhasil jika hanya dilakukan oleh pemerintah.

BACA JUGA:  Plh. Kepala BP Batam Li Claudia Chandra Tinjau Pengerjaan Peningkatan Jalan dan Drainase

“Kami ingin masyarakat merasakan perubahan nyata, terutama saat musim hujan. Maka dari itu, kerja teknis di lapangan terus kami pacu,” ujar Wali Kota Amsakar, Senin (26/5/2025).

Penting diingat: sebanyak apa pun alat berat yang dikerahkan, akan sia-sia jika masih ada warga yang membuang sampah sembarangan ke saluran air. Banjir bukan hanya urusan pemerintah—ini tanggung jawab kita semua.

BACA JUGA:  Amsakar Achmad Sebut Tim Pendamping Keluarga Punya Peran Penting Tekan Stunting

Solusi Jangka Panjang dan Komitmen Bersama

Pemerintah juga tengah merancang solusi jangka panjang: pembangunan sistem drainase baru, pengadaan pompa mobile, serta sinkronisasi kebijakan lintas sektor. Semua ini untuk memastikan ruang drainase tidak disalahgunakan dan lingkungan tetap terjaga.

“Upaya dan kerja keras ini bukan semata memperbaiki infrastruktur, tetapi juga demi keselamatan dan kenyamanan warga Batam yang saya cinta,” kata Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra.

BACA JUGA:  Amsakar–Li Claudia Perkuat Sinergi RT/RW-LPM Galang–Bulang, Dorong Program Prioritas

Saatnya Kita Bergerak

Banjir bukan takdir. Ia bisa dicegah—asal kita mau bergerak. Mulai dari hal kecil:

  • Jangan buang sampah ke selokan
  • Ikut kerja bakti lingkungan
  • Laporkan titik rawan banjir kepada pemerintah

Batam adalah rumah kita. Kalau kita ingin bebas dari banjir, maka mari kita jaga bersama. Jangan tunggu air datang hingga lutut baru kita sadar.

Kota ini milik kita. Mari kita rawat bersama. Batam bisa bangkit—asal kita peduli.

Penulis : IZ

Berita Terkait

Li Claudia Sambut Delegasi Pertahanan 19 Negara, Batam Tunjukkan Posisi Strategis di Kawasan
Cen Sui Lan Sambut Jamaah Haji Natuna di Asrama Haji Batam, Pemkab Siapkan Penyambutan di Ranai
Natuna Kembali Raih Opini WTP 2025, Cen Sui Lan: Hasil Kerja Keras Kita Bersama
Cuaca Batam 4 Juni 2026, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi Pagi hingga Dini Hari
Respons BP Batam Soal Air Keruh di Tiban: ABHi Lakukan Penanganan dan Flushing Bertahap Pasca Pekerjaan Interkoneksi Pipa Transmisi Ladi
Volume Peti Kemas Direct Call Tembus 58 Ribu TEUs, TPK Batu Ampar Kian Kokoh sebagai Gerbang Logistik Internasional
Belum Punya KIA? Pemko Batam Pastikan Tetap Bisa Daftar SPMB 2026
Kunjungan Wisman ke Kepri Tembus 147 Ribu, Didominasi Turis Singapura dan Malaysia

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 07:29 WIB

Li Claudia Sambut Delegasi Pertahanan 19 Negara, Batam Tunjukkan Posisi Strategis di Kawasan

Kamis, 4 Juni 2026 - 07:23 WIB

Cen Sui Lan Sambut Jamaah Haji Natuna di Asrama Haji Batam, Pemkab Siapkan Penyambutan di Ranai

Kamis, 4 Juni 2026 - 06:55 WIB

Cuaca Batam 4 Juni 2026, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi Pagi hingga Dini Hari

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:00 WIB

Respons BP Batam Soal Air Keruh di Tiban: ABHi Lakukan Penanganan dan Flushing Bertahap Pasca Pekerjaan Interkoneksi Pipa Transmisi Ladi

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:36 WIB

Volume Peti Kemas Direct Call Tembus 58 Ribu TEUs, TPK Batu Ampar Kian Kokoh sebagai Gerbang Logistik Internasional

Berita Terbaru