Batam Bentuk Satgas Anti-Premanisme, Perkuat Ketertiban Kota

- Publisher

Minggu, 8 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Ilustrasi. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Pemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau, tengah mempersiapkan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) untuk memberantas praktik premanisme di wilayahnya. Inisiatif ini merupakan tindak lanjut dari instruksi pemerintah pusat guna meningkatkan kewaspadaan serta menciptakan lingkungan kota yang lebih tertib dan aman.

Menurut Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Batam, Riama Manurung, susunan Satgas saat ini tengah difinalisasi. “Pembentukan Satgas sedang dalam proses. Arahan sudah diberikan oleh Wali Kota. Nantinya, Forkopimda akan menjadi pembina, Sekretaris Daerah sebagai pengarah, dan Kepala Kesbangpol ditunjuk sebagai ketua,” jelas Riama saat dihubungi pada Sabtu (7/6/2025).

BACA JUGA:  Amsakar : Pemko Batam Komitmen Akomodir Usulan Masyarakat

Target penyelesaian pembentukan Satgas ini ditetapkan pada bulan Juni. Riama menekankan bahwa meskipun kondisi di Batam relatif aman, kehadiran Satgas tetap diperlukan untuk memperkuat sistem deteksi dini terhadap potensi gangguan ketertiban.

“Secara teknis, koordinasi dengan Forkopimda sudah berjalan baik. Namun, pembentukan Satgas ini akan memperjelas struktur dan tanggung jawab di lapangan,” tambahnya.

BACA JUGA:  Walikota Batam Motivasi Warga Binaan Agar Semakin Baik

Salah satu isu yang sempat mencuat adalah dugaan keterlibatan organisasi kemasyarakatan GRIB Jaya dalam insiden di luar Batam. Namun, Kesbangpol memastikan GRIB Jaya di Batam tidak terafiliasi dengan kejadian tersebut. “Kami sudah melakukan klarifikasi langsung dengan perwakilan mereka. Hasilnya, GRIB Jaya Batam tidak terlibat dan telah memenuhi verifikasi administrasi maupun faktual,” tegas Riama.

BACA JUGA:  Amsakar-Li Claudia Serahkan Bansos bagi Lansia di Pulau Penawar Rindu

Kesbangpol Batam juga aktif dalam pengawasan dan koordinasi bersama aparat intelijen dari TNI dan Polri. Pemantauan dilakukan selama 24 jam melalui komunikasi langsung dan dukungan dari Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) yang terdiri dari lima anggota di tiap kecamatan.

“FKDM menjadi garda terdepan dalam mengidentifikasi potensi ancaman, hambatan, atau gangguan di masyarakat. Dengan adanya dukungan dana hibah untuk operasional mereka, efektivitas kerja di lapangan pun meningkat,” pungkas Riama.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

BP Batam Upayakan Hujan Turun di Waduk Lewat Operasi Modifikasi Cuaca
Amsakar Achmad Raih Penghargaan Wali Kota Pendukung Zakat Terbaik 2026
Kaveling Laut Batam Dikembalikan ke BP Batam, Amsakar Tegaskan Tata Ruang Terintegrasi
Soroti Konten TikTok @human.activity yang Dinilai Provokatif, Relawan ASLI Datangi Tim Siber Polda Kepri
Dinilai Lampaui Batas Kritik, Relawan ASLI Siapkan Laporan terhadap Akun TikTok @human.activity
Perkuat Kepedulian terhadap Sesama, BP Batam Gelar Donor Darah dalam Rangkaian Hari Bakti ke-55
Hari Santri Nasional 2026, Sekda Batam Dorong Santri Kuasai Teknologi
DPRD Batam Setujui Ranperda Pengelolaan Sampah, Fokus pada Sistem Terpadu

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:45 WIB

BP Batam Upayakan Hujan Turun di Waduk Lewat Operasi Modifikasi Cuaca

Minggu, 25 Oktober 2026 - 07:29 WIB

Amsakar Achmad Raih Penghargaan Wali Kota Pendukung Zakat Terbaik 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:34 WIB

Kaveling Laut Batam Dikembalikan ke BP Batam, Amsakar Tegaskan Tata Ruang Terintegrasi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:40 WIB

Soroti Konten TikTok @human.activity yang Dinilai Provokatif, Relawan ASLI Datangi Tim Siber Polda Kepri

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:30 WIB

Dinilai Lampaui Batas Kritik, Relawan ASLI Siapkan Laporan terhadap Akun TikTok @human.activity

Berita Terbaru