14 Jemaah Haji Embarkasi Batam Wafat di Tanah Suci, Mayoritas Karena Penyakit Jantung

- Admin

Selasa, 10 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Ilustrasi. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Sebanyak 14 orang jemaah haji dari Embarkasi Batam dilaporkan meninggal dunia selama penyelenggaraan ibadah haji tahun 1446 H/2025 M.

Berdasarkan laporan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Batam, mayoritas dari mereka meninggal akibat gangguan kesehatan terkait jantung.

Sekretaris PPIH Embarkasi Batam, Zulkarnain Umar, menyampaikan bahwa sebagian besar jemaah yang wafat memiliki riwayat penyakit kardiovaskular. Penyebab umum kematian meliputi serangan jantung, gagal jantung, dan syok kardiogenik.

Baca Juga :  Jelang Hari Bhayangkara, Kapolda Kepri Cuci Pataka Seligi Sakti Marwah Negeri

“Banyak dari jemaah yang wafat memang sudah memiliki masalah pada jantung dan pembuluh darah sebelum berangkat,” ujarnya pada Senin, 9 Juni 2025.

Dari total 14 jemaah yang berpulang, dua berasal dari Kepulauan Riau, sedangkan yang lain berasal dari daerah lain dalam cakupan Embarkasi Batam, seperti Provinsi Riau dan Jambi. Usia jemaah yang meninggal berkisar antara 49 hingga 84 tahun.

Baca Juga :  Luruskan Persepsi Tepis Prasangka, Amsakar Gelorakan Semangat Kebersamaan Membangun Batam

Jenazah para jemaah telah dimakamkan di Arab Saudi. Sebagian besar dimakamkan di Pemakaman Baqi, Madinah, sementara lainnya di Sharaya, Makkah.

Baca Juga :  Kloter 14 BTH Asal Jambi Menjadi Penutup Fase Pemberangkatan Pertama

Zulkarnain turut mengingatkan para jemaah lainnya agar senantiasa menjaga kebugaran fisik dan tidak memaksakan diri selama menjalani ibadah. Ia menekankan pentingnya kewaspadaan, terlebih mengingat cuaca panas ekstrem di Arab Saudi saat ini, demi kelancaran dan keselamatan dalam menjalankan rangkaian ibadah haji.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

Tanggapi Keluhan Masyarakat, BP Batam Tinjau Distribusi Air Bersih di Wilayah Bengkong Harapan II
Ranperda Lembaga Adat Melayu Dibahas di DPRD, Pemko Batam Tegaskan Pentingnya Pelestarian Budaya
Cek Jadwal Kapal PELNI Batam Januari–Februari 2026, Rute Belawan dan Tanjung Priok
Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis
Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali
Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 16:17 WIB

Tanggapi Keluhan Masyarakat, BP Batam Tinjau Distribusi Air Bersih di Wilayah Bengkong Harapan II

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:50 WIB

Ranperda Lembaga Adat Melayu Dibahas di DPRD, Pemko Batam Tegaskan Pentingnya Pelestarian Budaya

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:50 WIB

Cek Jadwal Kapal PELNI Batam Januari–Februari 2026, Rute Belawan dan Tanjung Priok

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:08 WIB

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:14 WIB

Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis

Berita Terbaru