Laut Jadi Saksi, Langit Mengamini: Perjalanan Cinta dalam Tugas Mulia Kepala KUA Singkep Barat

- Admin

Selasa, 17 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Singkep Barat, Dolhaji. Foto: Dok. Pribadi Dolhaji

Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Singkep Barat, Dolhaji. Foto: Dok. Pribadi Dolhaji

INIKEPRI.COM – Langit kelabu menyelimuti ufuk pagi di perairan Kabupaten Lingga. Angin laut berembus lembut, menggiring gelombang kecil yang menari di atas permukaan air. Di atas perahu kayu sederhana, seorang pria duduk tenang—matanya menatap lurus ke depan, seolah hendak menyibak cakrawala. Ia adalah Dolhaji, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Singkep Barat.

Bukan kali pertama baginya menyusuri laut demi tugas. Namun setiap perjalanan selalu menghadirkan perenungan baru. Hari itu, ia kembali menjalankan amanah suci: memfasilitasi pernikahan warga yang tinggal di pulau terpencil, jauh dari pusat kota, jauh dari hiruk pikuk, namun tak pernah jauh dari perhatian dan pengabdiannya.

Baca Juga :  Ikrar Syahadat, Awal Baru dalam Pelukan Islam

“Dengan semangat pengabdian, saya menumpangi perahu kayu sederhana, menyusuri laut menuju salah satu pulau di wilayah kerja kami. Dalam perjalanan panjang ini, diiringi debur ombak dan hembusan angin asin, saya merenung tentang arti tugas yang saya emban. Ini bukan sekadar menyaksikan ijab kabul, tapi memastikan bahwa hak menikah secara sah dan tercatat sampai pada setiap warga, bahkan di pelosok,” ujar Dolhaji dengan nada tenang namun penuh keyakinan.

Baca Juga :  Mimpi Besar dari Batam: Sejarah dan Transformasi Bandara Hang Nadim

Perjalanan ini bukan tanpa tantangan. Jaringan komunikasi nyaris tak tersedia, akses jalan terbatas, dan cuaca kerap berubah cepat. Tapi, tak ada keluhan yang lahir dari mulutnya. Justru, semangat yang membuncah dalam dada.

“Pulau demi pulau kami lalui. Di tengah keterbatasan sinyal, akses jalan, dan cuaca yang tak menentu, semangat tak boleh padam,” sambungnya.

Tugas Dolhaji bukan hanya administratif. Ia menjadi saksi janji suci dua insan, membawa legitimasi agama dan negara ke sudut-sudut negeri yang kerap terlewat. Dalam tiap ijab kabul yang ia pandu, ada doa yang melangit, ada air mata haru keluarga, dan ada keyakinan bahwa cinta memang layak diperjuangkan, sejauh apa pun jaraknya.

Baca Juga :  Kepemimpinan yang Membungkuk di Tengah Luka: Amsakar dan Satu Detik yang Menyelamatkan

Kisah ini bukan tentang satu hari, bukan tentang satu orang. Ini adalah potret kecil dari wajah pengabdian besar—sebuah dedikasi senyap yang lahir dari komitmen untuk menyetarakan pelayanan di seluruh penjuru tanah air. Karena cinta pun butuh ruang yang sah, dan negara hadir, lewat sosok seperti Dolhaji, sebagai penjaganya.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

ADC Amsakar: Kisah Loyalitas Ridhian WR & Syahibul Aziz yang Tak Pernah Retak
25 Tahun DPRD Batam: Kamaluddin Tegaskan, Jalan Pengabdian Tak Pernah Berujung
Tumbuh dalam Doa, Memimpin dengan Hati: Sebuah Refleksi 48 Tahun Mas Kamal
Pertemuan yang Menghangatkan Hati: Raja Mustakim dan Sang Mentor, Datok Rida K Liamsi
Mimpi Besar dari Batam: Sejarah dan Transformasi Bandara Hang Nadim
Kepemimpinan yang Membungkuk di Tengah Luka: Amsakar dan Satu Detik yang Menyelamatkan
Pelukan, Air Mata, dan Doa: Momen Haru Kepulangan Jemaah Haji Kloter 08 di Batam
1 Desember, Ditjen Imigrasi Terapkan Penerbitan E-Paspor 100 Persen

Berita Terkait

Rabu, 19 November 2025 - 21:42 WIB

ADC Amsakar: Kisah Loyalitas Ridhian WR & Syahibul Aziz yang Tak Pernah Retak

Sabtu, 1 November 2025 - 10:48 WIB

25 Tahun DPRD Batam: Kamaluddin Tegaskan, Jalan Pengabdian Tak Pernah Berujung

Senin, 27 Oktober 2025 - 15:33 WIB

Tumbuh dalam Doa, Memimpin dengan Hati: Sebuah Refleksi 48 Tahun Mas Kamal

Kamis, 28 Agustus 2025 - 13:29 WIB

Pertemuan yang Menghangatkan Hati: Raja Mustakim dan Sang Mentor, Datok Rida K Liamsi

Kamis, 10 Juli 2025 - 06:02 WIB

Mimpi Besar dari Batam: Sejarah dan Transformasi Bandara Hang Nadim

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB