INIKEPRI.COM – Di tengah sunyinya lorong-lorong kecil Kampung Rawa, langkah kaki para petugas Disdukcapil Batam terdengar pasti. Mereka membawa perangkat perekaman KTP elektronik (KTP-el), bukan ke kantor pelayanan, melainkan ke rumah-rumah warga yang tengah berjuang melawan sakit.
Program Jemput Bola kembali digulirkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam, menyasar warga yang tak lagi mampu datang langsung ke kantor pelayanan karena kondisi kesehatannya. Kali ini, kegiatan dilakukan di Kampung Rawa, Kelurahan Buliang, Kecamatan Batu Aji, Jumat (20/6/2025).
Salah satu warga, seorang lansia yang terbaring lemah karena stroke, hanya bisa tersenyum haru saat petugas datang ke rumahnya.
“Saya tidak bisa jalan lagi, tapi ternyata masih bisa dibuatkan KTP. Terima kasih sudah datang ke rumah,” kata ia pelan, dengan mata berkaca-kaca.
Bagi tim Disdukcapil, momen seperti ini menjadi pengingat bahwa tugas mereka bukan sekadar teknis administratif, tapi juga tentang kemanusiaan.
“Banyak warga yang sebenarnya ingin mengurus dokumen, tapi kondisi fisik mereka tidak memungkinkan. Tugas kami memastikan mereka tetap terlayani,” ujar ujar perwakilan Disdukcapil Batam yang terlibat langsung dalam kegiatan tersebut.
Ia menambahkan bahwa proses perekaman dari rumah ke rumah ini tidak mudah, tapi sangat berarti. “Melihat senyum warga yang merasa dihargai dan diperhatikan, itu membayar semua lelah kami hari ini,” ucapnya.
Program Jemput Bola merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Kota Batam di bawah kepemimpinan Wali Kota Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra, untuk menghadirkan layanan yang merata hingga ke kelompok paling rentan.
Pelayanan langsung ke rumah ini bukan hanya menjamin hak administrasi, tapi juga menghadirkan rasa keadilan dan kepedulian. Bahwa setiap warga, tanpa terkecuali, layak mendapatkan akses terhadap identitas legal yang sah.
Melalui pendekatan seperti ini, Pemerintah Kota Batam terus membuktikan bahwa membangun kota bukan hanya soal infrastruktur, tapi juga tentang menyentuh hati dan merawat warga dengan sepenuh jiwa.
Penulis : DI
Editor : IZ

















