INIKEPRI.COM – Suasana sore yang tenang di kawasan galangan kapal PT ASL di Tanjung Uncang mendadak berubah menjadi kepanikan besar. Sekira pukul 15.00 WIB, kobaran api melalap sebuah kapal tanker yang sedang dalam proses pengerjaan di galangan kapal bernama lambung Federal II. Asap hitam membumbung tinggi, mengundang kecemasan warga sekitar dan para pekerja di area tersebut.
Tragedi ini menelan korban jiwa. Tujuh pekerja menjadi korban dalam insiden memilukan ini—tiga orang meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara empat lainnya dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi luka bakar serius.
“Saat ini terdapat tujuh korban, di mana tiga orang tewas tidak tertolong nyawanya dan empat pekerja mengalami luka berat akibat terbakar,” ungkap Kapolsek Batu Aji, AKP Raden Bimo Dwi Lambang, ketika dikonfirmasi media.
Tangisan keluarga dan rekan kerja menyelimuti rumah sakit tempat para korban dirawat. Beberapa dari mereka tak kuasa menahan haru, mengingat para korban dikenal sebagai tulang punggung keluarga yang setiap hari bertaruh nyawa untuk bekerja di lingkungan berat seperti galangan kapal.
Tim pemadam kebakaran di lokasi berjuang keras selama kurang lebih 30 menit untuk menjinakkan api yang melalap kapal. Meski api berhasil dipadamkan, luka yang ditinggalkan bagi keluarga korban dan sesama pekerja jauh lebih dalam dari sekadar luka fisik.
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari manajemen PT ASL Shipyard. Sementara itu, pihak kepolisian bersama instansi terkait masih terus melakukan penyelidikan guna mengungkap penyebab pasti kebakaran yang diduga berasal dari aktivitas perbaikan teknis di dalam kapal.
Tragedi ini menjadi pengingat keras tentang pentingnya sistem keselamatan kerja di area berisiko tinggi. Nyawa para pekerja tak seharusnya menjadi taruhan dari kelalaian atau minimnya perlindungan.
Hari ini, Batam berkabung. Di balik deru mesin dan gemuruh logam di galangan kapal, tersimpan kisah duka dan pengorbanan para pekerja yang mungkin tak pernah kita dengar, hingga mereka menjadi korban.
Penulis : IZ

















