Ini Kronologi Jatuhnya Pekerja di PT ASL Shipyard

- Publisher

Selasa, 16 Maret 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban Petrick Natanael Sitompul (ist)

Korban Petrick Natanael Sitompul (ist)

INIKEPRI.COM – Tewasnya Petrick Natanael Sitompul, pekerja galangan kapal di PT ASL Shipyard, Tanjung Uncang, Kota Batam menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban.

Pria kelahiran Duri, 6 Januari 2001 silam ini tewas seketika, setelah jatuh dari ketinggian 25 meter dari kapal tangker yang berada di PT ASL Shipyard.

Baca Juga: Brak! Pekerja PT ASL Shipyard Tewas Setelah Jatuh Dari Ketinggian 25 Meter

BACA JUGA:  Insiden Fatal di PT ASL Shipyard Batam, 10 Pekerja Tewas dan 18 Luka-Luka

Berdasarkan kronologi dari saksi-saksi yang berada di tempat kejadian perkara (TKP), Petrick bekerja sebagai cleanning di kapal Lady Vik yang sedang melakukan docking.

Salah seorang saksi, Ridwan (Saksi 1), mengatakan, melihat korban sedang membuka tali ikatan kabel panel, kemudian kabel tersebut melorot ke bagian bawah kapal dan menyeret tubuh Korban dan bersamaan jatuh ke bagian bawah kapal.

Lebih lanjut, Informasi dari saksi lainnya atas nama Guntur Rianto dan Yuda Muhammad Ramdan (Saksi 2&3), mengatakan, sekira pukul 08.15 WIB, kedua saksi bersama dengan korban melakukan pekerjaan cleanning di kapal Lady Vik.

BACA JUGA:  Tragedi di PT ASL Shipyard: Tiga Nyawa Melayang, Empat Luka Serius dalam Kebakaran Kapal Tanker

Setelah bekerja di dalam tangki, sekira pukul 09.00 WIB, karena pekerjaan telah selesai, mereka pun beristirahat.

Tak berapa lama, korban meminta saksi dan temannya turun ke bawah untuk menyiapkan tempat untuk menaruh boks/tong scrup di lokasi jetty. 

BACA JUGA:  Mengupas Desain Jembatan Batam-Bintan

Selanjutnya karena keran belum berjalan, kedua saksi itu pun istirahat sebentar. Tiba-tiba, karyawan yang lain berteriak karena ada karyawan.

“Secara spontan saya pun langsung mencoba melihat ke lokasi jatuh dan setelah saya lihat ternyata korban yang terjatuh,” kata saksi Guntur.

Lokasi kejadian dimana Petrick, pekerja di galangan kapal di PT ASL Shipyard terjatuh (ist)

Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Petrick tewas karena kejadian tersebut. (RD)

Berita Terkait

Pelantikan PKDP–GEMPAR Batam, Amsakar Ajak Perantau Bangun Kota Bersama
BMKG: Batam, Tanjungpinang, Bintan dan Karimun Berpotensi Diguyur Hujan Lebat
Tegaskan Marwah Melayu! Panglima Sulung Laskar Melayu Bersatu Kepulauan Riau: Jangan Pernah Hina Tokoh dan Adat Kami
BP Batam Kedepankan Pendekatan Komprehensif Selesaikan Persoalan Perpanjangan UWT di Puskopkar
Ringankan Beban Warga, Pemko Batam Gratiskan PBB untuk Rumah Hingga Rp120 Juta
May Day Berbeda di Batam: Buruh Kompak Angkut Puluhan Ton Sampah
Keceriaan Amsakar-Li Claudia bersama Buruh Batam, MayDay Diisi Aksi Positif
Akhir Pekan Membludak, Belakang Padang Jadi Magnet Wisata Baru Warga Batam

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:24 WIB

Pelantikan PKDP–GEMPAR Batam, Amsakar Ajak Perantau Bangun Kota Bersama

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:00 WIB

BMKG: Batam, Tanjungpinang, Bintan dan Karimun Berpotensi Diguyur Hujan Lebat

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:36 WIB

Tegaskan Marwah Melayu! Panglima Sulung Laskar Melayu Bersatu Kepulauan Riau: Jangan Pernah Hina Tokoh dan Adat Kami

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:35 WIB

BP Batam Kedepankan Pendekatan Komprehensif Selesaikan Persoalan Perpanjangan UWT di Puskopkar

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:47 WIB

Ringankan Beban Warga, Pemko Batam Gratiskan PBB untuk Rumah Hingga Rp120 Juta

Berita Terbaru