INIKEPRI.COM – Panglima Komando Armada Republik Indonesia (Pangkoarmada RI), Laksamana Madya TNI Dr. Denih Hendrata, melakukan kunjungan kerja strategis ke wilayah perbatasan Laut Natuna Utara. Kegiatan ini sekaligus menjadi sinyal kuat atas kehadiran negara dalam menjaga kedaulatan maritim di wilayah terluar NKRI.
Kunjungan berlangsung sejak Rabu (2/7/2025) hingga Jumat (4/7/2025), diawali dengan peninjauan ke Markas Lanal Ranai serta sejumlah wilayah operasi di Natuna, termasuk Pulau Sekatung—salah satu pulau terluar Indonesia.
Bupati Natuna, Cen Sui Lan, menyambut hangat kedatangan Pangkoarmada RI dan menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian besar TNI Angkatan Laut dalam menjaga keamanan perairan Natuna.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada TNI AL, khususnya kepada Laksamana Denih. Kehadiran beliau adalah bentuk nyata negara hadir di perbatasan. Ini jadi penyemangat bagi kami semua,” ucap Cen saat malam ramah tamah di Gedung Daerah Pemkab Natuna, Kamis (3/7/2025).
Acara tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Jarmin Sidik, Forkopimda, serta jajaran TNI-Polri di Natuna. Suasana penuh keakraban dan semangat kebangsaan mewarnai malam pertemuan itu.
Dari Ketahanan Pangan hingga Pulau Terluar
Dalam rangkaian kunjungannya, Laksamana Denih meninjau program ketahanan pangan yang digagas Lanal Ranai. Program ini tak sekadar internal militer, melainkan menyasar pemberdayaan masyarakat pesisir dengan kegiatan nyata seperti:
- Pembesaran 2.000 benih ikan air tawar
- Peternakan ayam kampung
- Pertanian di lahan tidur (jagung, cabai, tomat, kacang panjang, dan hidroponik)
“Program ini sangat bermanfaat, bukan hanya untuk keluarga besar TNI AL, tapi juga bagi masyarakat sekitar. Ini wujud TNI membumi,” ujar Laksamana Denih, lulusan AAL 1989.
Tak hanya itu, Panglima juga menyusuri laut Natuna dengan KRI Sutedi Senoputra-378 menuju Pulau Sekatung, lokasi strategis yang dijaga oleh Satgas Pengamanan Pulau Terluar (Pam Puter).
Di lokasi, Panglima memberi arahan kepada prajurit untuk selalu siap siaga menghadapi cuaca ekstrem dan segala potensi gangguan wilayah.
“Wilayah perbatasan ini krusial. Jaga selalu semangat, waspada, dan jalin sinergi dengan warga,” tegasnya kepada para Marinir yang bertugas di pos paling ujung NKRI.
Kunjungan Pangkoarmada RI ini bukan hanya simbolik, tapi menjadi pernyataan tegas bahwa wilayah perbatasan adalah prioritas nasional. Dukungan dan kolaborasi antara TNI AL dan masyarakat lokal seperti di Natuna, adalah kunci pertahanan negara berbasis rakyat.
Penulis : RP
Editor : IZ

















