INIKEPRI.COM – Ketua DPRD Kota Batam, H. Muhammad Kamaluddin, menerima kunjungan kehormatan dari jajaran pengurus Aliansi Melayu Tempatan Bersatu (GAMAT) pada Senin (21/7/2025) di ruang kerjanya.
Kunjungan ini berlangsung dalam suasana yang hangat, penuh kekeluargaan, dan sarat makna, menjadi momentum penting dalam menjalin komunikasi antara legislatif dan generasi muda Melayu tempatan.
Didampingi Wakil Ketua I DPRD Batam, H. Aweng Kurniawan, serta Anggota DPRD Batam, Muhammad Yunus, S.Pi, Kamaluddin menyambut langsung para pengurus GAMAT yang didominasi oleh pemuda-pemudi penggerak kebudayaan dan kepemudaan.
Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPRD Batam menyampaikan apresiasinya atas semangat dan inisiatif para pemuda yang tergabung dalam GAMAT. Menurutnya, organisasi seperti ini sangat penting sebagai kekuatan moral dan sosial yang turut menjaga jati diri Melayu di tengah derasnya arus globalisasi.
“Kehadiran GAMAT merupakan angin segar bagi pembangunan Batam. Anak muda tidak hanya harus peduli terhadap budaya, tetapi juga aktif menjadi mitra strategis dalam proses pembangunan,” ujar Kamaluddin.
Ia menekankan bahwa DPRD Batam terbuka terhadap masukan, dialog, dan kerja sama dengan seluruh lapisan masyarakat, khususnya elemen pemuda dan kebudayaan. Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan pembangunan yang merata dan menyentuh seluruh aspek kehidupan masyarakat Batam.
“Mari kita jaga kota ini dengan semangat gotong royong. Pemuda harus ikut mengawal arah pembangunan agar tetap berpihak pada nilai-nilai lokal dan kesejahteraan masyarakat,” pesannya.
Dari pihak GAMAT, para pengurus menyampaikan niat tulus untuk terus menjadi penjaga nilai-nilai budaya Melayu dan mengambil peran aktif dalam pembangunan sosial kemasyarakatan.
“Kami ingin menjadi bagian dari solusi, bukan sekadar penonton. GAMAT hadir untuk menguatkan identitas lokal dan mendorong pemuda menjadi agen perubahan,” ungkap salah satu perwakilan GAMAT.
Sebagai penutup, dilakukan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan komitmen membangun Kota Batam secara kolaboratif antara legislatif dan komunitas masyarakat, khususnya dari kalangan Melayu tempatan.
Penulis : RBP
Editor : IZ

















