Sederet Kado dari Pemprov Kepri di 80 Tahun Kemerdekaan RI

- Publisher

Minggu, 17 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Kepri Ansar Ahmad dan Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura. Foto: INIKEPRI.COM/KepriProv

Gubernur Kepri Ansar Ahmad dan Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura. Foto: INIKEPRI.COM/KepriProv

INIKEPRI.COM – Sejumlah capaian prestisius berhasil diraih Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau di masa kepemimpinan Ansar Ahmad dan Nyanyang Haris Pratamura. Capaian yang menjadi kado untuk masyarakat di 80 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia.

Capaian prestisius itu tentunya menjadi bukti keseriusan Gubernur Ansar Ahmad dan Wagub Nyanyang bersama kabinetnya dalam upaya menjadikan Kepulauan Riau yang maju, makmur dan merata, sekaligus mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Lalu apa saja capaian prestisius Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau di 80 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ini?

Listrik Ibukota Kecamatan Menyala 24 Jam

Agustus 2025 menjadi sejarah bagi Kepulauan Riau karena seluruh ibukota kecamatan di provinsi ini telah dialiri listrik sehari penuh.

Minggu, 10 Agustus 2025, Gubernur Ansar Ahmad meresmikan peningkatan jam nyala listrik dari 14 jam menjadi 24 jam di ibukota Kecamatan Pulau Panjang, Kabupaten Natuna.

Peresmian itu sekaligus menandai tidak ada lagi kecamatan di Kepri yang listriknya menyala paruh waktu.

Sebanyak 70 kecamatan yang ada di Kepulauan Riau telah dialiri listrik sepanjang waktu, sehari 24 jam.

Kemajuan sistem kelistrikan PLN di Kepri yang pada 2021 hanya berjumlah 96 sistem meningkat menjadi 114 sistem di tahun 2024.

Lama jam nyala 24 jam bertambah dari 30 menjadi 36 sistem, sementara sistem nyala 14 jam bertambah dari 65 menjadi 78 sistem.

Bersisa 85 pulau non-PLN yang hanya menikmati listrik 5 jam per hari, serta 37 pulau berpenghuni yang belum berlistrik sama sekali.

Secara keseluruhan, rasio elektrifikasi Kepri telah mencapai 99,10 persen pada 2024, dengan total 12.764 rumah tangga penerima manfaat Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) sejak 2021.

BACA JUGA:  Perkuat Pencegahan Narkoba, BNN Resmikan 'Wisata Dunia Kopi' di Muka Kuning Batam

“Listrik adalah nyawa bagi pembangunan. Dengan listrik yang menyala 24 jam, aktivitas ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik bisa berjalan optimal. Ini akan mempercepat kemajuan daerah dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujar Gubernur Ansar.

Pemprov Kepri bersama PLN menargetkan pemerataan listrik melalui Program Kepri Terang dapat terwujud hingga 2027 mendatang.

Bebas Sinyal

Dalam rentang lima tahun terakhir Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau fokus kepada peningkatan infrastruktur digital.

Hingga Juli 2025, kawasan dengan kategori Merdeka Sinyal di daerah 3T dan Non 3T namun tertinggal di Kepri berjumlah 149 titik. Terdapat 124 kawasan tergolong lemah sinyal dan 22 tergolong sebagai area blankspot.

Pemprov Kepri melalui Dinas Kominfo telah mendata kawasan tergolong lemah sinyal dan bankspot untuk dituntaskan.

Jumat, 25 Juli 2025, Wakil Gubernur Nyanyang Haris Pratamura dan Kadis Kominfo Hendri Kurniadi mewakili Pemprov Kepri beraudiensi dengan Kementrian Komunikasi dan Digital di Jakarta Pusat.

Audiensi itu berdampak positif terhadap penuntasan permasalahan kawasan lemah sinyal dan blankspot di Kepri.

Kemkomdigi segera berkoordinasi dengan BAKTI Komdigi untuk menindaklanjuti rencana penambahan Base Transceiver Station (BTS) di Kepri.

Dalam waktu dekat ini akan digelar pembahasan lanjutan antara Promprov Kepri, Komdigi dan BAKTI Komdigi untuk menindaklanjuti hal tersebut.

5 Besar Nasional Pelaksanaan Program MBG

Hingga pertengahan Agustus 2025 ini, capaian program MBG di Kepri telah mencapai 23 persen dari total target 516.419 orang.

Pelaksanaan Program Prioritas Presiden Prabowo di Kepri ini jauh di atas capaian nasional yang baru berada di angka 9 persen, sekaligus menempatkan Provinsi Kepulauan Riau dalam 5 besar di tanah air.

BACA JUGA:  Resmikan Genset Pulau Bahan, Gubernur Ansar: "Kita Ingin Warga Pulau Merasakan Layanan Seperti di Kota"

Setakat ini di Kepri terdapat 127 unit dari 253 total kebutuhan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau juga disebut Dapur MBG.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad bersama Wagub Nyanyang yang bertindak selaku Ketua Pokja MBG Kepri telah menentukan sejumlah langkah strategis untuk memaksimalkan pelaksanaan Program MBG di Kepulauan Riau.

Kembalinya Status Internasional Bandara RHF Tanjungpinang

Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 37 Tahun 2025 menjadi angin segar bagi kemajuan Kepulauan Riau.

Kepmen Perhubungan ini mengembalikan status internasional untuk Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang yang sempat turun status sebagai bandara domestik.

Perubahan status Bandara RHF ini diyakini akan berdampak positif terhadap peningkatan berbagai sektor, khususnya sektor perekonomian dan pariwisata.

Kopdes Merah Putih Percontohan Nasional

Provinsi Kepulauan Riau patut bangga dengan terpilihnya Koperasi Desa Merah Putih Kuala Sempang, Kabupaten Bintan, sebagai mockup percontohan nasional.

Kopdes Merah Putih Kuala Sempang mewakili Kepri sebagai koperasi yang memiliki ekosistem modern berbasis kolaborasi.

Kopdes Merah Putih Kuala Sempang masuk daftar 103 dari 80.081 Kopdes/Kel Merah Putih di Indonesia yang ditetapkan sebagai mockup percontohan nasional ditetapkan Satgas Kopdes/Kel Nasional pada 7 Juli 2025.

Penataan Tahap 3 Pulau Penyengat

Di Tahun 2025 ini, Pemprov Kepri bersama Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan Kepri melaksanakan proyek lanjutan penataan kawasan Pulau Penyengat, Tanjungpinang.

Proyek penataan tahun ini merupakan tahap ketiga dari kegiatan yang diawali pada tahun 2022.

Penataan tahap 3 ini akan dilaksanakan berbagai pembangunan secara kolaborasi antara Pemerintah Pusat, Provinsi Kepri dan Kota Tanjungpinang, mencakup penataan halaman Balai Adat, pembangunan lanskap, ruang cerita dan galeri seni, serta penataan dan pembangunan jalan sepanjang 2 kilometer.

BACA JUGA:  Pasca Idulfitri, Inflasi di Kepri Masih Terkendali di 3,04 Persen

Penataan tahap 3 ini akan melengkapi pembangunan infrastruktur serta fasilitas penunjang lainnya di Pulau Pusat Peradaban Kebudayaan Melayu ini. Menjadikan Penyengat lebih tertata, nyaman, dengan kekhasan budaya Melayu yang kental.

BPJS Ketenagakerjaan untuk Nelayan dan Petani

Penyerahan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada masyarakat nelayan, khususnya dalam program jaminan kecelakaan kerja (JKK) dan jaminan kematian (JKM) oleh Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad. (Dokumen Diskominfo Kepri)

Program bantuan BPJS Ketenagakerjaan bagi nelayan Pemprov Kepri di tahun 2025 ini telah mencakup 31.304 penerima dengan total anggaran Rp6,31 miliar.

Jumlah nelayan bekerja mandiri yang dikaver BPJS Ketenagakerjaan ini terus meningkat sejak program digulirkan pada tahun 2021.

Selain itu, Pemprov Kepri juga memberikan perlindungan bagi petani dengan menanggung biaya kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

Program bantuan bagi petani di Kepri telah menjangkau 9.200 penerima manfaat.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengatakan, program ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam memberikan perlindungan sosial dan rasa aman bagi pekerja sektor informal, khususnya petani dan nelayan.

Sekdaprov Adi Prihantara menambahkan, capaian kinerja Pemrpov Kepri itu menandai hadirnya pemerintah di tengah masyarakat.

Sekda Adi menyebut capaian itu tidak lepas dari peran serta berbagai pihak – pemangku kebijakan, stakeholder, serta masyarakat Kepulauan Riau.

Dukungan dari berbagai pihak, khususnya masyarakat dikatakan Adi akan memberi daya gedor bagi Pemerintah Kepulauan Riau bekerja secara maksimal untuk kemajuan Provinsi Kepri tercinta.

“Semoga Provinsi Kepulauan Riau semakin baik dan sejahtera,” ungkapnya.

“Selamat merayakan HUT RI ke-80. Semoga kita terus bersatu, berdaulat, rakyat sejahtera, dan semakin maju,” tutupnya.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Lautan Manusia Padati Dataran Engku Putri, Nobar Final Piala Dunia 2026 Berlangsung Meriah
KUA Lingga Utara Kembali Gelar Gerakan Khataman Al-Qur’an, Targetkan Lima Kali Khatam di Masjid At-Taqwa
PLN Tambah Dua Mesin Mobiler di Sedanau, Pasokan Listrik Natuna Mulai Kembali Normal
Mahasiswa Polibatam Bersinar di National Welding Competition 2026, Bawa Pulang 18 Medali
Wali Kota Tanjungpinang Terbitkan Edaran GAMAS, ASN Boleh Terlambat Demi Antar Anak ke Sekolah
Investasi Batam Tembus Rp44,01 Triliun, Amsakar Paparkan Strategi Dongkrak Daya Saing Kawasan
DPRD Natuna Sepakati Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Fraksi Beri Sejumlah Catatan Strategis
Duta Besar Kunjungi PT PLN Batam, Swedia Dukung Penguatan Pasokan Listrik Batam, Proyek PLTGU 300 MW Siap Topang Gelombang Investasi Strategis

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 09:00 WIB

Lautan Manusia Padati Dataran Engku Putri, Nobar Final Piala Dunia 2026 Berlangsung Meriah

Senin, 20 Juli 2026 - 07:49 WIB

KUA Lingga Utara Kembali Gelar Gerakan Khataman Al-Qur’an, Targetkan Lima Kali Khatam di Masjid At-Taqwa

Senin, 20 Juli 2026 - 07:37 WIB

PLN Tambah Dua Mesin Mobiler di Sedanau, Pasokan Listrik Natuna Mulai Kembali Normal

Senin, 20 Juli 2026 - 07:15 WIB

Mahasiswa Polibatam Bersinar di National Welding Competition 2026, Bawa Pulang 18 Medali

Sabtu, 18 Juli 2026 - 10:30 WIB

Investasi Batam Tembus Rp44,01 Triliun, Amsakar Paparkan Strategi Dongkrak Daya Saing Kawasan

Berita Terbaru