BRIN Lirik Potensi Natuna, Bupati Cen Sui Lan: Laut Kaya Ikan, Wisata Bahari Indah, Akses Masih Kendala

- Publisher

Kamis, 21 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim BRIN melakukan kunjungan langsung ke Kantor Bupati Natuna di Bukit Arai, Kamis (21/8/2025). Foto: INIKEPRI.COM/NatunaKab

Tim BRIN melakukan kunjungan langsung ke Kantor Bupati Natuna di Bukit Arai, Kamis (21/8/2025). Foto: INIKEPRI.COM/NatunaKab

INIKEPRI.COM – Kabupaten Natuna kembali mencuri perhatian nasional. Kali ini, giliran Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang menaruh perhatian khusus terhadap kekayaan laut dan pesona bahari di wilayah perbatasan tersebut.

Tim BRIN melakukan kunjungan langsung ke Kantor Bupati Natuna di Bukit Arai, Kamis (21/8/2025), guna melakukan wawancara mendalam dengan Bupati Natuna, Cen Sui Lan. Agenda ini difokuskan untuk menggali potensi besar daerah, terutama di sektor ekowisata dan industri perikanan.

Potensi Laut dan Wisata Bahari

Dalam pertemuan tersebut, BRIN menyoroti keunggulan laut Natuna yang dinilai memiliki nilai strategis, tidak hanya dari sisi ekonomi, tetapi juga dari aspek konservasi lingkungan. Selain itu, panorama alam dan keindahan bawah laut Natuna menjadi daya tarik kuat untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata bahari kelas dunia.

BACA JUGA:  Bangga Prestasi Pelajar, Bupati Natuna Apresiasi Dedikasi Guru dan Kepala Sekolah

Bupati Natuna, Cen Sui Lan, menyambut baik perhatian yang diberikan BRIN. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk mengelola potensi tersebut secara bijak dengan prinsip keberlanjutan.

“Kami mengapresiasi perhatian BRIN terhadap Natuna. Potensi laut dan wisata bahari harus kita kelola dengan bijak, sehingga dapat memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. Dengan dukungan riset, arah pengembangan ini akan lebih terukur,” ujar Cen Sui Lan.

Ia menambahkan, dua sektor utama yaitu: perikanan tangkap dan wisata bahari, dapat menjadi lokomotif pembangunan ekonomi daerah jika dikelola dengan baik.

“Natuna punya laut yang kaya sekaligus indah. Ini peluang besar, tetapi kita ingin pengelolaannya tetap memperhatikan lingkungan agar manfaatnya bisa berkelanjutan bagi masyarakat,” tuturnya.

Kendala Aksesibilitas Masih Jadi Tantangan

Meski menyimpan potensi besar, Bupati mengungkapkan adanya tantangan serius yang dihadapi Natuna, yakni aksesibilitas transportasi.

BACA JUGA:  Bupati Natuna Ambil Langkah Antisipatif, Desa Diwajibkan Punya APAR

“Salah satu tantangan utama Natuna adalah masalah aksesibilitas. Harga tiket penerbangan dari dan ke Natuna masih tergolong tinggi. Kondisi ini menjadi hambatan dalam percepatan pengembangan ekowisata dan industri perikanan, karena mobilitas orang dan barang sangat bergantung pada transportasi udara,” tambahnya.

Menurutnya, transportasi laut memang tersedia, namun belum cukup efisien.

“Natuna memang terbantu dengan transportasi laut seperti kapal Pelni KM Bukit Raya dan kapal Roro. Namun, perjalanan ini bisa memakan waktu 2 hingga 4 hari, sehingga tidak cukup efisien bagi wisatawan maupun untuk mendukung rantai pasok industri perikanan,” pungkas Cen Sui Lan.

BRIN Pandang Natuna sebagai Daerah Strategis

Sementara itu, perwakilan BRIN, Amalinur, menilai Natuna memiliki kekayaan laut dan pesona bahari yang sangat potensial. Ia menyebut, wilayah ini bisa menjadi salah satu pusat riset unggulan Indonesia di bidang kelautan.

BACA JUGA:  Nelayan Subi Natuna Terdampar di Malaysia, Bupati Cen Sui Lan Bergerak Cepat Koordinasi dengan KJRI Kuching

“Natuna memiliki kekayaan laut yang luar biasa dan destinasi bahari yang sangat potensial. Kami ingin memastikan bahwa riset yang kami lakukan bisa memberikan rekomendasi nyata dalam mengembangkan ekowisata sekaligus memperkuat industri perikanan,” ungkap Amalinur.

Ia menegaskan, BRIN menekankan keberlanjutan dalam setiap arah pengembangan yang dirumuskan.

“Kami tidak hanya melihat dari sisi ekonomi, tetapi juga dari aspek lingkungan dan sosial. Harapannya, Natuna dapat menjadi contoh daerah yang mampu menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dengan kelestarian alam,” tambahnya.

BRIN menyatakan riset dan inovasi akan menjadi fondasi penting dalam memetakan strategi pembangunan daerah. Kolaborasi antara lembaga riset dan pemerintah daerah diharapkan menghasilkan rekomendasi konkret demi kemajuan Natuna.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Bupati Natuna 2026 Dimulai, Puluhan Klub Sepak Bola dan Voli Berebut Gelar Juara
Ayo Daftar! Open Akbar Domino Natuna Masih Buka Slot, Daftarkan Tim Terbaik dan Rebut Gelar Juara!
Dukung Geopark Menuju UNESCO, Natuna Siapkan Kurikulum Muatan Lokal
Sembilan Dapur SPPG 3T di Natuna Diresmikan, Operasional Masih Menunggu Anggaran
Turnamen Domino Natuna Berhadiah Rp51 Juta, H. Raja Mustakim Siapkan Jersey Gratis untuk Semua Tim
Natuna Siapkan 50 Gerobak Gratis, Cen Sui Lan Dorong UMKM Olahan Pangan Lokal
Pidato Bupati pada Rapat Paripurna HUT ke-27, Natuna Perkuat Komitmen Pembangunan Daerah
HUT ke-27 Natuna, Cen Sui Lan Paparkan Capaian Pembangunan dan Dukungan Anggaran Rp637,5 Miliar

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:13 WIB

Bupati Natuna 2026 Dimulai, Puluhan Klub Sepak Bola dan Voli Berebut Gelar Juara

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Ayo Daftar! Open Akbar Domino Natuna Masih Buka Slot, Daftarkan Tim Terbaik dan Rebut Gelar Juara!

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:06 WIB

Dukung Geopark Menuju UNESCO, Natuna Siapkan Kurikulum Muatan Lokal

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Sembilan Dapur SPPG 3T di Natuna Diresmikan, Operasional Masih Menunggu Anggaran

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:49 WIB

Turnamen Domino Natuna Berhadiah Rp51 Juta, H. Raja Mustakim Siapkan Jersey Gratis untuk Semua Tim

Berita Terbaru