RDP Komisi VI DPR RI, BP Batam Paparkan Arah Kebijakan dan Program Prioritas 2025-2029

- Publisher

Selasa, 9 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INIKEPRI.COM – Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) menyampaikan paparan arah kebijakan dan program prioritas 2025-2029 pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VI DPR RI, di Gedung Nusantara 1, Gatot Subroto, Jakarta, pada Selasa siang (9/9).

RDP Komisi VI dipimpin oleh Andre Rosiade dari Fraksi Partai Gerindra dan dihadiri  para perwakilan dari 7 fraksi.

Andre Rosiade menekankan bahwa BP Batam memiliki peran strategis dalam mengelola kawasan Batam sebagai simpul utama perdagangan investasi dan industri di Indonesia.

“Dengan demikian, melalui pertemuan ini dengan fungsi legislasi dan fungsi anggaran, kami mengawal agenda pembangunan  dengan memastikan bahwa setiap rupiah digunakan secara efisien dan akuntabel untuk kepentingan masyarakat,” Pesan Andre.

Andre berharap fungsi dan peran BP Batam dapat memperkuat pondasi perekonomian nasional, menciptakan lapangan kerja , meningkatkan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

BACA JUGA:  Peduli Korban Bencana Kepri, DPW Partai NasDem Beri Bantuan Sembako

Kepala BP Batam Amsakar Achmad  hadir didampingi Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra beserta 7 Anggota/Deputi Bidang beserta Pejabat Eselon II di lingkungan BP Batam.

Amsakar Achmad dalam kesempatan tersebut menyampaikan laporan Pagu Anggaran BP Batam Tahun 2026 sebagaimana tertuang dalam Surat Bersama Menteri Keuangan dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Nomor: S-505/MK.03/2025 dan B/621/D.9/PP.04.03/07/2025 tanggal 24 Juli 2025 adalah sebesar 2.447.948.530.000,-,

Alokasi Pagu Anggaran BP Batam tersebut lebih rendah dari jumlah yang diusulkan sebesar Rp5,327 triliun, karena belum adanya alokasi pagu Rupiah Murni (RM) yang diusulkan sebesar Rp2,880 triliun.

Usulan RM tersebut akan digunakan untuk mendanai program kegiatan peningkatan infrastruktur prioritas, guna menggesa pertumbuhan ekonomi nasional sesuai target Presiden RI,  dimana Batam ditargetkan pada 8 persen pada tahun 2026 dan 9,5 – 10% pada tahun 2029 dibarengi peningkatan investasi.

BACA JUGA:  Komitmen Kepala BP Batam Dalam Melayani Warga, Perbaikan Pipa Bocor Selesai Dalam Dua Jam

BP Batam juga menargetkan penerimaan PNBP TA. 2026, sebesar Rp2,447 triliun atau lebih tinggi 23,75% dari target TA. 2025 sebesar Rp1,978 triliun.

Amsakar menuturkan upaya tersebut, akan menjadi dukungan daerah terhadap visi dan misi serta program prioritas nasional yang tertuang di dalam Asta Cita.

“Tahun 2026 merupakan tahun kedua pelaksanaan RPJMN 2025-2029 sehingga berperan penting dalam pencapaian Visi Indonesia Emas 2045, untuk itu dalam rangka mendukung Misi Presiden dan Wakil Presiden yang tertuang dalam Asta Cita, BP Batam mendukung Prioritas Nasional Tiga (PN 3),” Kata Amsakar.

Dengan itu, BP Batam berharap dapat meningkatkan investasi melalui pengembangan Kawasan Strategis Ekonomi yang berkelanjutan.

Serta meningkatkan kinerja organisasi BP Batam yang berkualitas, akuntabel dan efisien, agar Batam semakin berkembang menjadi kawasan ekonomi strategis berpengaruh di Indonesia.

BACA JUGA:  BP Batam Matangkan Renja 2026: Strategi Kota Maju dan Kompetitif

Amsakar menyampaikan ucapan terimakasih atas dukungan yang diberikan DPR RI khususnya Komisi VI dalam mendukung pembangunan dan pengembangan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam sehingga dapat berjalan lebih terarah.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan dan perhatian yang senantiasa diberikan kepada BP Batam.  Sehingga mampu memperkuat daya saing kawasan sekaligus memberi manfaat nyata bagi perekonomian nasional dan kesejahteraan masyarakat,” Tutur Amsakar.

Dalam kesimpulannya, Komisi VI DPR RI menyambut baik upaya BP Batam mencapai target pembangunan dan ekonomi melalui usulan  penambahan pagu alokasi TA 2026 sebesar Rp2,880 triliun (Rupiah Murni) untuk 94 kegiatan di bidang prasarana konektivitas darat, prasarana sumber daya air, prasarana pengembangan kawasan, prasarana konektivitas laut dan udara.

Penulis : IZ

Berita Terkait

Video Viral Menghilang, Warga Perumahan Bukit Indah Piayu Mengaku Diintimidasi, Ancaman Longsor Membayangi Proyek Mahkota Property Group
Apresiasi Peran BP Batam, Banggar DPR RI Optimis Batam Menjadi Kawasan Investasi Berkelas Dunia
Diduga Pengemudi Alami Gangguan Kesehatan, Mitsubishi Storm Tabrak Delapan Motor di Batam
Di Hadapan Menko Polkam, KNPI Kepri Soroti Kasus Dugaan Penyelundupan Logam Tanah Jarang di Batam
Ketua DPRD Batam Dukung Program FPK, Tegaskan Kerukunan Jadi Kunci Kemajuan Kota
Cara Cek Tagihan Listrik PLN Batam Secara Online, Cukup Lewat HP
Prakiraan Cuaca Kepri 3 Juli: Batam hingga Karimun Berpotensi Hujan Disertai Angin Kencang
Tak Perlu Transit Lagi! Citilink Buka Rute Langsung Batam–Yogyakarta, Terbang Setiap Hari

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 12:34 WIB

Video Viral Menghilang, Warga Perumahan Bukit Indah Piayu Mengaku Diintimidasi, Ancaman Longsor Membayangi Proyek Mahkota Property Group

Sabtu, 4 Juli 2026 - 15:48 WIB

Apresiasi Peran BP Batam, Banggar DPR RI Optimis Batam Menjadi Kawasan Investasi Berkelas Dunia

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:16 WIB

Diduga Pengemudi Alami Gangguan Kesehatan, Mitsubishi Storm Tabrak Delapan Motor di Batam

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:43 WIB

Di Hadapan Menko Polkam, KNPI Kepri Soroti Kasus Dugaan Penyelundupan Logam Tanah Jarang di Batam

Jumat, 3 Juli 2026 - 11:00 WIB

Ketua DPRD Batam Dukung Program FPK, Tegaskan Kerukunan Jadi Kunci Kemajuan Kota

Berita Terbaru