Bandara Dabo Pastikan Penerbangan Perintis Berlanjut, Meski Subsidi Turun

- Publisher

Selasa, 16 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maskapai Susi Air. Foto: Istimewa

Maskapai Susi Air. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Layanan penerbangan perintis di Bandara Dabo Singkep dipastikan tetap berjalan pada tahun 2026.

Meski anggaran subsidi dari pemerintah pusat mengalami penurunan, pihak bandara memastikan pelayanan tetap merata ke seluruh rute.

Kepala Bandara Dabo Singkep, Indra Rohman, mengatakan alokasi subsidi penerbangan perintis tahun depan hanya Rp32 miliar, lebih rendah dibanding tahun ini yang mencapai Rp34 miliar.

BACA JUGA:  Tutup Kunker di Lingga, Ansar Safari Ramadan ke Masjid Nurus Shalah Daik

“Meski turun sekitar Rp2 miliar, pelayanan tidak akan berkurang,” ujar Indra, Senin (15/9/2025).

Penyesuaian Frekuensi Rute

Menurut Indra, ada penyesuaian pola penerbangan. Rute dengan frekuensi tiga kali seminggu akan dikurangi menjadi dua kali. Sebaliknya, rute yang semula hanya sekali seminggu akan ditambah menjadi dua kali.

“Dengan pola itu, rata-rata seluruh rute akan diterbangi dua kali seminggu. Jadi meski subsidi menurun, pemerataan layanan tetap terjaga,” jelasnya.

BACA JUGA:  Kapolres Lingga Berbagi Sembako untuk Warga Kurang Mampu di Singkep

Saat ini, Bandara Dabo melayani 11 rute perintis yang menghubungkan sejumlah daerah terpencil dan terluar di Kepulauan Riau.

Penyesuaian Harga Tiket

Selain subsidi, pemerintah juga memberlakukan kenaikan harga tiket sebesar 3–5 persen. Kebijakan ini, kata Indra, merupakan langkah nasional untuk mendorong keterlibatan operator swasta di pasar penerbangan perintis.

“Kenaikan harga ini sifatnya penyesuaian, dan diyakini tidak memberatkan masyarakat,” ucapnya.

BACA JUGA:  Sat Resnarkoba Lingga Gelar Konferensi Pers Kasus Narkoba

Peluang Maskapai Baru

Lebih jauh, Bandara Dabo juga membuka peluang kerja sama dengan maskapai baru, Fly Jaya. Maskapai ini berencana menambah armada sejenis ATR 72 untuk membuka rute ke Dabo.

“Sudah ada koordinasi dengan beberapa kepala bandara lain untuk membuka peluang rute baru melalui Fly Jaya,” tutup Indra.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Siswa SMAN 1 Lingga Tembus Final Olimpiade Siswa Buddhis Nasional 2026
Dari Daik ke OMI Provinsi, Empat Siswa MTs Aqidatunnajin Bawa Harapan Madrasah
Unik! Dua Pasang Pengantin Akad Nikah di Atas Perahu LANTERA di Lingga
Toreh Prestasi di OMI 2026, Empat Siswa MTs Aqidatunnajin Wakili Lingga ke Tingkat Provinsi
Karhutla Lingga Meluas 12 Hektare, Lahan Gambut dan Angin Kencang Jadi Kendala
Dari Matematika hingga IPS, 9 Murid MTsN Lingga Unjuk Kemampuan di OMI 2026
10 Siswa MTs Aqidatunnajin Daik Terima Beasiswa BAZNAS Lingga
Semarak HUT ke-81 RI, MTsN Lingga Gelar E-Sport Football Cup Antar Kelas

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Siswa SMAN 1 Lingga Tembus Final Olimpiade Siswa Buddhis Nasional 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:45 WIB

Dari Daik ke OMI Provinsi, Empat Siswa MTs Aqidatunnajin Bawa Harapan Madrasah

Kamis, 17 September 2026 - 11:10 WIB

Unik! Dua Pasang Pengantin Akad Nikah di Atas Perahu LANTERA di Lingga

Senin, 14 September 2026 - 08:58 WIB

Toreh Prestasi di OMI 2026, Empat Siswa MTs Aqidatunnajin Wakili Lingga ke Tingkat Provinsi

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Karhutla Lingga Meluas 12 Hektare, Lahan Gambut dan Angin Kencang Jadi Kendala

Berita Terbaru